Tutup Iklan
Jelang Tenggat, Pengembalian SPT Tahunan Baru Capai 31.000
Sejumlah wajib pajak mengembalikan SPT Tahunan di halaman Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Klaten, Kamis (28/3/2013). (Moh Khodiq Duhri/JIBI/SOLOPOS)

Sejumlah wajib pajak mengembalikan SPT Tahunan di halaman Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Klaten, Kamis (28/3/2013). (Moh Khodiq Duhri/JIBI/SOLOPOS)

KLATEN--Pengembalian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan bagi wajib pajak perorangan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Klaten hingga Kamis (28/3/2013) baru mencapai sekitar 31.000.

Kepala KPP Pratama Klaten, Parwoto Widodo, mengatakan total wajib pajak perorangan, badan atau perusahaan di Klaten mencapai sekitar 84.000.

Pengiriman SPT Tahunan bagi wajib pajak perorangan masih bisa dilayani hingga Senin (31/3/2013) melalui kantor pos di manapun berada. Sementara pengembalian SPT Tahunan bagi badan atau perusahaan ditenggat 30 April mendatang. Pihaknya optimistis pengembalian SPT Tahunan bagi wajib pajak perorangan, badan dan perusahaan bisa mencapai 75%.

“Tahun kemarin pengembalian SPT Tahunan bisa mencapai 75% dengan jumlah wajib pajak yang relatif sama,” terang Parwoto didampingi Kepala Seksi Pemeriksaan dan Kepatuhan Internal KPP Pratama Klaten, Paramita Surya Asmara, saat ditemui Solopos.com di kantornya, Kamis.

Parwoto menjelaskan, angka 31.000 itu didapat dari hasil pengembalian SPT Tahunan wajib pajak perorangan di KPP Pratama Klaten. Hingga Kamis, pihaknya belum mendata jumlah pengembalian SPT Tahunan melalui sejumlah drop box yang dibuka di lokasi lain. Pengembalian SPT Tahunan di KPP Pratama Klaten sendiri pada Kamis dibuka hingga pukul 20.00 WIB.

“Dengan begitu, jumlah pengembalian SPT Tahunan bagi wajib pajak perorangan masih bisa bertambah hingga 31 Maret mendatang,” tandas Parwoto.

Jemput Bola

Paramita menambahkan berbagai upaya sudah dilakukan KPP Pratama untuk mendongkrak jumlah pengembalian SPT Tahunan. Salah satu upaya antara lain dengan menggelar jemput bola. Pihaknya melayani pengembalian SPT Tahunan ke sejumlah badan atau perusahaan yang memiliki wajib pajak di atas 50 orang.

Selain ke kantor badan atau perusahaan, jemput bola juga dilakukan di sejumlah tempat pengambilan gaji bagi pensiunan, mal dan arena car free day (CFD) pada Minggu pagi. Akan tetapi, dia mengakui upaya jemput bola ke mal atau CFD tersebut tidak membuahkan hasil maksimal.

“Kesadaran pengembalian SPT Tahunan masih rendah. Kepedulian mereka masih kurang. Bahkan ada wajib pajak yang bersikap apatis,” terang Paramita.

Paramita menegaskan pembayaran pajak masih dilayani di Bank Persepsi dan Kantor Pos, bukan di KPP Pratama. Dia mengimbau wajib pajak tidak tertipu kepada oknum yang menawarkan pembayaran pajak di KPP Pratama.  “Jangan mudah percaya, hanya Bank Persepsi dan Kantor Pos yang ditunjuk untuk melayani pembayaran pajak,” tegas Paramita.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho