Jos! Vaksinasi Covid-19 di Desa Sidomulyo Boyolali Capai 75%

Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Boyolali, antusias dalam mengikuti vaksinasi Covid-19. Hal itu terbukti dengan capaian vaksinasi yang menembus angka 75%.

 Kepala Desa Sidomulyo, Ampel, Boyolali, Muh Sawali (kiri) saat kegiatan vaksinasi dibalai desa setempat, Sabtu (25/9/2021). (boyolali.go.id)

SOLOPOS.COM - Kepala Desa Sidomulyo, Ampel, Boyolali, Muh Sawali (kiri) saat kegiatan vaksinasi dibalai desa setempat, Sabtu (25/9/2021). (boyolali.go.id)

Solopos.com, BOYOLALI – Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Boyolali, antusias dalam mengikuti vaksinasi Covid-19. Hal itu terbukti dengan capaian vaksinasi di desa tersebut yang menembus angka 75%.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Desa Sidomulyo, Boyolali, Moh Sawali, seperti dilansir boyolali.go.id, Sabtu (25/9/2021). Menurut Sawali warganya memang antusias mengikuti vaksinasi dengan berbondong-bondong menuju balai desa.

Baca Juga: Disporapar Boyolali Dorong Pelaku Wisata Miliki Sertifikat CHSE, Buat Apa Sih?

“Sementara yang sudah tervaksin sebanyak 3.600 orang. Sehingga nantinya tinggal 25 persen vaksinasi kategori usia 12 tahun keatas. Ibu hamil, lansia sudah tervaksin semua. Ini tinggal 500 orang. Jadi 25 persen lagi warga kami sudah tervaksin semua,” kata dia.

Dia menambahkan pada Sabtu, target warga yang divaksin adalah usia 12 tahun ke atas. Sementar kuotanya mencapai 550 dosis. Sawali mengatakan untuk vaksinasi dosis kedua mencapai 40 persen.

“Ya, vaksin yang dosis kedua ini baru 40 persen. Ya, semoga nanti dosis pertama selesai kemudian melengkapi dosis kedua,” lanjutnya.

Vaksinasi Covid-19 ini, kata Sawali, diharapkan bisa meningkatkan daya tubuh warga. Sehingga, perekonomian di Sidomulyo kembali tumbuh. Kendati demikian, dia mengingatkan warga yang sudah divaksin untuk tetap menjaga protokol kesehetan pencegahan Covid-19.

Baca Juga: Pengungkapan Kasus Upal Rp49 Juta di Boyolali Bermula dari Laporan Warga, Begini Kronologinya

Prokes itu berupa 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Kalau sudah tervaksin tentunya warga semakin percaya diri terkait kesehatanya. Daya tubuh mereka juga juga bertambah dan ekonomi masyarakat semakin pulih seperti semula,”kata Moh Sawali.


Berita Terkait

Berita Terkini

Minibus yang Terguling di Karanganyar Ternyata Bawa Rombongan Guru SD

Minibus yang ngglondor di Matesih, Karanganyar, mengangkut rombongan guru SD asal Demak yang beranggotakan 14 orang.

Sepakat dengan Istri, Bupati Wonogiri Hanya Ingin Punya Satu Anak

Saat meluncurkan buku karya anaknya, Bupati Wnogiri, Joko Sutopo, mengaku telah bersepakat dengan istrinya hanya ingin memiliki satu anak.

Penemuan Arca di Candi Sirih Sukoharjo, Tim Gali Tanah hingga 1 Meter

Dua arca ditemukan oleh tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta di Candi Sirih Sukoharjo di kedalaman sekitar 1 meter.

Ternyata Waldjinah Tak Suka dan Enggan Menyanyikan Lagu Ini

Seumur hidup Waldjinah hanya sekali menyanyikan lagu berbahasa asing.

Akan Berusia 76 Tahun, Ini Keinginan Terpendam Ratu Keroncong Solo

Waldjinah akan genap berusia 76 tahun pada 7 November 2021 mendatang. Oleh anaknya Waldjinah tak boleh lagi bernyanyi untuk komersial.

Wow! 2 Arca Ditemukan di Candi Sirih Sukoharjo

Tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta menemukan arca wisnu dan arca agastya saat proses eksvakasi lanjutan di situs bersejarah Candi Sirih Sukoharjo.

Pamsimas Gagal, Warga Tiga Desa di Sragen Alami Krisis Air Bersih

Tiga Desa di tiga Kecamatan di Sragen alami krisis air bersih karena kekeringan. Mereka mengandalkan bantuan air bersih dari Pemkab Sragen untuk mencukupi kebutuhan air bersih.

Rektor ISI Surakarta Mewisuda 278 Mahasiswa pada Gelombang II 2021

Rektor ISI Surakarta, I Nyoman Sukerna, mewisuda 278 orang mahasiswa lulusan program sarjana, magister, dan doktor pada Jumat (15/10/2021).

Minibus Angkut 8 Penumpang Asal Demak Ngglondor di Matesih

Tak kuat menanjak di jalur menuju Candi Sukuh, minibus yang mengangkut rombongan dari Demak ngglondor dan terguling.

Kisah Beras Delanggu yang Kini Tinggal Nama

Beras Delanggu kini tinggal nama brand. Tidak ada petani di Delanggu, Klaten, yang menanam beras raja lele yang dikenal pulen dan enak.

Sayangkan Komentar Rudy Soal Celeng, Dencis: Seharusnya Menyejukkan

Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng), Denny Nurcahyanto, menilai pernyataan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, memperkerus suasana.

Kata Dencis Soal Sanksi Kader yang Dukung Ganjar Pranowo

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng, Denny Nurcahyanto, menyebut pihaknya tak berhak memberikan sanksi bagi kader yang melanggar instruksi partai.

Rem Blong, Mobil 5 Penumpang Nyungsep ke Parit di Tawangmangu

Mobil Honda Mobilio hilang kendali dan nyungsep di parit setelah diduga mengalami rem blong di Tawangmangu. Beruntung, tidak ada korban jiwa.

Dilantik, Asproksi Jateng Komitmen Pasarkan Produk Kesehatan Lokal

Pengurus Asosiasi Produk Kesehatan Indonesia Standar Internasional (Asproksi) Jateng dilantik. Mereka berkomitmen untuk mendukung pemasaran produk kesehatan lokal.

Hari Pangan Sedunia, Perpadi Bagikan Beras Gratis ke Warga Delanggu

DPC Perpadi Klaten membagikan 800 paket beras secara gratis kepada warga terdampak pandemi Covid-19 di Kecamatan Delanggu, Sabtu (16/10/2021) sebagai rangkaian memperingati Hari Pangan Sedunia.