Jenguk Anak Di Sukoharjo, Warga Demak Positif Covid-19
Penghuni Rumah Sehat Sukoharjo melakukan rutinitas berjemur di bawah sinar matahari setiap hari, Sabtu (23/5/2020). (Espos/Indah Septiyaning W.)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Seorang warga Demak berusia 30 tahun terkonfirmasi positif Covid-19 saat mengunjungi anaknya di Kabupaten Sukoharjo. Saat ini warga berjenis kelamin laki-laki tersebut menjalani isolasi di Rumah Sehat Sukoharjo.

Juru bicara (jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan warga Demak, Jawa Tengah itu terkonfirmasi positif Covid-19 saat menjenguk anaknya di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

"Saat tiba di Sukoharjo warga Demak ini demam dan mengeluhkan batuk-batuk. Kemudian dilakukan rapid test hasilnya reaktif dan di uji swab hasilnya terkonfirmasi positif Corona," kata Yunia ketika berbincang dengan Solopos.com, Sabtu (23/5).

Lantaran posisi pasien berada di Kabupaten Sukoharjo, sehingga Gugus Tugas Covid-19 menempatkan warga Demak tersebut di Rumah Sehat. Penempatan di Rumah Sehat dilakukan karena kondisi pasien sehat. Yang bersangkutan juga tak mengalami gejala sesak nafas dan lainnya yang memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.

Hanyut Saat Memancing, Bocah 9 Tahun Asal Juwangi Meninggal Dunia

Secara keseluruhan jumlah penghuni Rumah Sehat Sukoharjo merupakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala ada 20 orang. Perinciannya 19 warga Kabupaten Sukoharjo, dan seorang warga asal Demak.

Isolasi di Rumah Sehat

"Tapi hari ini ada satu pasien yang sembuh setelah hasil swab-nya dinyatakan negatif dan akan dipulangkan. Sekarang masih proses pemulangan," katanya.

Sebagaimana diketahui Pemkab Sukoharjo menyiapkan Rumah Sehat dengan memanfaatkan Barak Dalmas Polres Sukoharjo di wilayah Kelurahan Mandan, Sukoharjo.

Rumah Sehat disiapkan Pemkab untuk menampung pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala. Dengan kapasitas bisa menampung 24 pasien.

Selama menjalani isolasi di Rumah Sehat, para pasien dibuat senyaman mungkin. Dengan harapan, warga yang terpapar bisa merasa nyaman sehingga menumbuhkan imunitas.

Kebakaran Gudang Kapas di Trucuk Klaten, Kerugian Capai Rp10 Juta

Pasien positif Covid-19 di Sukoharjo itu juga mendapatkan layanan kesehatan, termasuk hasil swab hingga kondisi psikologi. Gugus Tugas juga menyiapkan sarana dan prasarana pendukung seperti penyejuk udara atau AC, televisi hingga jaringan internet gratis.

"Jadi selain layanan kesehatan juga ada layanan psikologi atau psikiatri. Intinya disesuaikan kebutuhan masing-masing pasien," katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho