Pembangunan Jembatan Kolonel Sunandar di perbatasan Kabupaten Kudus dan Kabupaten Demak, Rabu (27/2/2019). (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Semarangpos.com, DEMAK — Pembangunan Jembatan Kolonel Sunandar yang lebih dikenal sebagai Jembatan Tanggulangin hampir rampung, Kontraktor pembangunan jembatan di perbatasan Kabupaten Kudus dan Demak itu mengklaim pekerjan telah mencapai 69%.

"Untuk saat ini, fokus pekerjaan masih tahap pemasangan gelagar atau konstruksi baja yang membentuk bentangan jembatan," ungkap pejabat pembuat komitmen (PPK) Underpass Karangsawah dan Jembatan Kolonel Sunandar Alik Mustakim di Demak, Jawa Tengah, Rabu (27/2/2019).

Hingga saat ini, kata dia, pembangunan Jembatan Tanggulangin masih dalam tahap pemasangan gelagar tengah dua dari lima baris yang akan dipasang. Ia memperkirakan pemasangan gelagar bisa selesai pada akhir Maret 2019. Pekerjaan selanjutnya, yakni pembesian kemudian dilanjutkan pengecoran lantai jembatan dan tahap berikutnya pengaspalan.

Terkait cuaca hujan, kata dia, relatif mengganggu, terutama saat pekerjaan pembangunan gelagar jembatan, sedangkan untuk arus lalu lintasnya, sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Demak maupun Kudus untuk rekayasa lalu lintas sehingga kendaraan masih tetap bisa melintas.

Pimpinan Humas PT Duta Masindo Tedy sebagai pelaksana pembangunan jembatan, Rahman, menambahkan proyek pembangunan jembatan dengan panjang 600 m tersebut akan rampung sebelum Lebaran 2019. Ia mengungkapkan tahap pemasangan gelagar jembatan terdapat 15 bagian yang harus dirampungkan hingga akhir Maret 2019. Pembangunan Jembatan Kolonel Sunandar dimulai 21 Desember 2018 dan direncanakan tuntas pada Juni 2019.

Proyek pembangunan jembatan tersebut dengan nilai kontrak tahun jamak dianggarkan melalui APBN Rp115,55 miliar, yakni pada 2017, 2018, dan 2019.  Jembatan baru itu panjangnya sekitar 170 m dengan lebar 11 m. Sedangkan panjang total dari mulai perkerasan jalan pendekat (oprit) jembatan hingga stasiun (Sta) nol mencapai 600 m.

Arus lalu lintas selama ini cukup lancar, meskipun saat pemasangan gelagar sempat terjadi antrean panjang seperti yang terjadi pada Rabu ini. Adanya pemasangan gelagar jembatan mengakibatkan arus lalu lintas yang melintas dari arah Demak dialihkan ke jembatan di sebelahnya yang semula hanya untuk satu arah, kini menjadi dua arah. Hal itu, mengakibatkan antrean kendaraan dari arah Semarang menuju Pati maupun sebaliknya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten