Kategori: Nasional

JNE Tak Hanya Didukung Haikal Hassan, Ini Tokoh Islam Lain…


Solopos.com/Rahmad Fauzan

Solopos.com, JAKARTA — Heboh tanda pagar (tagar) #BoikotJNE yang digema di laman sosial media Twitter lalu menjadi trending topics membawa juga misi kebencian sebagian netizen terhadap umat Islam. Kebencian yang diembuskan sebagian netizen terdapat Haikal Hassan sejatinya menggamit juga sejumlah tokoh Islam lain seperti Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Syekh Ali Jaber.

Menyadari adanya ancaman perpecahan bangsa yang dikaitkan kebencian sebagian netizen terhadap perusahaannya, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) membuat pernyataan resmi. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ajakan boikut JNE itu digemakan melalui ajakan membenci Haisal Hassan yang dianggap sebagai warga terkait Rizieq Syihab dan Front Pembela Islam atau FPI.

Head of Media Relations Department JNE Hendrianida Primanti mengungkapkan sehubungan dengan pemberitaan atas trending topic di social media terkait JNE dituding mendukung Haikal Hassan dalam video ucapan ulang tahun JNE ke -30 menyampaikan keberatannya.

Sempat Tanya Dulu, Perempuan Muda Terjun dari Lantai IV Hotel di Bali

Pengusaha Haikal Hassan Baras memang juga mengemban jabatan sekjen HRS Center. Lembaga HRS Center adalah bentukan ulama Muhammad Rizieq Syihab yang laskarnya belum lama ini ditembaki hingga tewas dan ditangkap Polda Metro Jaya.

Tercatat enam laskar tewas di ujung pelor polisi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km. 50 dan belum jelas pangkal masalah serta penyelesaian kasusnya. Sebagian pakar hukum mengaitkan pembunuhan tersebut dengan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat oleh aparat negara.

Sedangkan penangkapan  Rizieq Syihab terkait dengan tuduhal pelanggaran protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sesuai Pasal 93 UU Karantina Kesehatan. Namun, belakangan berubah dengan tuduhan penghasutan sesuai Pasal 160 KUHP. Untuk pasal itu, Rizieq diancam hukuman enam tahun penjara.

Duka untuk Maradona Mengalir dari Buenos Aires hingga Ngarsapura

Kaitan dengan Haikal Hassan itu diklarifikasi PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir atau JNE. "Perkenankan kami menyampaikan keberatan atas isi berita tersebut bahwa JNE sebagai perusahaan yang didirikan dan dimiliki oleh anak bangsa, diawali dari pemahamannya sejak didirikan 30 tahun silam oleh Founding Father JNE, Bapak H. Soeprapto Soeparno," jelas Hendrianida Primanti, Sabtu (12/12/2020).

Dia menjelaskan JNE mempunyai nilai-nilai spiritual seperti kebiasaan memberi, menyantuni dan menyayangi kepada anak yatim, fakir miskin, tuna netra, janda tidak mampu, dan kaum dhuafa lainnya. Lebih lanjut, alasan kemunculan tagar yang marak di tengah Hari Belanja Nasional (Harbolnas) ini terangnya tidak mencerminkan nilai-nilai JNE.

"JNE sebagai perusahaan pengiriman ekspres dan logistik bersifat netral merangkul semua golongan dan tidak memandang latar belakang agama, suku, ras, dan pandangan politik sebagaimana JNE memfasilitasi seluruh kegiatan mendukung 50.000 karyawan di seluruh nusantara yang juga dari berbagai latar belakang, suku, ras, serta agama," paparnya.

Monyet Ekor Panjang Bantu Emak Cuci Pakaian Bikin Gemas Netizen

Hendrianida sebagaimana dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) di Jakata menegaskan video-video ucapan ulang tahun yang dirilis di media sosial perusahaannya merupakan ucapan selamat ulang tahun yang ke-30.

Dari Pihak Manapun

"JNE menerima ucapan selamat ulang tahun dari pihak manapun dan merupakan sepenuhnya ucapan dari tokoh publik kepada perusahaan kami, sehingga tagline Bahagia Bersama dapat bermakna mengantarkan kebahagiaan ke seluruh Indonesia dan memberikan manfaat terhadap bangsa maupun negara," katanya.

Dia berharap penjelasan ini menjadi informasi yang lebih benar agar tidak terjadi kesalahpahaman atas hal yang terjadi tersebut. JNE membuat geger di jagat maya Twitter seusai menjadi trending topic dengan lebih dari 23.000 cuitan #BoikotJNE.

Jangan Biarkan Penyakit Merembet, Ini 6 Cara Atasi Knalpot Bocor...

Lagi pula PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir atau JNE bukan hanya mendapatkan ucapan ulang tahun dari Haikal Hassan, tetapi juga ada sejumlah tokoh lain. Ada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, desainer Anne Avantie, penyanyi Rossa, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ada juga Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Syekh Ali Jaber. Berbeda dengan ucapan dari Haikal Hassan yang sudah dihapus, ucapan kedua tokoh besar umat Islam itu masih ada di linimasa akun Twitter JNE Express @JNE_ID. Tokoh tersebut adalah Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Syekh Ali Jaber.

"Saya ucapkan selamat ulang tahun JNE yang ke-30 tahun. Semoga terus berkarya untuk anak bangsa. Dalam satu hembusan nafas menjadi bakti untuk negeri dan juga menjadi amal soleh," ujar UAS dalam seperti dikutip JIBI, Sabtu (12/12/2020), dari akun Twitter JNE Express yang diunggah Jumat (27/11/2020).

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Share
Dipublikasikan oleh
Rahmat Wibisono