Kategori: Sragen

Jemaah Salat Pun Disisir demi Pembiasaan 3M di Masjid Al Falah Sragen


Solopos.com/Tri Rahayu

Solopos.com, SRAGEN — Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Masjid Al Falah Sragen membagikan 100 lembar masker kepada para jemaah Salat Jumat, Jumat (27/11/2020) lalu. Warga yang hadir saat itu lebih dari 1.000 orang.

Pada Jumat itu, Takmir Masjid Al Falah kembali memperketat protokol kesehatan lantaran Sragen menjadi zona merah kali kedua dalam persebaran Covid-19. Setiap warga yang masuk pintu gerbang masjid sudah diadang dua petugas yang membawa thermo gun.

Mereka menembakkan sensor detektor suhu tubuh pada setiap tangan warga yang masuk. Petugas juga memastikan warga harus memakai masker.

Kasus Covid-19 di Sragen Terus Meningkat, Kapasitas Ruang Isolasi Ditambah

Bila tidak memakai masker maka Satgas Covid-19 Al Falah pun langsung memberi masker.

"Kami tidak berhenti di depan pintu gerbang. Kami masih menyisir warga yang tidak pakai masker dari deretan saf yang ada di dalam masjid saat khotbah. Ya, kami masih menemukan warga yang tidak pakai masker juga dan langsung diberi masker pada waktu itu juga. Ini upaya kami untuk membiasakan warga pakai masker karena masker itu bisa melindungi diri dari penularan virus, Covid-19. Ya, total ada 100 lembar masker habis," ujar Direktur Masjid Al Falah Sragen, Anas Sayyidina, saat berbincang dengan Solopos.com, Jumat siang.

Tempat Cuci Tangan Khusus

Selain membiasakan jemaah pakai masker, Anas yang juga koordinator Satgas Covid-19 Al Falah Sragen menambahkan takmir juga menyiapkan tambahan tempat cuci tangan khusus.

Tak Kuat Nanjak, Minibus Rombongan Pengantin di Sambirejo Sragen Terperosok ke Tebing

Biasanya cuci tangan lewat sarana untuk berwudu dan di setiap sarana itu disediakan sabun cuci tangan.

"Petugas kami di depan sudah mengarahkan jemaah sebelum masuk masjid harus cuci tangan dulu. Hal itu sebagai upaya pembiasaan cuci tangan juga. Untuk menekankan protokol kesehatan, kami memasang spanduk berisi imbauan untuk mentaati protokol kesehatan sebanyak tiga lembar yang dipasang di lingkungan masjid dan banner sebanyak empat lembar," katanya.

Setelah itu, Anas menekankan adanya jaga jarak. Dia menerangkan jaga jarak menjadi tantangan tersendiri bagi Satgas Covid-19 di Al Falah Sragen.

Untuk pelaksanaan salat pun sudah diatur dengan jarak tertentu meskipun kurang dari 1 meter.

"Kami masih kesulitan untuk mengatur jaga jarak saat ada program warung rakyat yang menyediakan makan siang gratis. Hal itu karena keterbatasan fasilitas. Setidaknya kami mengimbau agar tidak berkerumun," katanya.

Share