Tutup Iklan

JOKOWI CAPRES : Kampanye Kreatif Pendukung Jokowi Dilabeli Revolusi Harmoni

 Puluhan musisi dan penyanyi Indonesia yang tergabung dalam Komunitas Revolusi Harmoni mendeklarasikan Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental di Parkir Timur Senayan,Jakarta, Rabu (11/6/2014). Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental merupakan gerakan dukungan kepada capres Joko Widodo dan cawapres Jusuf Kalla pada Pilpres 2014 oleh sejumlah musisi Indonesia. (JIBI/Solopos/Antara/Teresia May)

SOLOPOS.COM - Puluhan musisi dan penyanyi Indonesia yang tergabung dalam Komunitas Revolusi Harmoni mendeklarasikan Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental di Parkir Timur Senayan,Jakarta, Rabu (11/6/2014). Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental merupakan gerakan dukungan kepada capres Joko Widodo dan cawapres Jusuf Kalla pada Pilpres 2014 oleh sejumlah musisi Indonesia. (JIBI/Solopos/Antara/Teresia May)

Solopos.com, JAKARTA —Tak kurang dari 50 musisi dan public figure, Rabu (11/6/2014), menggelar konser bertajuk Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental di Parkir Timur Senayan, Jakarta. Penampilan para musisi dan public figure lintasgenerasi itu menyedot ratusan orang memenuhi area konser untuk mendukung pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014.

Aksi Kaka Slank pada Konser Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental (JIBI/Solopos/Antara/Teresia May)

Aksi Kaka Slank pada Konser Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental (JIBI/Solopos/Antara/Teresia May)

Hujan gerimis yang sempat mengguyur kawasan sekitar Senayan pada Rabu sore pun tak menyurutkan minat mereka untuk menyimak kampanye kreatif yang dikemas sebagai konser musik itu sampai akhir. Animo para penikmat musik itu tak lepas dari sederet nama besar yang mengisi pentas hari itu. Ada Slank, Ian Antono, Oppie Andaresta, KLA Project, /RIF, Otong Koil, Yuni Shara, Krisdayanti, Glenn Fredly, Tompi, Sandy Sandoro, JFlow, Pas Band, Nia Dinata, Robi Navicula, Gading Marten, Jodi Bejo, Kadri Jimmo, Kartika Jahja, Joe Saint Loco, Barry Likumahua, Yoris Sebastian, Richard Sambera, Pop The Disco, Arockguns, Josaphat Killing Me Inside, Kikan, Yacko, Andre Hehanusa, Cak Lontong, Once, Kill The DJ, Cokelat, Bams, Stereocase, Ello, Michael Idol, Dochi Pee Wee Gaskins, Vino G Bastian, dan Marsha Timothy.

Aksi Roy Jeconiah pada Konser Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental (JIBI/Solopos/Antara/Teresia May)

Aksi Roy Jeconiah pada Konser Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental (JIBI/Solopos/Antara/Teresia May)

Konser Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental ini dibuka dengan lagu ciptaan Slank berjudul Salam Dua Jari. Dua merujuk pada nomor urut pasangan Jokowi-JK. “Salam dua jari. Jangan lupa pilih Jokowi. Salam dua jari. Nomor 2 pilih Jokowi. Aku cari pemimpin bukan pemimpi. Yang kerjanya terbukti. Bukan cuma iklan di tv,” demikian dinyanyikan sejumlah musisi secara serentak di Parkir Timur Senayan, Rabu siang.

Aksi penyanyi rap asal Jogja Kill The DJ pada Konser Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental (JIBI/Solopos/Antara/Teresia May)

Aksi penyanyi rap asal Jogja Kill The DJ pada Konser Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental (JIBI/Solopos/Antara/Teresia May)

Sejumlah musisi menyanyikan lagu itu sambil mengangkat dua jari ke atas. Sementara para musisi bernyanyi, layar besar yang dipasang menayangkan story video perjalanan Revolusi Harmoni ini. Menurut gitaris Slank, Abdee, musik adalah bahasa yang dikenal oleh semua orang lintassemua perbedaan. “Melalui musik, para musisi dan komunitas mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama melakukan revolusi mental. Inilah titik perubahan kita untuk maju dan melakukan loncatan untuk menjadi bangsa yang besar,” ungkap Abdee.

Dia menambahkan gerakan yang awalnya merupakan sikap mendukung kini sudah bertransformasi menjadi gerakan kemanusiaan karena melihat ada harapan besar untuk Indonesia melalui kepemimpinan Jokowi-JK dan semua pihak, termasuk musisi, tergerak untuk memastikan harapan itu terwujud.

Sementara itu, di depan panggung ratusan orang yang mengenakan kemeja kotak-kotak antusias bergoyang. Beberapa menggelar aksi penggalangan tanda tangan untuk mendukung Jokowi-JK di atas spanduk berukuran 7×1 meter. Vokalis Nidji, Giring, yang juga tampil di konser itu pun membakar semangat penonton untuk memantapkan hati menentukan pilihan. “Kalau saya bilang Jokowi-JK jawab presiden kita ya!” teriak Giring yang dilanjutkan dengan menyanyikan sebuah lagu.

Selain Giring yang berorasi bareng Krisdayanti, Roy Boomerang pun menyatakan dukungannya sebelum menyanyikan lagu hits Boomerang, Kisah. Bukan hanya menghibur dengan suaranya, Roy pun tampil energik memainkan gitar akustik.

Komposer ternama Indonesia, Erwin Gutawa, turut meramaikan konser tersebut. Saat ditemui di belakang panggung, Erwin mengatakan, “Saya ada di sini karena menuruti kata hati saya. Jadi musik bagi saya nomor 1, nomor 2 presiden.”

Konser Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental dari artis pendukung Jokowi-JK ini sempat diwarnai hujan gerimis pada Rabu sore. Meski hujan, para penonton tetap setia menunggu. Rupanya mereka menantikan penampilan Slank. Grup band Slank pun tampak bersemangat menghibur pengemar dan pendukung pasangan Jokowi-JK. Kaka cs. yang mengenakan kemeja kotak-kotak berwarna merah dengan kaos putih di dalamnya, langsung menghentak panggung dengan membawakan lagu Jurus Tandur

Juru bicara tim pemenangan Jokowi-JK, Anies Baswedan, seusai menghadiri konser mengatakan partisipasi seniman dalam konser itu bukan demi rupiah. “Mereka betul-betul karena suka dan rela, dan ini adalah pembeda yang penting sekali untuk Pak Jokowi-Jk didukung karena dipercaya bukan karena rupiah,” jelas Anies. (JIBI/Solopos/Detik)


Berita Terkait

Berita Terkini

Sejarah Hari Ini : 1 Desember 1941, Jepang Putuskan Perang Lawan AS

Keputusan Jepang berperang melawan Amerika Serikat dalam Perang Dunia II menjadi salah satu peristiwa yang terangkum dalam Sejarah Hari Ini, 1 Desember.

Catat! Objek wisata Kawasan Gunung Rinjani Tutup Sampai Maret 2022

Objek wisata alam di kawasan Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ditutup dari 29 November 2021 sampai 31 Maret 2022.

Jambret Dibekuk Berkat Aksi Berani Pemotor Nabrak dari Belakang

Pengendara sepeda motor itu menabrak kendaraan kedua pelaku yang baru saja merampas handphone milik seorang pelajar yang berjalan ke sekolah.

Jalan di Jember yang Diblokade Cakades Kalah Dibongkar Polisi

Polisi akhirnya membongkar jalan yang diblokade oleh seorang calon kepala desa yang kalah dalam Pemilihan kepala desa di Jember.

Djaran Goyang-Magbul, Ini Merek Rokok Ilegal Dimusnahkan di Sukoharjo

Ribuan bungkus rokok ilegal hasil sitaan Kantor Bea dan Cukai Surakarta dalam ratusan kali operasi penegakan selama 2020-2021 dimusnahkan di Sukoharjo.

Tragedi Bekasi: Dendam lalu Memutilasi Teman Jadi 10 Bagian

Kepolisian mengungkapkan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria berinisial RS yang jasadnya dibuang di Kabupaten Bekasi, bermotif dendam.

Peredaran Sabu-Sabu 100 Kilogram Digagalkan Polda Aceh

Peredaran narkoba jenis sabu-sabu dengan berat mencapai 100 kilogram digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh.

UMK Wonogiri Naik 0,07%, SPSI: Harusnya Lebih dari Inflasi 1%

UMK Wonogiri naik sekitar 0,07% disbanding tahun lalu.

Masalah Adminduk Persulit Advokasi Orang dengan HIV/AIDS di Wonogiri

Masalah administrasi kependudukan mempersulit Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Wonogiri untuk mengadvokasi orang dengan HIV/AIDS.

5 Tempat Ini Berjuluk Negeri Matahari Tengah Malam, Kok Bisa?

Tempat ini berjuluk negeri Matahari tengah malam, kok bisa?

Sukses di Bendosari, Bazar Tani Ditiru 11 Kecamatan Lain Se-Sukoharjo

Kecamatan Bendosari dianggap sukses menggelar bazar tani sehingga Distankan Sukoharjo meminta semua kecamatan mengadakan kegiatan serupa.

Naik Kelas Tipe C, RS Waras Wiris Andong Boyolali Berbenah

Saat ini, RS memiliki kapasitas 101 tempat tidur, fasilitas CT Scan 128 slide, rontgen panoramic hingga USG 4 Dimensi.

Ketahui Penyebab Masa Menstruasi Tiba-Tiba Lebih Singkat dari Biasanya

Lantas, bagaimana jika masa menstruasi yang biasa tiba-tiba menjadi lebih singkat dari bulan sebelumnya?

Jalan Setapak ke Situs Watu Genuk Kragilan Boyolali bakal Dicor

Hasil ekskavasi yang digelar Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah lalu membikin peluang pengembangan kawasan wisata di sana makin terbuka.

Begini Cara Menanam Monstera Marmorata Seperti Dibeli Warga Sragen

Salah satu jenis tanaman hias ini yang paling disukai adalah monstera marmorata lantaran memiliki corak unik pada daunnya.

Sopir Melawan Arus di Tol Alami Demensia, Ini Penjelasannya

Demensia disebabkan oleh rusaknya sel saraf dan hubungan antar saraf pada otak.