Kategori: Sragen

Jembatan Kedungwaduk Sragen Ambyar Diterjang Banjir


Solopos.com/Muh Khodiq Duhri

Solopos.com, SRAGEN – Jembatan Kedung Waduk yang menghubungkan Dukuh Kedungwaduk dengan Dukuh Kedungringin, Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang, Sragen, Jawa Tengah ambyar setelah diterjang banjir pada Minggu (14/2/2021) sore.

Pantauan Solopos.com, Senin (15/2/2021), sisa-sisa banjir masih terlihat jelas di sekitar lokasi. Sampah masih berserakan di area persawahan yang berada di tepi Sungai Mungkung itu.

Sampah kayu, bambu, plastik dan lain-lain juga menumpuk di lorong bawah Jembatan Kedung Waduk. Kerusakan terlihat pada pagar jembatan. Sebagian pagar besi jembatan di sisi barat sudah hilang terbawa arus sungai.

Baca juga: Ini Loh Fungsi Luweng di Pracimantoro Wonogiri yang Hilang

Sementara sebagian pagar besi di sisi timur sudah koyak dan patah di beberapa bagian. Kerusakan pada pagar jembatan itu terjadi karena berbenturan dengan material kayu dan bambu yang terserat arus sungai.

“Saat terjadi banjir pada Minggu sore, bentuk fisik dari jembatan tidak terlihat karena tergenang air. Akses menuju jembatan ditutup dari dua arah berlawanan. Air baru surut pada Minggu malam. Begitu surut, kondisi jembatan sudah seperti itu,” papar Yono, 50, warga Kedungwaduk kepada Solopos.com.

Ini bukan kali pertama Jembatan Kedungwaduk dilanda banjir. Pada pertengahan Januari lalu, akses menuju jembatan itu juga ditutup karena dilanda banjir.

Baca juga: Tak Ada Kolam, Saluran Irigasi Pun Jadi Sarana Beternak Lele di Masaran Sragen

Pada saat itu, Jembatan Kedungwaduk juga nyaris tidak terlihat karena banjir. Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kedawung yang menjadi hulu dari sungai membuat jembatan dilanda banjir. Demi mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, warga menutup akses menuju jembatan itu.

“Jembatan Kedungwaduk sangat ramai dilalui kendaraan walau kondisinya cukup memprihatinkan. Selain banyak sampah yang menumpuk di bawah jembatan, sekarang pagar jembatan juga rusak parah setelah diterjang banjir. Kami berharap jembatan itu segera diperbaiki. Syukur bisa ditinggikan supaya saat debit air sungai tinggi, jembatan masih bisa dilalui kendaraan,” papar Nardi, 60, pengguna jalan asal Karangmalang yang biasa melintasi jembatan itu.

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita