Tutup Iklan -->
Jenazah Warga Pracimantoro Dikubur Pakai Protokol Pemakaman Covid-19, Ini Penjelasan Bupati Wonogiri
Ambil mengangkut jenazah warga Pracimantoro, Wonogiri, yang dimakamkan sesuai protokol pemakaman jenazah covid-19, Rabu (1/4/2020). (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI -- Seorang perempuan asal Pracimantoro, Wonogiri, yang meninggal sepulang dari Jakarta dimakamkan sesuai protokol pemakaman jenazah Covid-19.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo (Jekek), membenarkan ada warga Kecamatan Pracimantoro yang dimakamkan sesuai protokol pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal, Rabu (1/4/2020).

Pemakaman warga berjenis kelamin perempuan tersebut dilakukan tanpa kehadiran keluarga. Petugas yang memakamkan jenazah juga memakai alat perlengkapan diri (APD) lengkap.

Update! 1.790 Orang Positif Corona di Indonesia, Jateng Tak Bertambah

Berdasarkan tracing tim medis dan Dinas Kesehatan Wonogiri, Jekek mengatakan warga yang dimakamkan sesuai protokol pemakaman jenazah covid-19 itu sakit diare sejak Desember 2019.

Pada Desember 2019, warga itu melakukan kunjungan ke wilayah Jakarta. Setelah pulang pada 19 Desember, dia mulai mengalami gejala diare. Pada 4 Januari 2020, dia dirawat di salah satu rumah sakit di Pracimantoro.

Setelah sempat dibawa pulang ke rumah, beberapa hari kemudian perempuan itu dirawat lagi di rumah sakit yang sama dengan keluhan penyakit yang sama, diare.

WHO Bakal Revisi Rekomendasi Penggunaan Masker?

“Sejak pasien mengeluhkan diare, tidak ada gejala lain seperti batuk, pilek, demam, dan tenggorokan kering,” kata dia kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (2/4/2020).

Penyebab Kematian Belum Diketahui Pasti

Pada 6 Maret 2020, pasien dirawat di salah satu klinik di Pracimantoro. Antara 11-18 Maret, pasien dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Yogyakarta. Kemudian pada 31 Maret, pasien meninggal dunia dan dimakamkan pada Rabu (1/4/2020) sesuai protokol pemakaman jenazah covid-19.

Jika mengacu riwayat penyakitnya, Jekek mengatakan dapat dipastikan penyebab kematian bukan karena Covid-19. Sebelum meninggal, pasien sempat melakukan cek swab.

Heboh Kapolsek di Jakarta Gelar Resepsi Pernikahan Saat Wabah Corona

Saat ini sampelnya tengah dikirim ke Balitbangkes Kemenkes dan hasilnya belum keluar. “Pasien belum terkonfirmasi Covid-19. Pemakaman sesuai protokol Covid-19 sebagai antisipasi di tengah maraknya wabah corona,” kata Jekek.

Camat Pracimantoro, Warsito, membenarkan adanya pemakaman warga yang dilakukan sesuai protokol jenazah pasien Covid-19.

“Benar ada warga yang dimakamkan sesuai dengan protokol, masyarakat diperintahkan untuk menyiapkan liang lahat,” kata dia kepada wartawan, Kamis.

Pemakaman dilakukan oleh petugas kesehatan dari rumah sakit Yogyakarta pada Rabu (1/4/2020) pukul 11.00 WIB.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho