Joss! PKL Jl. Ir. Juanda Solo Bakal Jadi Teladan Penerapan Protokol Kesehatan

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo mendata 14 pedagang kaki lima atau PKL di sepanjang koridor Jl. Ir. Juanda, Solo.

SOLOPOS.COM - Petugas Disdag Kota Solo dan Satpol PP memberikan peringatan kepada PKL di Jl Juanda, Kecamatan Jebres, Solo, Rabu (1/7/2020). Gambar diambil sebelum penataan. (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SOLO — Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo mendata 14 pedagang kaki lima atau PKL di sepanjang koridor Jl. Ir. Juanda, Kecamatan Jebres, Solo. Pedagang di koridor tersebut harus menjadi teladan dalam menjalankan protokol kesehatan selama berdagang.

Hal itu dilakukan dengan membagikan masker kepada pedagang untuk selanjutnya diberikan kepada pembeli yang tidak memakai masker.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Heru Sunardi, menjelaskan Disdag Solo telah melakukan sosialisasi kepada 14 PKL setelah proyek koridor Jl. Ir. Juanda Solo rampung baru-baru ini.

Asrama Haji Donohudan Resmi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG

Hasil sosialisasi salah satunya berupa kesepakatan bahwa para pedagang tidak boleh menaruh dagangan atau alat masak mereka di jalur pejalan kaki dan di taman.

Dia menjelaskan Pemkot Solo masih memberikan toleransi kepada pedagang yang menyediakan tempat untuk konsumen yang ingin jajan sambil lesehan di lokasi tersebut.

Di sisi lain, Disdag Solo juga menyalurkan celemek dan paket masker kepada pedagang. Pembagian masker kepada PKL Jl. Ir. Juanda ini sebagai bagian upaya sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat Solo.

SMK Negeri Jateng Jadi Klaster Covid-19, Pembukaan Sekolah Bisa Jadi Mundur

Wajib Beri Sosialisasi Protokol Kesehatan

“Kami bagikan celemek dan masker. Mereka wajib memberikan sosialisasi protokol kesehatan kepada pembeli dan menjadi teladan. Pedagang memberikan masker kepada pembeli yang lupa pakai masker,” kata dia kepada Solopos.com saat ditemui di Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Solo Jumat (4/15/2020).

Heru, sapaan akrab Heru Sunardi, menambahkan PKL Jl. Ir. Juanda tersebut berjualan pada malam hari. Selama berjualan belasan pedagang tersebut dilarang membuang air cucian ke jalan. Mereka juga dilarang membuang sampah di selokan.

Hari Ini Distribusi ke PPK, Kotak Suara Pilkada Sukoharjo Dibungkus Plastik

Sebanyak 14 PKL di koridor Jl. Ir. Juanda tersebut terdiri atas satu penyedia jasa tambal ban dan 13 lainnya merupakan pedagang makanan atau kuliner.

Sementara itu, saat dimintai konfirmasi mengenai rencana pembangunan selter pengganti bagi PKL Selter Pucangsawit, Heru mengatakan Pemkot Solo berencana membangun selter baru di timur Pasar Pucangsawit.

“Pembangunan pada 2022. Sementara PKL menempati di depan pasar. Dulu banyak banyak pedagang tapi kami akan evaluasi kalau daya tariknya kuat. Kami bangunkan lagi supaya bangunan baru nanti tidak ada kesan mangkrak,” ungkapnya.

Berita Terbaru

Puskesmas Kebakkaramat II Karanganyar Tetap Lakukan Vaksinasi Meski 13 Petugasnya Diisolasi

Solopos.com, KARANGANYAR -- Puskesmas Kebakkramat II, Karanganyar, tetap melaksanakan pelayanan vaksinasi Covid-19 meskipun 13 petugas di sana menjalani isolasi...

IDI Klaten Dorong Masyarakat Terapkan Cara Murah Meriah Cegah Covid-19

Solopos.com, KLATEN -- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Klaten mendukung penuh pelaksanaan pencanangan vaksinasi Covid-19 yang dipimpin Bupati Klaten, Sri...

PPKM Diperpanjang, Tidak Ada Aturan Baru di Wonogiri

Solopos.com,WONOGIRI--Secara umum Pemerintah Kabupaten Wonogiri tidak mengeluarkan peraturan baru pada masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), 26 Januari-8...

PPKM Diperpanjang, PKL Kuliner di Klaten Sepakat Jam Operasional Dilonggarkan

Solopos.com, KLATEN – Sejumlah pelaku usaha kuliner di Klaten lega pembatasan jam operasional masih dilonggarkan hingga pukul 21.00 WIB...

Pelopor Vaksinasi Covid-19 Minta Warga Boyolali Tak Ragu, Kenapa?

Solopos.com, BOYOLALI -- Sebanyak 10 tokoh masyarakat menjadi pelopor vaksinasi Covid-19, Senin (25/1/20210). Mereka mengimbau masyarakat tak perlu ragu...

Sudah Divaksin, Ini Komentar Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar

Solopos.com, KARANGANYAR -- Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rober Christanto mendapat kesempatan pertama disuntik vaksin Covid-19 Sinovac di...

Pandemi, Siswa di Sragen Harus Pakai Seragam Saat Sekolah Daring

Solopos.com, SRAGEN — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen Suwardi mengharuskan siswa saat pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau...

Terima 6.960 Dosis Vaksin Sinovac, Ini Lokasi Vaksinasi Covid-19 Perdana Karanganyar

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan memulai vaksinasi Covid-19 untuk para tenaga kesehatan, Senin (25/1/2021). Pemkab telah...

Resmi! PPKM di Klaten Dipastikan Diperpanjang Hingga 8 Februari 2021

Solopos.com, KLATEN – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di Klaten dipastikan diperpanjang mengikuti instruksi pemerintah pusat. Selain mengikuti...

Sekda Sragen: Selama PPKM Kasus Baru Covid-19 Turun 72%

Solopos.com, SRAGEN -- Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto, mengklaim Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM mampu menekan penambahan...