Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan pidato saat penutupan Tanwir Muhammadiyah di Balai Semarak Bengkulu, Minggu (17/2/2019). (Antara-David Muharmansyah)

Solopos.com, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan semua bentuk teror di Indonesia bakal diberantas. Ungkapan JK itu terkait adanya bom bunuh diri di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Bom bunuh diri itu terjadi tepat di depan pos pengamanan di Kartasura, Sukoharjo, Senin (3/6/2019) malam WIB. Pelaku bom bunuh diri itu adalah Rofik Asharuddin yang beraksi sendirian. Dia berjalan ke arah pos polisi dan langsung meledakkan bom.

"Semua yang berbentuk teror tentu pasti pemerintah akan memberantasnya," ujar JK seperti dikutip dari detik.com, Selasa (4/6/2019).

"Memang karena polisi yang di depan, polisilah yang selalu menjadi juga tempat terdepan untuk mereka mengambil balasan gitu, membuat balasan. Tapi itu tugas polisi dan kita terima kasih kepada kepolisian yang telah berbuat sangat banyak untuk itu," imbuhnya.

JK menyebut upaya bom bunuh diri muncul dari pemahaman atau ideologi yang salah. Tapi masyarakat tidak akan banyak terpengaruh oleh ledakan bom Kartasura.

"Orang boleh berideologi keras, tapi tindakannya tidak dalam bentuk seperti itu. Masyarakat tetap pada waktunya itu memahami itu dan saya yakin masyarakat tidak terpengaruh," katanya.

Tak ada korban jiwa dalam insiden di Kartasura tersebut. Korban luka-luka pun hanya satu yakni si pelaku sendiri. Pelaku saat ini di rawat di rumah sakit.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten