Jembatan Jurug A Bakal Dibongkar, Siap-Siap Solo Macet Parah

Pembongkaran Jembatan Jurug A tahun ini diprediksi membuat Solo macet parah karena ada proyek pembangunan jalan di lokasi lain di solo di tahun yang sama.

 Jembatan Jurug A (dari Solo-Karanganyar) akan dibongkar tahun ini. (google map)

SOLOPOS.COM - Jembatan Jurug A (dari Solo-Karanganyar) akan dibongkar tahun ini. (google map)

Solopos.com, SOLO — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dikabarkan bakal membongkar Jembatan Jurug A pada tahun ini. DPRD Solo meminta pemerintah mempertimbangkan betul dampak kemacetan yang akan ditimbulkan dan dicarikan solusinya.

Ketua Komisi III DPRD Solo, YF Sukasno, mengonfirmasi adanya rencana pembongkaran dan penggantian Jembatan Jurug A. Proyek itu dari Kementerian PUPR. “Semua dari kementerian. Tinggal menunggu kesiapan Dishub Solo,” ungkap dia.

PromosiJejak Pabrik Serat Nanas Pemasok Eropa di Mojogedang Karanganyar

Terkait dampak dari pembongkaran Jembata Jurug A, Sukasno meminta Kementerian PUPR, Dishub Solo, dan Dinas PUPR Solo berkoordinasi. Menurut dia harus ada perhitungan secara cermat tentang dampak kemacetan yang ditimbulkan.

“Tahun ini proyek Simpang Joglo dimulai. Padahal di sana ada perencanaan underpass. Tahun ini juga Jembatan Mojo akan ditutup karena ada pekerjaan rehabilitasi jembatan. Kalau Jembatan Jurug A ditutup dampak kemacetannya luar biasa,” urai dia.

Politikus PDIP tersebut memprediksi dampak kepadatan arus lalu lintas dari penutupan Jembatan Jurug A akan sangat terasa di Solo utara dan Solo timur. “Apalagi ring road atau jalan lingkar Mojosongo pasti terjadi keruwetan luar biasa,” ujar dia.

Baca Juga: Pengumuman, Jembatan Jurug A Solo Bakal Dibongkar Tahun Ini

Sebagai informasi, Jembatan Jurug A adalah sisi jembatan yang dilewati kendaraan dari arah Solo menuju Karanganyar.

Sebelumnya diberitakan, beredar kabar di Instagram bahwa Jembatan Jurug akan dibongkar dan dibangun ulang pada 23 Juli 2022 hingga 22 September 2022. Dampaknya, Jembatan Jurug B akan dijadikan jalur dua arah dari sebelumnya hanya untuk kendaraan yang melaju ke arah Solo dari Karanganyar.

Tapi khusus kendaraan berat diimbau melalui jalan tol. Untuk menghindari terjadi kemacetan, kendaraan roda dua dan roda empat dari atau ke arah Karanganyar bisa melewati Bekonang-Pasar Kliwon. Sedangkan kendaraan roda dua dan empat dari dan ke arah Sragen bisa melalui Jalan Lingkar Mojosongo.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Ari Wibowo, saat dihubungi melalui telepon seluler (ponsel), Sabtu (14/5/2022), membenarkan adanya rencana pembongkaran Jembatan Jurug A pada tahun ini.

Baca Juga: Overpass DI Pandjaitan Diharap Kelar Sebelum Rel Layang Joglo Dimulai

Tapi kewenangan menjelaskan rencana pembongkaran tersebut ada pada Kementerian PUPR. “Itu Kementerian PUPR, saya tidak berani statement. Itu sebenarnya belum detail waktu, belum detail teknisnya, tapi sudah bocor,” ujar dia.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

+ PLUS Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

Aksi pertarungan antara manusia dengan hewan sebagai tontonan publik layaknya gladiator pernah berlangsung di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur pada abad ke-17 hingga awal abad ke-20, berjuluk Rampokan Macan yang diduga menjadi salah satu penyebab menyusutnya populasi hingga punahnya harimau Jawa.

Berita Terkini

Ini Deretan Wisata yang Dibangun Pemilik "Istana Negara" di Wonogiri

Pengusaha tajir asal Wonogiri, Suparno dikenal memiliki "Istana Negara". Selain bangunan unik itu, ternyata Suparno juga memiliki deretan objek wisata lainnya di Wonogiri.

Kenapa di Boyolali Banyak Terdapat Sapi? Ini Jawabannya

Kota Susu adalah julukan dari Kabupaten Boyolali yang lokasinya di kaki sebelah timur Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

Kisah Wanita-Wanita Pemetik Daun Teh Kemuning, Upahnya Rp700 Per Kg

Sebagai besar buruh pemetik daun teh di Desa Kemunging, Ngargoyoso, Karanganyar adalah dari kalangan wanita dan berusia lanjut. Sehari rata-rata mereka memetik 25 kg daun teh.

2 Menteri Jokowi Ini Diam-Diam Telah Blusukan ke Klaten, Ada Apa Ya?

Sebanyak dua menteri di era Presiden Joko Widodo alias Jokowi diam-diam blusukan ke Klaten dalam waktu kurang dari satu pekan terakhir.

Sejarah Pabrik Teh Kemuning, Awalnya Didirikan 2 Warga Belanda

Pabrik teh pertama di Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar didirikan oleh dua bersaudara asal Belanda, Van Mander Voot. Dalam perjalanannya, pabrik dan perkebunan tehnya bergonta-ganti kepemilikan.

BPCB Jateng: Penjebolan Tembok Keraton Kartasura Masuk Tindak Pidana

Acara gelar perkara tersebut dihadiri oleh PPNS BPCB Jawa Tengah, Kepala BPCB Jawa Tengah dan Korwas Polda Jawa Tengah yang usai sekitar pukul 13.20 WIB.

Beda Cara Pengolahan, Beda Jenis Teh yang Dihasilkan

Ditentukan cara pengolahannya, teh secara umum dibagi menjadi empat jenis yakni teh hitam, teh hijau, teh oolong dan teh putih.

Petani Klaten Pernah Coba-Coba Tanam Kacang Hijau, Hasilnya Mengagetkan

Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan swasembada kedelai pada 2026. Di sisi lain, Sejumlah petani masih menyimpan keresahan di tengah pemerintah menggenjot produktivitas kedelai.

Mbok Karti, Pelopor Penjual Teh Tradisional di Kemuning Ngasgoyoso

UMKM teh rumaha di Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, baru berkembang signifikan dalam 10 tahun terakhir. Usaha ini dipelopori seorang wanita yang dikenal dengan nama Mbok Karti.

Sempat Tutup 2 Tahun Saat Pandemi, Begini Kondisi Umbul Susuhan Klaten

Pengunjung di tempat pemandian Umbul Susuhan di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menurun drastis selama pandemi Covid-19.

Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

Aksi pertarungan antara manusia dengan hewan sebagai tontonan publik layaknya gladiator pernah berlangsung di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur pada abad ke-17 hingga awal abad ke-20, berjuluk Rampokan Macan yang diduga menjadi salah satu penyebab menyusutnya populasi hingga punahnya harimau Jawa.

Pernikahan Adik Jokowi-Ketua MK, Ganjar Dapat Undangan? Ini Kata Rudy

Ketua DPC PDIP Solo, F. X. Hadi Rudyatmo, menyampaikan pendapat apakah Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, akan diundang saat pernikahan adik Presiden Jokowi-Ketua MK pada Kamis (26/5/2022).

Sampah Meluber di Tengah Jalan Usai CFD di Solo, Begini Respons DLH

DLH Kota Solo merespons keberadaan bak sampah plastik yang isinya meluber di tengah Jl. Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah seusai pelaksanaan Solo Car Free Day (CFD) pada Minggu (22/5/2022).

Jukir Ngepruk Tarif Parkir di CFD Solo, Dishub: Tak Boleh Sembarangan

Dishub Kota Solo akan menindak tegas oknum juru parkir nakal yang terindikasi ngepruk tarif mahal di CFD.

Investor Swasta Lirik Potensi Wisata Wonogiri, Ini Respons Bupati Jekek

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, merespons kehadiran investor swasta di bidang wisata untuk ikut membangun destinasi wisata di wilayah tenggara Provinsi Jawa Tengah itu.