Tutup Iklan
Jokowi Sebut Jiwasraya Bermasalah Selama 10 Tahun, Demokrat Tersinggung
Warga melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya, Jl Juanda, Jakarta, Rabu (11/12/2019). (Antara - Galih Pradipta)

Solopos.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sudah mengalami krisis keuangan sejak 10 tahun lalu. Itu berarti awal mula ada di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan bahwa tidak pantas Jokowi menyampaikan pernyataan tersebut. Secara tidak langsung, Ferdinand menilai pernyataan Jokowi itu menyeret nama SBY yang juga ketua umumnya.

"Karena tak benar fakta yang kita temukan. Apalagi jika kita merunut 10 tahun lalu, maka 10 tahun yang lalu itu Jiwasraya membukukan laba bersih. Jadi tidak ada masalah pada 10 tahun lalu,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Jiwasraya Rugikan Negara Lebih dari Rp13,7 Triliun

Ferdinand menjelaskan bahwa seharusnya Jokowi tidak melempar masalah ke masa lalu. Dia menilai Jokowi cari aman dan seakan-akan semua kesalahan SBY.

“Kadang kamu berpikir mungkin Pak Jokowi menyampaikan ini karena beliau merasa bahwa ketika membawa-bawa nama Pak SBY maka beliau merasa jadi aman dan nyaman dari semua masalah yang ada. Akhirnya kami jadi berpikiran seperti itu,” jelasnya.

Banjir Jakarta Lagi, Jokowi Ingatkan Anies Baswedan Bersihkan Got

Sebelumnya, Jokowi menyatakan Jiwasraya mengalami masalah sejak 10 tahun terakhir. Dalam 3 tahun terakhir, Jokowi mengatakan pemerintah telah mengetahui persoalan ini dan ingin menyelesaikannya, dan masalah itu bukan masalah yang ringan.

“Kemarin kita [pemerintah] sudah rapat, [antara] Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan, yang jelas gambaran solusinya sudah ada, kita tengah mencari solusi itu,” katanya di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (18/12/2019).

Jokowi: Pemindahan Ibu Kota Harus Bagi-Bagi Proyek

Sumber: Bisnis/JIBI


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho