Joss! Guru Honorer di Kota Jogja Digaji Sesuai UMP

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga atau Disdikpora Kota Jogja memastikan gaji guru tidak tetap atau honorer di wilayahnya setara dengan UMP DIY.

 Ilustrasi guru (Dok. JIBI/Harian Jogja)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi guru (Dok. JIBI/Harian Jogja)

Solopos.com, JOGJA — Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Jogja memastikan gaji guru tidak tetap (GTT) atau honorer yang mengajar di sekolah negeri baik SD maupun SMP di wilayahnya mendapat upah yang sesuai, atau setara upah minimum provinsi (UMP).

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja, Dedi Budiono. “Penetapan upah kita minimal UMP DIY. Jadi kalau pengangkatan berdasarkan skema yang dilakukan dinas itu upahnya UMP. Bahkan yang diangkat sekolah negeri itu standar gaji juga sama,” ujar Dedi, Jumat (26/11/2021).

Kendati demikian, Dedi mengaku tidak semua guru honorer maupun GTT di Kota Jogja mendapat gaji sesuai UMP. Ia mengaku sulit melakukan pengawasan terhadap kesejahteraan guru tidak tetap atau guru honorer yang mengajar di sekolah swasta atau milik yayasan. Skema penggajian guru tidak tetap atau honorer di seolah swasta diatur atau berdasarkan kebijakan masing-masing sekolah atau yayasan.

Baca juga: Didatangi Ganjar, Rumah Guru Honorer di Semarang Bakal Direhab

“Yang sulit memang pengawasan soal pengangkatan GTT yang di swasta atau yayasan. Jadi itu kan di luar jangkauan kita. Kita juga tidak bisa memaksa harus gaji sekian, karena mereka juga punya hitungan sendiri mengenai kemampuan anggarannya. Kalau sekolah negeri kita pastikan UMP,” katanya.

Dijelaskan, dalam pengangkatan guru tidak tetap dinas mengacu pada kebutuhan guru di masing-masing sekolah. Perhitungannya yakni dengan melihat jam mengajar guru sebanyak 24 jam dalam sepekan per satu mata pelajaran. Pengangkatan juga dilakukan dengan proses seleksi yang profesional yang diselenggarakan dinas terkait atau melalui masing-masing sekolah.

“Ada yang diangkat oleh sekolah masing-masing atau kepala sekolah. Guru honor kita sekitar 200-an SD dan SMP, skema pengangkatannya itu dimulai dari laporan dari masing-masing satuan pendidikan mengenai kebutuhan guru,” ujarnya.

Baca juga: Anggaran Pendidikan Jogja Lebih Besar untuk Gaji

Sekadar informasi, UMP DIY pada 2021 mencapai Rp1.765.000 per bulan, dan tergolong terendah se-Indonesia. Namun pada 2022, Pemda DIY telah memutuskan kenaikan UMP menjadi Rp1.840.951, atau masuk dalam daftar UMP terendah kedua di Indonesia setelah Jawa Tengah (Jateng).

Berita Terkait

Espos Plus

Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

+ PLUS Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

Jurnalis Tempo di Kota Surabaya, Jawa Timur, Nurhadi, hingga kini masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jaksa penuntut umum mengajukan banding atas vonis terhadap dua polisi penganiaya Nurhadi.

Berita Terkini

Program Kotaku Sulap Bantaran Sungai di Giwangan Jogja Semakin Menawan

Warga Kampung Ngaglik, Giwangan, Umbulharjo, Kota Jogja berhasil melalui Program Kota Tanpa Kumuh menyulap bantaran sungai yang awalnya kumuh kini layak jadi objek wisata.

Warga Pertanyakan Nasib Sertifikat Tanah Sisa Tol Jogja-Solo

Sejumlah warga Sleman terdampak tol Solo-Jogja mempertanyakan nasib sertifikat tanah sisa mereka yang tak terdampak tol kepada pemerintah.

Mau Liat Indekos Jokowi hingga Mahfud MD di Jogja? Kunjungi Kampung Ini

Kelurahan Terban di Kota Jogja tengah mengembangkan konsep wisata nostalgia karena di daerah itu terdapat indekos yang pernah ditempati Presiden Jokowi.

Jemaah Umrah Perdana di DIY Dilepas dengan Isak Tangis

Kanwil Kemenag DIY memberangkatkan jemaah umrah perdana melalui Bandara YIA, Kulonprogo, pada Selasa (18/1/2022).

Kapolres Banjarnegara Dilantik Jadi Wakapolresta Jogja

Wakapolresta Jogja, AKBP Juang Andi Priyanto, mendapatkan mutasi jabatan ke Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Selain Rekreasi, Desa Wisata Nglanggeran Gunung Kidul Juga Ajarkan Adab

Selain menawarkan keindahan alamnya, Desa Wisata Nglanggeran Gunung Kidul juga memberikan unggah-ungguh atau adab kepada wisatawan.

Uji Kir Kendaraan di Kulonprogo, Bayar Pakai Nontunai

Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo memberikan pelayanan uji kir kendaraan menggunakan skema cashless atau nontunai.

+ PLUS Pelestarian Aksara Jawa Harus secara Daring dan Luring

Aksara lokal dianggap punah ketika tak masuk di Internet. Digitalisasi aksara Jawa keniscayaan dalam pelestarian aksara ini. Kampung Aksara Pacibita berkomitmen melestarikan dan memberdayakan aksara Jawa.

Abaikan Tuntutan PKL Malioboro, Pemprov DIY: Relokasi Jalan Terus

Sekda Pemprov DIY, Kadarmanta Baskara Aji, memastikan relokasi PKL Malioboro akan jalan terus meski ada tuntutan untuk ditunda.

Pakai Mobil Brio, 5 Pelajar Rampas HP Pemotor di Jalan Paris Bantul

Sebanyak lima remaja yang masih berstatus pelajar melakukan perampasan handphone di Jalan Parangtritis, Kabupaten Bantul.

+ PLUS Ekspor Hortikultura ke 14 Negara Terbuka Luas

Potensi produksi hortikultura di Indonesia cukup besar. Potensi ekspor juga sangat tinggi. Setidaknya ada 14 negara yang bisa menjadi tujuan ekspor hortikultura.

Hujan Deras, Kabel Listrik Putus Nyaris Picu Kebakaran di Jogja

Hujan deras yang melanda kawasan Kota Jogja, Senin (17/1/2022), memunculkan insiden putusnya kabel listrik hingga nyaris memicu kebakaran.

Awas! Kulonprogo Masih Dihantui Demam Berdarah Dengue

Dinas Kesehatan Kulonprogo mewaspadai ancaman penyakit demam berdarah dengue pada awal tahun 2022.

Merapi Keluarkan Wedus Gembel & Guguran Lava Pijar

Gunung Merapi yang hingga kini masih berstatus Siaga kembali mengeluarkan awan panas atau wedus gembel pada Minggu (16/1/2022) malam.

Tak Dilibatkan Pemkot, DPRD Kota Jogja Bikin Pansus Relokasi PKL Malioboro

DPRD Kota Jogja belum mengetahui urgensi relokasi PKL Malioboro. Mereka tidak dilibatkan dalam pembahasan rencana relokasi PKL Malioboro oleh Pemkot Jogja.