Pelatih Timnas Jerman, Joachim Low, hadir dalam konferensi pers di Volkswagen Arena, Wolfsburg, Selasa (19/3/2019). (Reuters/Fabian Bimmer)

Solopos.com, WOLFSBURG--Jerman seperti tim yang kehilangan jati diri setelah menelan hasil jeblok di Piala Dunia 2018 dan dipaksa turun kasta di Liga Nations tahun lalu.

Pelatih Jerman, Joachim Low, pun membuka agenda timnya pada 2019 dengan melakukan perombakan besar pada skuatnya. Pelatih yang akrab disapa Jogi ini secara mengejutkan mencoret tiga bintang yang ikut membawa Jerman menjuarai Piala Dunia 2014, Mats Hummels, Jerome Boateng, dan Thomas Muller.

Pintu untuk trio Bayern di skuat Jerman itu sudah ditutup. Mereka tidak dipanggil memperkuat Jerman menghadapi Serbia pada laga persahabatan di Volkswagen Arena, Wolfsburg, Kamis (21/3/2019) pukul 02.45 WIB dan melawan Belanda pada Kualifikasi Euro 2020 di Amsterdam Arena, empat hari kemudian.

Hummels, Boateng, dan Muller sama-sama mempertanyakan keputusan Jogi tersebut. Mereka keberatan dan menilai keputusan Jogi tidak fair. Sebab, mereka masih mampu bersaing di level atas bersama klub.

Keputusan Jogi itu juga mendapat kritik keras dari media-media Jerman. Alih-alih dianggap sebagai upaya pencarian kembali jati diri Jerman, keputusan Jogi lebih mirip sebagai sebuah perjudian. "Low akan mengantar semuanya ke sebuah permainan poker berisiko tinggi," tulis Kicker untuk edisi Senin (18/3/2019).

Eks Pelatih Jerman, Jurgen Klinsmann, bahkan ikut mengkritik kebijakan mantan asistennya di Piala Dunia 2006 itu. "Harapanku pribadi, pintu bisa selalu terbuka untuk Hummels, Boateng, dan Muller. Mereka para pemain top, dan sangat penting memiliki mereka. Jelas ini akan menambah tekanan ke tim ketika Anda membuat sebuah keputusan seperti ini," ujar Klinsmann, seperti dikutip afp.com, Selasa (19/3/2019).

Jogi beralasan dirinya bisa membangun sebuah era baru yang sukses untuk Jerman bersama generasi pemain muda. Dia juga menganggap tidak memiliki pilihan lain selain menata kembali skuatnya dari awal setelah Jerman gagal total pada 2018.

"Kami punya sebuah pimikiran sejak Piala Dunia. Kami harus lebih cepat, lebih amibisius, dan lebih dinamis. Kami kehilangan semuanya di Piala Dunia lalu dan permainan kami jadi sangat mudah diprediksi," ujar Low, seperti dilansir sport24.co.za.

Low memanggil tiga pendatang baru, yakni bek Hertha Berlin, Niklas Stark, 23; gelandang Werder Bremen, Maximilian Eggestein, 22, dan full-back RB Leipzig, Lukas Klostermann, 22. Dia hanya mempertahankan dua pemain inti Jerman yang menjuarai Piala Dunia 2014, Toni Kroos dan Manuel Neuer, di skuatnya saat ini.

Low mengaku Neuer tetap akan menjadi kiper nomor satu Jerman. Dia belum mengamini desakan agar kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen, dipromosikan sebagai kiper utama Der Panzer. Di sisi lain, Low berharap tiga pemain mudanya, Niklas Suele, 23; Leon Goretzka, 24, dan Joshua Kimmich,24, memiliki peran yang lebih vital di skuatnya.

"Beberapa pemain perlu mengambil langkah maju. Goretzka dan Kimmich adalah pemain dengan ide jelas, ambisi, dan opini. Sule harus ambil tanggung jawab, kami berharap lebih kepadanya mulai sekarang. Dia perlu mengatur dan memproses langsung pertahanan," jelas Low.

 

Perkiraan Starting XI

Jerman (3-4-3)

Ter Stegen; Ginter, Sule, Rudiger; Klostermann, Kimmich, Havertz, Halstenberg; Gnabry, Reus, Sane Pelatih: Joachim Low (Jerman)

Serbia (4-2-3-1)

Rajkovic; Rukavina, Milenkovic, Veljkovic, Kolarov; Lukic, Maksimovic; Tadic, Milinkovic-Savic, Kostic; Luka Jovic

Pelatih: Mladen Krtaji (Serbia)

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten