Jokowi Capres, Din Syamsudin Mundur dari Jabatan Utusan Khusus
Wapres Jusuf Kalla (tengah) didampingi Presiden Konferensi Agama dan Perdamaian se-Asia Din Syamsudin (kiri) di Gedung Merdeka Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/6/2015). (Bisnis-Rachman)

Solopos.com, JAKARTA -- Din Syamsudin mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatan Utusan Khusus Presiden Jokowi bidang Dialog dan Kerja sama Antaragama dan Peradaban. Alasan pengunduran dirinya adalah karena Jokowi saat ini telah resmi menjadi calon presiden di Pilpres 2019.

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah tersebut mengakui, sudah mengirimkan surat pengunduran dirinya kepada presiden pada Jumat (21/9/2018). "Suratnya sudah disampaikan, mengajukan pengunduran diri sebagai utusan presiden,” kata Din Syamsudin.

Dia menuturkan alasan pengunduran dirinya adalah karena Jokowi sudah resmi menjadi calon presiden nomor urut 1 pada Pilpres 2019. Padahal, almamaternya, yakni Muhammadiyah, sudah memutuskan untuk tak berpihak pada salah satu peserta pilpres.

"Muhammadiyah netral dalam Pilpres 2019. Sementara saya saat ini masih menjadi pemimpin Muhammadiyah tingkat ranting. Jadi, punya amanah untuk tidak terlibat dalam politik,” kata Din Syamsudin.

Din mengaku belum bisa menemui Jokowi seusai memasukkan surat pengunduran diri tersebut. “Mungkin baru bertemu Senin [24/9/2019] pekan depan,” tukasnya.

Meski mundur karena alasan netralitas, Din Syamsudin turut mengucapkan selamat kepada Jokowi – Maruf Amin, maupun Prabowo Subianto – Sandiaga Uno yang ditetapkan KPU sebagai peserta Pilpres 2019.

"Harus bisa bertarung secara adil. Memakai akal sehat untuk merebut kebaikan. Sebagai anak-anak bangsa, jangan sampai ada perpecahan,” harapnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom