Jembatan Tanggulangin Demak-Kudus Batal Ditutup
Sejumlah pengendara melintasi Jembatan Tanggulangin atau Jembatan Kolonel Sunandar sebagai penghubung Kabupaten Demak dan Kudus. (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Semarangpos.com, DEMAK — Rencana penutupan Jembatan Kolonel Sunandar yang lebih dikenal sebagai Jembatan Tanggulangin yang awalnya dijadwalkan pertengahan Oktober 2018 akhirnya tidak jadi direalisasikan. Rekayasa lalu lintas bisa dilakukan sehingga proyek pembangunan bisa dilaksanakan tanpa harus menutup jembatan.

"Demi kepentingan masyarakat luas dan tidak ingin mengganggu pengguna jalan terlalu lama akhirnya dicarikan solusi dalam bentuk rekayasa lalu lintas," kata Kasat Lantas Polres Demak AKP Christian Chrisye Lolowang yang ditemui wartawan di sela-sela mengunjungi lokasi pembangunan Jembatan Kolonel Sunandar di Demak, Selasa (23/10/2018).

Nantinya, kata dia, kendaraan dari arah Semarang maupun Demak masih bisa melintasi jembatan lama, meskipun ada penyempitan jalan karena hanya satu lajur yang bisa dilalui. Pihak pelaksana pembangunan jembatan, katanya, juga sudah melakukan upaya agar arus lalu lintas tetap lancar dengan membongkar median jalan sepanjang 200-an meter dari arah Demak hingga mendekati Jembatan Tanggulangin untuk disesuaikan dengan kegiatan pembangunan jembatan.

"Ketika mau memasuki Jembatan Tanggulangin yang lama, hanya satu lajur yang bisa dilalui kendaraan dari arah Demak karena pembangunan jembatan hingga sedikit memakan badan jalan," ujarnya.

Kebijakan tersebut, kata dia, demi kepentingan masyarakat luas dan waktunya juga dipadatkan menjadi 3,5 bulan yang awalnya dijadwalkan selama enam bulan. Ia memperkirakan kepadatan arus lalu lintas tetap akan terjadi dari arah Kudus maupun Demak, terutama pada hari Rabu dan Kamis yang biasanya didominasi kendaraan besar sehingga ada kepadatan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom