Tutup Iklan

Joglo Sriwedari Solo Bakal Dirobohkan, Tak Boleh Ada Aktivitas setelah Maret

Joglo Sriwedari Solo Bakal Dirobohkan, Tak Boleh Ada Aktivitas setelah Maret

SOLOPOS.COM - Joglo Sriwedari di Taman Sriwedari Solo. (Dok/JIBI/Solopos)

Joglo di Taman Sriwedari Solo akan dirobohkan dan Pemkot meminta segala aktivitas dihentikan setelah Maret.

Solopos.com, SOLO -- Joglo Taman Sriwedari segera dirobohkan. Bangunan ikonik di Taman Sriwedari tersebut menjadi bagian dari penataan kawasan Sriwedari dan masuk dalam rencana kompleks Masjid Taman Sriwedari.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sudah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata sebagai pengelola Joglo Sriwedari agar menghentikan segala aktivitas di joglo paling lambat akhir Maret. Hal itu agar tak ada pihak yang menyewa joglo sehingga Dinas PUPR bisa meratakannya dengan tanah tanpa terganjal kesepakatan kerja sama dengan pihak ketiga.

Kepala Dinas PUPR, Endah Sitaresmi, mengatakan joglo termasuk dalam kompleks masjid. Rencananya, joglo memang akan dirobohkan. "Waktunya memang belum tentu karena joglo kelak menjadi area pelengkap, bukan bangunan utama masjid," tuturnya saat dihubungi Solopos.com, Minggu (18/1/2018).

Baca:

Ia memang sudah berkoordinasi dengan Disparta karena dinas tersebut yang mengeluarkan izin kegiatan di Joglo Sriwedari. Disparta diminta tidak memberi izin untuk kegiatan apa pun setelah Maret.

"Ya kalau sewaktu-waktu mau kami ambrukkan, tidak ada pihak yang telanjur minta izin. Cuma kalau ada yang mau pakai dalam waktu dekat saja ya enggak apa-apa," tuturnya.

Meski demikian, ia belum bisa memastikan waktu pembongkaran joglo itu. Hal itu masih menunggu koordinasi dengan panitia pembangunan Masjid Taman Sriwedari.

Sementara itu, Ketua DPC Himpunan Artis Musik Keroncong Indonesia (Hamkri) Kota Solo, Wartono, mengatakan sudah diberi tahu akan ada penataan sehingga Hamkri harus angkat kaki dari Joglo Sriwedari pada akhir Maret. Kini, ia masih mencari tempat baru untuk beraktivitas.

"Katanya joglo itu harus steril karena ada penataan. Tapi belum ada surat resmi dari Disparta," kata dia saat ditemui Solopos.com, pekan lalu.

Ia mengaku kebingungan mencari tempat baru untuk latihan dan menggelar pertunjukan keroncong. Padahal, ada sekitar 200 orang yang hadir tiap musik keroncong dimainkan di Joglo Sriwedari. "Apa pun kebijakannya, saya bersiap-siap. Saya sudah melihat beberapa lokasi, tapi belum ada yang cocok," katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Warga Solo Positif Covid-19 Dilarang Karantina Mandiri di Rumah, SE Terbit Hari Ini

Warga Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19 meski tanpa gejala tidak boleh lagi menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Latihan Lagi, Persis Ingin Lapangan di Solo

Persis perlu berkoordinasi dengan Bhayangkara Solo Football Club (BSFC) yang juga memakai Stadion UNS sebagai tempat latihan.

Temui Dubes Palestina, Ketum PBNU: Menurut Al-Qur'an, Israel akan Kalah

Said Aqil mengatakan NU telah menyatakan dukungan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sejak 1938.

Ini 5 Ekses Setuju Kebijakan Baru Privasi Whatsapp

Whatsapp seperti dibahas SAFE net secara resmi menerapkan kebijakan privasi baru mulai Sabtu (15/5/2021) lalu.

Balon Udara Meledak di Delanggu Klaten, Polisi Periksa 6 Orang Saksi

Polisi sudah meminta keterangan dari enam warga Dukuh Krapyak, Desa Sabrang, Delanggu, Klaten, terkait ledakan balon udara dengan petasan,

Pemudik Motor Wajib Rapid Test Antigen Acak saat Balik

Kemenhub bakal mengecek Covid-19 dengan rapid test antigen secara acak terhadap pemudik pengendara sepeda motor yang balik ke Jabodetabek.

Awas Licin! Belasan Sepeda Motor Berjatuhan Di Jalan Seputar Alut Keraton Solo

Belasan sepeda motor mengalami kecelakaan saat melewati jalan yang licin di seputar Alun-Alun Utara Keraton Solo pada Minggu dan Senin.

Gubernur Jateng Minta Seluruh RS Antisipasi Lonjakan Covid-19

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta semua rumah sakit di Jateng siaga potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran 2021.

Tahukah Anda? Tiap Zodiak Punya Bakat Terpendam!

Tahukah Anda, setiap pemilik tanda zodiak memiliki bakat terpendam yang mungkin bermanfaat untuk mengarungi kehidupan manusia.

Viral Pemotor Nyemplung Pantai Jepara, Ternyata Begini Ceritanya

Dalam video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan seorang pemotor yang tengah terjebak di pantai.

Polrestabes Semarang Gelar Tes Antigen Acak Pemudik di Simpang Lima

Total ada sekitar 100 kendaraan dari luar daerah yang terjaring operasi Satlantas Polrestabes Semarang di Simpang Lima.

Polri Akui Ratusan Kecelakaan di Puncak Arus Balik Lebaran 2021

Polri serius mencegah warga mudik Idulfitri atau Lebaran 2021, meski demikian Polri mengakui ratusan kecelakaan sepanjang puncak arus balik.