Legislator Fraksi PDIP DPRD Solo, Trihono Setyo Putro, mengenakan jaket BTP (kiri), legislator DPRD Solo dari PSI, Antonius Yogo Prabowo, mengenakan kemeja Indonesia Raya yang kerap dipakai Gibran Rakabuming Raka. (Solopos-Kurniawan)

Solopos.com, SOLO -- Setelah ramai persaingan spanduk sosialiasi beberapa pekan lalu, kini terjadi "perang fashion" yang menunjukkan nama kandidat yang mencuat sebagai calon wali kota-calon waki wali kota (cawali-cawawali) Pilkada Solo 2020.

Figur itu yakni cawali-cawali yang diajukan DPC PDIP Solo untuk mendapatkan rekomendasi DPP PDIP, Achmad Purnomo-Teguh Prakosa, serta pengusaha yang juga putra sukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka.

Fashion tersebut berupa jaket, kemeja, hingga kaus yang didesain khusus untuk menarik perhatian masyarakat. Pengamatan solopos.com beberapa hari terakhir pengguna busana khusus yang mencirikan figur yang mencuat sebagai cawali-cawawali Solo masih di kalangan terbatas.

Seperti jaket kulit berbordir nama Purnomo-Teguh Prakosa di bagian punggung yang dikenakan legislator Fraksi DPRD Solo, Trihono Setyo Putro. Legislator dari Dapil IV Solo itu dengan percaya diri mengenakan jaket itu saat ngantor, Rabu (9/10/2019).

Jaket itu berwarna dominan hitam dengan dua garis merah di bagian lengan. Emblem nama terletak di bagian dada kanan jaket yang dipesan khusus dari Garut.

“Ini versi pertama jaket BTP, Barisan Teguh Prakosa. Sebenarnya kami siapkan dua jenis jaket, jaket kulit seperti yang saya pakai ini dan satu lagi jaket bomber yang sedang dibuat. Dalam dua pekan kemungkinan sudah tiba di Solo,” tutur Trihono.

Untuk jaket kulit BTP menurut dia baru dibuat 10 buah, yang kini sudah dibagikan kepada para aktivis BTP. Sedangkan untuk jaket bomber BTP sedang disiapkan hingga 200 buah. Dua jenis jaket didesain kekinian untuk menarik kaum muda.

“Sentuhan anak muda terasa sekali di desain dua jenis jaket yang kami siapkan. Kami memang ingin menunjukkan gerakan kami yang solid dan kekinian. Beberapa teman sudah unggah jaket di medsos dan antusiasme publik sangat bagus,” urai dia.

Selain jaket kekinian, menurut Trihono, Presidium BTP tengah menyiapkan kaus dan topi BTP yang akan diproduksi secara massal. Kaus dan topi itu yang akan dibagikan kepada masyarakat umum seperti penarik becak dan pedagang kaki lima (PKL).

Aksi serupa dilakukan aktivis Forum Muda Visioner Solo sebagai pendukung Gibran Rakabuming Raka untuk maju dalam Pilkada Solo 2020. Mereka menyiapkan kaus "Aku Kancane Gibran" dengan model kasual yang identik anak muda.

Selain itu ada beberapa merchandise yang tengah dirancang untuk diproduksi massal, termasuk stiker dan topi unik. Di luar itu tim khusus Gibran sedang memproduksi massal kemeja lengan pendek dengan tulisan Indonesia Raya di dada.

Kemeja tersebut selalu dipakai Gibran dalam beberapa kali event resmi dia di Solo seperti saat bertemu Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo di Loji Gandrung, serta mendaftarkan diri sebagai anggota PDIP di Sekretariat DPC PDIP Solo.

“Saya dikasih satu kemeja Indonesia Raya oleh timnya Mas Gibran. Baju itu sempat saya pakai juga saat ngantor di Karangasem. Begitu saya unggah di medos banyak sekali yang tertarik,” kata Antonius Yogo Prabowo, legislator dari PSI.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten