JODHA AKBAR ANTV : Rukaiya Mengusir Anarkali dari Istana Mughal

JODHA AKBAR ANTV : Rukaiya Mengusir Anarkali dari Istana Mughal

SOLOPOS.COM - Anarkali di Jodha Akbar (Youtube.com)

Jodha Akbar Antv episode 421 berkisah tentang Anarkali yang meminta bantuan kepada Ratu Rukaiya di Istana Mughal.

Solopos.com, SOLO – Jodha Akbar Antv, hadir kembali menyapa penggemar, Minggu (10/5/2015) malam. Di episode 420 berkisah tentang Pangeran Salim dan Anarkali berada di sebuah pasar yang sama, tapi mereka tidak saling melihat satu sama lain.

Rashid (ayah Anarkali) bertanya kepada Anarkali yang terus mencari keberadaan Salim di Agra. Keduanya pun melanjutkan perjalanan mencari Salim dengan bertanya pada orang-orang mengenai Qutub. Semua orang tak mengetahui prajurit kerajaan yang bernama Qutub. Anarkali berpikir mungkin Jalal telah memenjarakan Salim.

Beberapa orang ternyata masih mengingat Rasyid sebagai seseorang yang telah mengkhianati raja. Warga memukul dan melempari Rashid hingga terluka. Anarkali dan Zil Bahar datang menyelamatkan Rasyid. Pangeran Salim mendengar keributan itu.

Seseorang mengatakan kepadanya ada seorang pengkhianat yang dipukuli warga. Pangeran Salim menyuruh prajuritnya menolong dan membawa Rasyid ke tabib. Tanpa melihat Anarkali, Salim meninggalkan tempat itu.

Keluarga Anarkali tidak lagi memiliki uang dan tempat untuk berteduh. Salah seorang warga memintanya untuk menemui Mariam Uz-Zamani dan meminta perlindungannya.

Anarkali datang ke istana untuk meminta bantuan. Rukaiya mendengar keributan di istana. Hosyar mengatakan ada seorang wanita bernama Anarkali datang meminta bantuan. Rukaiya menyuruh Anarkali masuk. Kepada Rukaiya, Anarkali memohon perlindungannya. Rukaiya justru mengusir Anarkali begitu mengetahui bahwa Anarkali adalah Nadira, anak seorang pengkhianat.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Embung Manajar Selo Boyolali Siap Sambut Pengunjung

Objek wisata Embung Manajar di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, bersiap menyambut pengunjung.

6.678 Napi di Jateng Peroleh Remisi, Negara Hemat Rp3,6 Miliar

Kanwil Kemenkum HAM Jateng bisa menghemat anggaran Rp3,6 miliar setelah 6.678 narapidana mendaptkan remisi khusus Lebaran 2021.

Gibran Bagi-Bagi Fitrah di Balai Kota Solo, Isinya Berapa Ya?

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, membagikan fitrah seusai menjalankan salat Id berjemaah di Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Wahyu Tri Nugroho Gabung Persis Solo, Manajemen Bhayangkara Solo FC: Bawa Persis ke Liga 1!

Bhayangkara Solo FC resmi melepas kiper senior Wahyu Tri Nugroho ke Persis Solo. Manajemen Bhayangkara Solo FC pun memberikan pesan kepada kiper berusia 34 tahun tersebut.

Waspada! Ini Bahayanya Makan Kue Lebaran Secara Berlebihan

Sering kalap makan kue Lebaran? Waspadalah ada bahaya mengintai!

Rumah Sakit Indonesia Remuk Dihantam Rudal Israel

Rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza mengalami kerusakan akibat dihantam rudal pasukan Israel, Selasa (11/5/2021) malam waktu setempat.

Patuh! Sejumlah Wilayah di Wonogiri Tak Gelar Salat Idulfitri di Lapangan

Warga di sejumlah kecamatan di Wonogiri diklaim tidak ada yang menjalankan Salat Idulfitri di lapangan/gedung, Kamis (12/5/2021).

2 Anggota KKB di Illaga Papua Tewas Saat Baku Tembak dengan Koppasus

Dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas akibat baku tembak dengan TNI di Illaga, Papua, Kamis (13/5/2021).

Super Ketat, Begini Penerapan Prokes Salat Idulfitri Gibran-Selvi & Pejabat Pimpinan Daerah

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan istrinya, Selvi Ananda, menunaikan Salat Idulfitri tahun 2021 di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Kisah Sukses Wagirin, Perintis Soto Girin Sragen yang Populer Hingga 3 Generasi

Begini kisah sukses di balik popularitas kuliner khas Sragen, Jawa Tengah, Soto Girin, yang sudah eksis sejak 1950-an.

Ustaz Djuriono yang Meninggal Saat Khotbah Idulfitri di Kalikotes Ternyata Guru SMKN Trucuk Klaten

Ustaz yang meninggal saat mengisi khotbah Idulfitri di Kalikotes, Klaten, ternyata seorang guru SMKN di Trucuk.

Korban Ledakan Petasan Maut di Kebumen Jadi 4 Jiwa

Korban tewas akibat ledakan petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Jawa Tengah bertambah satu orang.