Jual Bahan Petasan, 2 Pelajar di Ponorogo Digelandang Polisi

Aparat Polres Ponorogo menangkap dua pelajar yang diduga menjual bahan petasan. Bahan untuk membuat petasan itu dijual melalui grup Whatsapp.

Jual Bahan Petasan, 2 Pelajar di Ponorogo Digelandang Polisi

SOLOPOS.COM - Ilustrasi petasan (Pictagram)

Solopos.com, PONOROGO -- Aparat Polres Ponorogo menangkap dua pelajar yang diduga menjual bahan petasan. Bahan untuk membuat petasan itu dijual melalui grup Whatsapp.

Dua peajar yang ditangkap itu masing-masing berinisial FSH, 16, siswa kelas VIII SMP, dan NNP, 18, siswa SMA. Kasubbag Humas Polres Ponorogo, Iptu Edy Sucipto, mengatakan dua pelajar itu ditangkap di dua tempat berbeda.

Namun, keduanya sama-sama tertangkap tangan menjual bahan untuk petasan. Edy mengatakan FSH ditangkap di Jalan Raya Ponorogo-Solo atau di timur SPBU Karangwaluh, Desa Karangwaluh, Kecamatan Sampung, Kamis (23/5/2019) malam.

Sebelum ditangkap, FSH sempat menawarkan serbuk bahan pembuat petasan di salah satu grup WA. "Di grup WA itu, pelaku promosi dengan kata-kata 'sing butuh obat japri'. Setelah promosi itu, petugas kepolisian yang sebelumnya ada di grup itu menghubungi pelaku dan menyamar sebagai pembeli," kata dia, Minggu (26/5/2019).

Pelaku menjual bubuk petasan itu dengan harga Rp320.000/kg dan sumbu petasan dihargai Rp75.000 per 50 helai. Setelah terjadi kesepakatan antara pelaku dan petugas, mereka janjian bertemu di timur SPBU Karangwaluh.

Saat bertemu, petugas kemudian menangkap pelaku beserta barang bukti berupa serbuk bahan petasan dan sumbu petasan. Dari pengakuannya, pelaku mendapatkan bahan petasan itu dari temannya yang merupakan warga Desa Tatung, Kecamatan Balong.

"Dari temannya itu, pelaku membeli bubuk petasan seharga Rp250.000/kg dan Rp55.000 untuk 50 helai sumbu petasan," ujarnya.

Iptu Edy menuturkan pelaku lainnya, NNP, ditangkap di depan kantor KUD Mlarak, Desa Mlarak, Kecamatan Mlarak, Jumat (24/5/2019). Penangkapan NNP ini berdasarkan informasi dari masyarakat terkait penjualan bahan petasan di depan KUD Mlarak.

Atas informasi itu, petugas kemudian mendatangi lokasi dan menggeledah seorang remaja yang sedang duduk di depan kantor KUD Mlarak. Dari penggeledahan itu, petugas menemukan sejumlah barang berupa serbuk bahan petasan.

"Ada 3 kg bahan petasan yang terdiri dari enam bungkus plastik setengah kilogram. Selanjutnya remaja itu dibawa ke Polsek Mlarak untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Bagi-Bagi Kupat Jembut di Tradisi Syawalan Khas Semarang

Dalam Bahasa Jawa, kata jembut mungkin memiliki kesan vulgar. Namun jembut di sini rupaya adalah jenis makanan.

Perahu Wisata di Waduk Kedung Ombo Kemusu Boyolali Tenggelam Diduga Kelebihan Muatan

Kecelakaan air terjadi di Waduk Kedung Ombo kawasan Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (15/5/2021) siang sekitar pukul 11.30 WIB.

Permasalahan Pembayaran THR Banyak Dialami UMKM, Pemerintah Harus Hadir

Pemerintah harus hadir secara langsung untuk menangani masalah pembayaran THR keagamaan bagi perusahaan-perusahaan di segmen UMKM yang tidak mampu melakukan pembayaran sesuai ketentuan.

Perahu Wisata di Waduk Kedungombo Kemusu Boyolali Tenggelam, 9 Orang Hilang

Sembilan penumpang perahu wisata di Waduk Kedungombo, Kemusu, Boyolali, yang tenggelam, Sabtu (15/5/2021) hilang.

Grebeg Ketupat, Tradisi Perayaan Lebaran Khas Magelang

Indonesia memiliki tradisi Lebaran yang unik di setiap daerah. Salah satunya Tradisi Grebeg Ketupat di Kabupaten Magelang.

Petugas Rutan Solo Temukan Handphone, Diduga Dilempar dari Luar Dinding Rutan

Petugas Rutan Kelas I A Solo kembali menggagalkan percobaan penyelundupan benda terlarang di dalam Rutan Solo

Ribuan Pengunjung Serbu Ndayu Park Sragen di H+2 Lebaran

Ribuan warga berlibur ke objek wisata Ndayu Park Sragen pada H+2 Lebaran, Sabtu (15/5/2021).

Terminal Sukoharjo Sepi, Hanya PO Lokal yang Beroperasi

Sepinya penumpang bus di Terminal Sukoharjo terjadi sejak pengetatan aturan perjalanan mulai 22 april-5 Mei.

Pasar Tunggu Kebangkitan Kerajinan Kuningan Juwana

Juwana merupakan Kecamatan yang menghubungkan Kota Pati dan Kota Rembang.  Di Kecamatan ini pula dikenal sebagai penghasil kerajinan kuningan, yang dikenal dengan Kuningan Juwana.

Isi Libur Lebaran dengan Wisata Keliling Solo Naik Bus Tingkat

Berwisata keliling Kota Solo naik bus tingkat bisa jadi pilihan isi libur Lebaran.

Libur Lebaran 2021, Mal di Solo Baru Ramai Pengunjung

Sejumlah warga mulai menyerbu pusat perbelanjaan dan mal di kawasan Solo Baru saat libur Lebaran 2021.

Ditumpangi 20 Penumpang, Perahu Wisata di Waduk Kedungombo Kemusu Boyolali Tenggelam

Kecelakaan air terjadi di Waduk Kedungombo kawasan Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (15/5/2021).