JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap

JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap

SOLOPOS.COM - Joni si maskot JNE hadir memeriahkan Sodong Culture Symphony di kawasan Pantai Sodong, Cilacap, Jawa Tengah, pada 26-28 Januari 2018 kemarin. (IST/ Dok JNE)

Joni ikut memperkenalkan produk-produk anggota PESONA

Solopos.com, JOGJA-Maskot JNE hadir memeriahkan Sodong Culture Symphony di kawasan Pantai Sodong, Cilacap, Jawa Tengah, pada 26-28 Januari 2018 kemarin. Hal itu menjadi bagian dari upaya mempromosikan produk Pesanan Oleh-Oleh Nusantara (PESONA) yang menjadi wadah untuk para pelaku UKM di seluruh Indonesia.

Sodong Culture Symphony diadakan Generasi Pesona Indonesia (GENPI) Banyumasan Daerah Cilacap. Acara yang mengangkat tema Negeri Gemah Sukma Sejati itu diwarnai kegiatan lomba lukis, gerebek Sodong, fashion show Sodong Culture Carnival, Cilacap Sodong be Jazz, Pasar Cemaraan, dan pertunjukkan tari jalungmas.

Branch Manager JNE Cilacap Bagus Indra Zulfikar mengatakan, pihaknya siap berperan aktif dalam beragam acara yang digelar masyarakat. “Ini bentuk dukungan kami terhadap promosi daerah. Jika potensi Cilacap semakin dikenal masyarakat luas, tentu berdampak baik terhadap perekonomian dan pariwisata. JNE pun akan merasakan dampak positifnya dari segi bisnis,” ujar Bagus dalam rilis yang diterima Solopos.com, Selasa (6/2/2018).

JNE Cilacap hadir bersama Joni, maskot kebanggaan JNE yang berhasil menarik perhatian para pengunjung. Joni ikut memperkenalkan produk-produk anggota PESONA. Para pelaku UKM di Cilacap juga diajak bergabung menjadi vendor PESONA agar produknya dapat dipasarkan ke seluruh Indonesia.

Sementara itu, Head Regional Jawa Tengah-DIY, Marsudi mengatakan tahun ini JNE harus lebih membuka diri untuk bersinergi dan bekerja sama dengan pemerintah, sektor swasta, maupun komunitas masyarakat. Hal itu dinilai dapat mendukung upaya pengembangan perusahaan.

Marsudi pun mengapresiasi acara yang diselenggarakan GENPI Banyumasan Daerah Cilacap, perkumpulan anak muda yang berkomitmen membangun daerahnya lewat potensi wisata. “Sebagai bagian dari Cilacap, JNE juga punya tanggungjawab sosial untuk turut memajukan Cilacap,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Setahun Proses Seleksi, 3 Jabatan Eselon II Pemkab Klaten Akhirnya Terisi

Bupati Klaten Sri Mulyani melantik tiga pejabat yang mengisi tiga jabatan eselon II yang selama setahun ini melewati proses seleksi.

Kisah ABG Klaten Terobos Penyekatan: Niat Beli Makan Ke Jogja, Pulang Jadi Tersangka

ABG Klaten yang nekat terobos penyekatan pemudik di Pospam Prambanan niatnya pergi ke Jogja untuk beli makan buat buka puasa.

Dikhawatirkan Picu Kerumunan, Pasar Tiban di Pekalongan Dibubarkan

Meningkatnya aktivitas warga menjelang Lebaran, terutama di Alun-alun Kota Pekalongan rawan memicu penyebaran virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Selasa 11 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Selasa, 11 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

Warga di 12 Padukuhan di Sleman Dilarang Salat Id Berjamaah

Kalau sudah zona merah, salat Idulfitri baik di masjid maupun lapangan tidak dibolehkan.

Kemenag Jateng Sebut Sudah 300 Ulama Meninggal Akibat Covid-19

Data dari Kementerian Agama pusat ada 300 ulama yang meninggal akibat terpapar Covid-19 se-Indonesia.

Kemenhub Ungkap Potensi Warga Mudik Besok

Kemenhub memperkirakan aktivitas mudik bakal terjadi lagi, Selasa (11/5/2021) besok dan Rabu (12/5/2021) lusa.

Tambang Emas Longsor di Sumbar, 4 Meninggal

Asnedi mengatakan longsor di lokasi tambang itu bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya, menurut Asnedi, lokasi tambang itu pernah longsor Januari lalu.

Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal, Dinkes Tracing Safari Dakwah

Dinkes Riau meminta puskesmas yang wilayahnya ketempatan safari dakwah Ustaz Tengku Zulkarnain segera melalukan tracing kontak fisik.

Mudik Dilarang, Pedagang di Madiun Ngeluh Pasar Sepi Jelang Lebaran

Jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kondisi pasar menjadi paling sepi.

Usulan Liga 1 Tanpa Degradasi, Presiden Pasoepati: Ini Kompetisi atau Tarkam?

Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong, menyayangkan munculnya gagasan kompetisi tanpa degradasi di Liga 1 maupun Liga 2. Menurut Gondrong, liga tanpa degradasi sama saja mengebiri ruh kompetisi.