Tutup Iklan
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, dan istrinya, Krisseptiana Hendrar Prihadi, saat memberikan hak suara di TPS 11 RT 001/RW 002, Kelurahan Lempongsari, Gajahmungkur, Kota Semarang, Rabu (17/4/2019). (Semarangpos.com-Humas Pemkot Semarang)

Solopos.com, SEMARANG — Pasangan calon (paslon) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) -Ma’ruf Amin, meraih kemenangan telak di Tempat Pemungutan Suara 11 RT 001/RW 002, Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajah Mungkur, Kota Semarang atau TPS yang digunakan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, dan istrinya, Krisseptiana Hendra Prihadi, menyalurkan hak pilih pada Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019).

Di TPS itu, Jokowi-Amin bahkan unggul dengan pencapaian suara mencapai 205 suara atau sekitar 81% dari total jumlah pemilih yang mencapai 224 orang. Sementara, rival Jokowi-Amin atau paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, hanya meraih torehan 49 suara atau sekitar 19% dari total daftar pemilih tetap (DPT) di TPS tersebut.

Hendi, sapaan Wali Kota Semarang, datang ke TPS ditemani sang istri. Politikus PDI P itu datang dengan menggenakan baju warna putih, kompak dengan yang dikenakan istrinya.

Hendi pun mengaku mengaku senang dengan pencapaian suara yang diraih Jokowi-Amin. Politikus dari PDI Perjuangan itu juga memuji antusias warganya yang rela mengantre untuk memberikan hak suara.

“Alhamdulillah sudah lega. Meski pun kali ini agak beda karena untuk kali pertama yang dicoblos ada lima surat, sehingga cukup banyak. Tapi, saya hanya butuh waktu satu menit lima belas detik untuk menentukan pilihan di bilik suara,” ujar Hendi, Rabu.

Setelah melakukan pencoblosan, Hendi pun bergegas bergabung bersama Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G. Rahayu, Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono, serta sejumlah jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Semarang untuk melakukan pemantauan TPS. Dalam kunjungan ke sejumlah TPS, Hendi memberi acungan jempol kepada sejumlah Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang berupaya menarik minat masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, dengan membuat TPS semenarik mungkin, seperti di TPS 7 Panggung Lor.

Di TPS itu, panitia pemungutan suara (PPS) kompak menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah dalam melayani pemilih. Sementara di TPS 6 Panggung Lor, PPS mendesain TPS dengan konsep olahraga ekstrem Motocross.

Panitia TPS 6 Panggung Lor bahkan hingga menghadirkan sejumlajh motor trail di area TPS. Tak hanya itu, dekat dari TPS 6 tersebut juga ada sebuah sirkuit mini untuk sejumlah crosser melakukan freestyle, guna menghibur warga yang datang ke TPS.

Di sisi lain dalam sejumlah kunjungannya, Hendi juga mendapatkan laporan terkait adanya surat suara yang tertukar di Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat. Secara detail, surat suara di tempat pemungutan suara tersebut dilaporkan tertukar dengan surat suara dari daerah pemilihan lain.

“Kita terus pantau, KPU Insya Allah dapat menyelesaikan persoalan ini dengan cepat. Saya juga telah memberi masukan kepada rekan-rekan KPU, untuk yang sudah hadir dapat mendaftar dulu sebelum jam 1 siang. Supaya nantinya jam berapapun mereka masih bisa mencoblos sepanjang surat surat suara sudah siap,” tegas Hendi.

">KLIK dan ">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten