KH. Maruf Amin, Joko Widodo, dan Prabowo Subianto di Debat Pilpres 2019, Sabtu (13/4/2019). (Antara)

Solopos.com, JAKARTA - Debat kelima atau terakhir pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019 berakhir. Pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin memberikan pernyataan penutup. Dalam pernyataan penutupnya, Jokowi-Ma'ruf mengobarkan semangat optimisme dalam kemajuan ekonomi.

Maruf mengatakan, kemajuan ekonomi akan terwujud di bidang infrastruktur dan sumber daya manusia. Reformasi struktural, kata dia, sudah dimulai sejak 1998 dan Jokowi bersama Jusuf Kalla (JK) sudah melakukan banyak hal.

"Kami Jokowi-Maruf akan meneruskan usaha itu untuk mewujudkan Indonesia maju, kami yakin kami bisa, kami yakin karena kami berpengalaman," ujar Maruf Amin di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Senada diutarakan Jokowi, menurunnya angka kemiskinan hingga 1 digit harus disyukuri, dan itu akan terus didorong olehnya. Sehingga tak perlu takut dan jangan pesimis untuk membuat Indonesia maju. "Jangan pesimis, jangan mudah menyerah. Ajak teman dan saudara untuk ke TPS tanggal 17 April untuk menggunakan hak pilih," tutur Jokowi.

Jokowi juga menekankan, perhelatan Pilpres ini tak akan merusak persahabatannya dengan Prabowo-Sandiaga Uno. "Saya dan Ma'ruf Amin menjamin persahabatan tak akan putus dengan Prabowo-Sandi," katanya.

Sebagaimana diketahui, debat kelima Pemilu Presiden 2019 merupakan debat pamungkas sekaligus akan menutup seluruh rangkaian debat yang telah dimulai sejak Januari 2019.

Debat yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta ini menghadirkan kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden baik paslon nomor urut 01 maupun 02. Berbagai tema yang diangkat dalam debat terakhir ini adalah ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, dan industri.

Sebagaimana diketahui, Pemilu Presiden 2019 yang akan diselenggarakan pada 17 April diikuti dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, yakni pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten