Petugas Inafis Mabes Polri bersama Polda Papua Barat melakukan olah tempat kejadian perkara pembakaran kantor DPRD Provinsi Papua Barat di Manokwari, Papua Barat, Selasa (27/8/2019). (Antara - Toyiban)

Solopos.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak ada toleransi bagi perusuh di " target="_blank" rel="noopener">Papua, baik aparat keamanan dan masyarakat sipil.

Dalam pengantar rapat terbatas di Istana Merdeka, Jokowi menegaskan tindakan tegas akan dilakukan kepada siapapun yang melakukan tindakan rasisme sehingga membuat situasi semakin buruk.

"Saya dapat laporan hukum [tindakan hukum] dilakukan baik aparat hukum maupun oknum sipil maupun militer yang lakukan tindakan itu juga dikerjakan tanpa kecuali," ujar Jokowi, Jumat (30/8/2019).

Tak hanya itu, dia memerintahkan kementerian dan lembaga terkait segera memulihkan situasi keamanan dan ketertiban di Papua sehingga aktivitas ekonomi dan kemasyarakatan bisa kembali berjalan.

"Saya percaya bahwa warga di " target="_blank" rel="noopener">Papua adalah warga yang cinta damai, cinta kepada bangsa dan negara,"tambahnya.

Sejumlah menteri dan kepala lembaga yang hadir antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno L. P Marsudi. Selain itu Kepala Badan Intelejen Negara Budi Gunawan, Menkopolhukam Wiranto, Panglima TNI Tjahjanto, dan Kapolri Tito Karnavian.

Avatar
Editor:
Adib M Asfar

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten