Jokowi Jalani Tes Corona: Hasilnya Tanyakan ke yang Ngetes!
Presiden Joko Widodo. (Liputan6.com)

Solopos.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo atau Jokowi jalani tes corona untuk mengetahui kemungkinan mengalami infeksi akibat virus corona (covid-19) atau tidak. Tes itu juga dijalani oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

Lalu apa hasilnya?

"Sudah saya sudah tes, Ibu sudah tes," kata Presiden Jokowi dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (16/3/2020).

Presiden Jokowi hanya tersenyum simpul saat wartawan menanyakan hasil pemeriksaan dirinya dan menyerahkan hasilnya kepada tim pengetes. "Hasilnya tanyakan kepada yang ngetes."

Saat menyampaikan pernyataan pers, Presiden Jokowi menjaga jarak dengan wartawan. Dia tidak mendekati kerumunan wartawan dan menjawab pertanyaan mereka sebagaimana biasanya.

Kekhawatiran mengenai kondisi kesehatan anggota Kabinet Indonesia Maju serta Presiden dan Wakil Presiden muncul setelah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terserang Covid-19.

Menteri Perhubungan mengeluh sakit sejak 10 Maret 2020. Lalu sebelum pemerintah mengungkapkan Menteri Perhubungan atau Menhub Budi Karya Sumadi positif corona, sempat ada rapat terbatas (ratas) kabinet pada 11 Maret. Ratas itu dihadiri oleh sejumlah menteri termasuk Budi Karya Sumadi.

Pada Sabtu (14/3/2020), Mensesneg Pratikno mengumumkan bahwa Budi Karya Sumadi positif corona. Artinya, Menhub menghadiri rapat tiga hari sebelum diumumkan positif corona. Kebetulan saat itu, Budi Karya Sumadi duduk di antara Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto.

Rapat Kabinet

Berikutnya, dia sempat dirawat di sebuah rumah sakit (RS) swasta sebelum diisolasi di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta. Meski demikian, pemerintah belum mengungkapkan rumah sakit mana yang merawat Budi sebelum RSPAD.

9 Kota Terpapar Virus Corona, Termasuk Solo dan Jogja

Setelah pengumuman kondisi Menteri Perhubungan, pengamanan di lingkup pemerintahan diperketat. Di Istana Kepresidenan Jakarta sejak Senin (16/3/2020) pengunjung juga harus melalui ruang disinfeksi untuk masuk ke Kantor Presiden.

SesuaiĀ protokol, jika di sebuah tempat ada orang yang terkena Covid-19, maka harus diberi desinfektan. Selain itu siapapun yang hadir di situ juga harus diperiksa. Lebih lanjut, mereka yang ada kontak harus ditelusuri.

Budi Karya Sumadi Positif Corona, Luhut Pandjaitan Jadi Menhub Interim

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho