Tutup Iklan
Joko Paloma Santosa: Keragaman Adalah Kekayaan Kita
Joko "Paloma" Santosa. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO -- Bangsa Indonesia dianugerahi kekayaan beragam yang luar biasa. Baik suku agama, ras, golongan, budaya, maupun adat istiadat.

Bakal calon Bupati Sukoharjo, Joko “Paloma” Santosa, menyatakan ada sedikitnya 714 suku bangsa dan 1.100 bahasa daerah di negeri ini, sehingga bisa dibayangkan betapa kayanya Indonesia.

"Keragaman ini tentu menjadi anugerah sekaligus tantangan bagi Indonesia. Menjadi anugerah manakala keragaman ini menjadi modal sosial yang saling menguatkan untuk membuat Indonesia kian berkibar di mata dunia," ungkap Joko Paloma, baru-baru ini.

Namun tantangannya, ungkap putra asli Sukoharjo itu, adalah bagaimana agar keragaman dan perbedaan itu bisa dikelola dengan baik sesuai cita-cita para pendiri bangsa yang meyakini bangsa ini dibangun oleh banyak suku bangsa dan budaya.

Joko
Joko "Paloma" Santosa (Istimewa)

"Kunci agar keragaman ini menjadi kekuatan dan pemersatu bangsa adalah dengan toleransi dan saling menghormati. Masyarakat harus memupuk semangat toleransi sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika," kata Joko Paloma Santosa.

Pria yang mengusung slogan Bela Bolo Sukoharjo itu menambahkan keragaman itu tak boleh menjadi hambatan untuk merajut kebersamaan demi persatuan dan kesatuan bangsa.

Masyarakat, menurut Joko Paloma, harus saling bekerja sama demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Lebih lanjut, owner Paloma Group itu menyatakan pemerintah memiliki peran strategis dalam menjaga dan memelihara keragaman itu. Berbagai kebijakan publik harus bersifat sosial dengan mengedepankan kepentingan publik.

"Jangan sampai ada kelompok, ras atau etnik yang diuntungkan atau dirugikan. Harmoni dalam keragaman bisa terwujud secara berkelanjutan. Keragaman adalah kekayaan kita," pungkas Joko Paloma Santosa.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho