Jozeph Paul Zhang Pernah Jualan Komputer & Ber-KTP Salatiga

Polres Kota Salatiga turut melakukan penyelidikan terkait dugaan kasus penistaan agama Jozeph Paul Zang yang pernah tinggal di kota itu.

 Jozeph Paul Zhang (youtube)

SOLOPOS.COM - Jozeph Paul Zhang (youtube)

Solopos.com, SALATIGA Kepolisian Resor Kota Salatiga, Jawa Tengah turut melakukan penyelidikan terkait dugaan kasus penistaan agama yang dilakukan Jozeph Paul Zhang atau Jozeph Paul Zang. Hal itu dilakukan Polres Kota Salatiga karenakan informasi awal yang menyebutkan Jozeph Paul Zhang pernah tinggal di Salatiga.

Hasil penyelidikan menyebutkan Jozeph Paul Zhang memiliki kartu tanda penduduk atau KTP Salatiga dan pernah tinggal di kota itu. Ia tinggal di wilayah Perum Dliko Indah Gang III, Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jateng.

Semasa berdomisili di Salatiga, Jozeph Paul Zhang juga membuka usaha jual beli komputer. “Informasinya yang bersangkutan ber-KTP Salatiga. Ini sudah kita koordinasikan dengan Disdukcapil. Jadi, soal tersangka pernah tinggal di Salatiga itu benar. Diketahui pada 2011 hingga 2012, Jozeph kontrak rumah di Perum Dliko Indah gang III,” ujar Kapolres kepada wartawan di Salatiga, Senin (19/4/2021).

Baca Juga: Turn Back Hoax: Vaksinasi Dilayani Drive Thru?

Kapolres menambahkan berdasarkan keterangan yang dihimpun, Jozeph berasal dari Tegal. Selain pernah membuka usaha jual beli perangkat komputer, Jozeph dikabarkan juga mengenyam pendidikan di UKSW Salatiga sebelum 1997.

Meski demikian, informasi terkait Jozeph pernah kuliah di UKSW belum bisa dipastikan oleh pihak kampus. “Pihak kampus UKSW belum menemukan data mahasiswa bernama Jozeph Paul Zhang. Mereka masih mencari data guna memastikan kebenaran itu,” terang Kapolres.

Kapolres mengatakan penyelidikan dilakukan pihaknya sebagai bentuk dukungan untuk Bareskrim Polri yang sedang mengusut laporan penistaan agama yang dilakukan Jozeph Paul Zhang.

Cegah Terprovokasi

Ia pun mengimbau masyarakat dan tokoh agama di Salatiga tetap tenang dan tidak terprovokasi kasus yang melibatkan Jozeph Paul Zhang tersebut. “Mari tetap jaga keharmonisan dan toleransi yang selama ini telah ditunjukkan di Salatiga. Kita jaga Salatiga dan Indonesia dengan kerukunan dan perdamaian,” ujarnya.

Jozeph Paul Zhang sebelumnya dilaporkan Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) atas tuduhan penistaan agama. Ia dilaporkan setelah mengaku sebagai nabi ke-26 dalam kanal Youtube berjudul “Puasa Lalim Islam”.

Ia pun saat ini menjadi buronan aparat kepolisian. Meski demikian, Jozeph dikabarkan telah meninggalkan Indonesia sejak 2018 dan dikabarkan saat ini berdomisili di Hong Kong.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos


Berita Terkait

Berita Terkini

Cuaca di Soloraya Panas Pol, Ini Sebabnya

Inilah penyebab cuaca di Soloraya terasa panas selama beberapa hari terakhir.

Tenggelamnya KRI Nanggala Diyakini Bukan Karena Human Error

KSAL Yudo Margono memupus spekulasi yang mengaitkan nahas kapal selam KRI Nanggala-402 dengan human error atau kesalahan manusia.

Modus Baru Terungkap di Solo, Narkoba Dibungkus Kemasan Permen untuk Kelabui Polisi

Satuan Reserse Narkotika Polresta Solo mengungkap 18 kasus perkara dengan 22 tersangka penyalahgunaan narkotika dalam satu bulan terakhir.

TNI Sebut KRI Nanggala-402 Sudah Tidak Bersuara, Apa Maksudnya?

KRI Nanggala-402 sudah tak lagi bersuara. Hanya sonar yang bisa mendeteksi keberadaan kapal selam tersebut.

Pengemis Muda Pura-pura Lumpuh Ditangkap di Pasar Ir Soekarno Sukoharjo Kantongi Uang Rp500.000

Seorang pengemis muda yang berpura-pura lumpuh dan ditangkap di Pasar Ir Soekarno mengantongi uang Rp500.000.

Menko Airlangga Sebut THR Perkuat Daya Beli Masyarakat, Ini Penjelasannya

Pemberian THR karyawan dan buruh pada Lebaran 2021 adalah upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi di Indonesia.

Jozeph Paul Zhang Pernah Jualan Komputer & Ber-KTP Salatiga

Polres Kota Salatiga turut melakukan penyelidikan terkait dugaan kasus penistaan agama Jozeph Paul Zang yang pernah tinggal di kota itu.

Warga Dengar Bunyi Klakson Panjang Saat 2 Truk Molen Tabrakan di Ngargoyoso

Warga di sekitar lokasi kejadian sempat meendengar bunyi klakson panjang sebelum dua truk molen kecelakaan di Ngargoyoso.

AJI Solo Gelar Webinar Soal Fakta & Mitos Vaksinasi Covid-19, Yuk Ikutan

AJI Kota Solo menggelar webinar yang mengulas seluk-beluk fakta dan mitos seputar vaksinasi.

Pemkot Jogja Akan Menerapkan Sistem Parkir Kompak, Apa Itu?

Pemkot jogja akan menata lahan parkir di tepi jalan umum. Ke depan, parkir akan dibuat dengan sistem kompak.

Bocah di Karangpandan Tenggelam Saat Mandi di Sungai

Bocah laki-laki warga Kampung Kidangan RT 002/ RW 006, Doplang, Karangpandan meninggal karena tenggelam saat mandi di sungai.

Agenda Bupati Karanganyar Selama Ramadan, Tausiah Pagi hingga Tarawih Keliling

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mempunyai sejumlah agenda khusus selama Ramadan. Agendanya sudah dimulai sejak hari pertama Ramadan, Selasa (13/4/2021).

MU Lolos ke Semifinal Liga Europa Seusai Berbesar Agregat atas Granada

Manchester United (MU) lolos ke semifinal Liga Europa seusai mempertegas agregat atas Granada lewat kemenangan 2-0

Tak Ada RT Zona Merah dan Oranye di Klaten, Kegiatan Ibadah Ramadan Bisa Digelar di Masjid

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri. Ibadah tak boleh di masjid jika di wilayah zona merah.

10 Tahun Terkatung-katung, Jagal Kartasura Segera Dieksekusi Hukuman Mati

Eksekusi hukuman mati terhadap jagal asal Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Yulianto bin Wiro Sentono tinggal didepan mata, setelah 10 tahun lamanya terkatung-katung.

Donasi Terkumpul Rp606 Juta, Alfian Siswa SMK Klaten Yang Tersetrum Listrik Saat PKL Bisa Beli Tangan Robotik?

Alfian, siswa SMK di Klaten yang tersetrum listrik hingga keduanya harus diamputasi saat PKL ingin membeli tangan robotik.