Solopos.com, JAKARTA -- Penanggulangan masalah sampah plastik yang tak menunjukkan perkembangan berarti membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram. Proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) tak kunjung selesai.

Presiden geram lantaran Indonesia menjadi negara nomor urut kedua dalam sumbangsih sampah plastik di dunia atau berada di bawah Tiongkok yang menduduki puncak klasemen.

Jokowi, Selasa (16/7/2019) siang, mengumpulkan sejumlah menteri kabinet kerja dan beberapa kepala daerah seperti gubernur, bupati, dan wali kota dalam rapat terbatas (ratas) di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Tujuan ratas mengenai perkembangan pembangunan PLTSa untuk mengurangi sampah di Indonesia. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten