Jembatan Flyover Purwosari Solo Sudah Tersambung Sepenuhnya, Kapan Bisa Dilewati?
Pekerja memasang gelagar flyover di atas perlintasan KA Jl Slamet Riyadi, Kelurahan Purwosari, Laweyan, Solo, Sabtu (26/9/2020) pagi. (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SOLO -- Memasuki pekan ketiga Oktober, pemasangan jembatan flyover atau lintas atas Purwosari, Solo, akhirnya sudah tersambung sepenuhnya. Total progres proyek tersebut telah mencapai 85%.

Saat ini tinggal menyisakan pekerjaan-pekerjaan pendukung. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.6 Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 1 Jawa Tengah, Alik Mustakim, mengatakan pelaksana bakal mulai mengecor lantai jembatan pada akhir pekan ini.

“Rencananya pada Sabtu [24/10/2020] ini, kami mulai mengecor lantai kemudian melaksanakan pekerjaan pendukung lain mengaspal jalur lambat. Jembatan sudah tersambung sejak 12 Oktober, kami juga mulai memasang pembesian lantai jembatan,” katanya kepada Solopos.com melalui telepon, Selasa (20/10/2020).

Kampanye Pilkada Solo: Bajo Akan Bangun Sektor Pariwisata Bernuansa Keraton

Alik menjelaskan selain pengecoran lantai jembatan, 15% pekerjaan tersisa pada proyek flyover Purwosari, Solo, juga menyasar pembuatan jalur pedestrian, merampungkan pemasangan GRC, dan pengaspalan.

Pelaksana juga bakal membongkar launcher atau pengangkat gilder lantaran seluruh gelagar sudah terpasang 100%. “Pekerjaan utama [jembatan] sudah tersambung, tinggal cor lantai. Sisa 15% itu pekerjaan penunjang seperti aspal jalur lambat,” beber Alik.

Saluran Drainase

Saat ini, lanjut Alik, pekerja sedang mengaspal jalur lambat depan Stasiun Purwosari sampai ke Kantor PLN. Setelah berlanjut pengaspalan dari Stasiun Purwosari sampai rel bengkong. "Kami juga mengerjakan saluran drainase yang sudah mendekati selesai," katanya.

Dukung Gibran dan Teguh Menangi Pilkada 2020, Ini Harapan Komunitas Tukang Becak Solo

Ia mengaku hingga penyambungan jembatan selesai, tak ada kendala merampungkan proyek flyover Purwosari, Solo, tersebut. Kendati begitu, musim hujan yang mulai datang membuat pelaksana harus mengebut pekerjaan saat pagi hingga siang. Hujan biasanya turun pada sore hingga malam hari.

“Kami biasanya mengejar pada pagi sampai sore. Utamanya fokus pada saluran drainase. Kami mengusahakan membuat jalur air baru sementara pada titik yang belum terpasang box culvert. Kami fokus pada prosedur dan ritme kerja saja,” tandasnya.

UNS Solo Lockdown 7 Hari, Seluruh Pegawai Bekerja Dari Rumah

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Solo, Endah Sitaresmi Suryandari, mengaku sudah menyampaikan kepada pelaksana untuk mengoperasikan flyover Purwosari pada akhir tahun ini meski proyek itu tahun jamak (multiyears).

“Nanti yang lompat tahunnya itu pekerjaan sampingan bukan jalan utama. Desember selesai,” katanya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom