Jelang Pentas Ketoprak "Brandall Sukowati", Sutradara Kasih Bocoran

Sutradara ketoprak menyebutkan adanya kekeliruan dalam pemaknaan brandal. Pentas ketoprak nanti malam akan meluruskan pemahaman yang kurang pas soal brandal.

 Pentas ketoprak Brandall Sukowati akan digelar di KEK Dewi Sri, Sepat, Masaran, Sragen, Sabtu (13/8/2022) malam. (Istimewa/Arie nDayak)

SOLOPOS.COM - Pentas ketoprak Brandall Sukowati akan digelar di KEK Dewi Sri, Sepat, Masaran, Sragen, Sabtu (13/8/2022) malam. (Istimewa/Arie nDayak)

Solopos.com, SRAGEN — Para seniman ketoprak yang tergabung dalam Paguyuban Seniman Ketoprak Sukowati (Sketsa) Sragen akan menggelar pentas bertajuk Brandall Sukowati, Sabtu (13/8/2022) malam. Pentas ini akan digelar di Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Dewi Sri Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Sragen.

Mereka mengangkat kisah Brandall Sukowati itu sebagai sarana sosialisasi ketentuan cukai sekaligus menyampaikan pesan perjuangan di masa kolonial.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Sutradara Pentas Ketoprak Brandall Sukowati, Arie nDayak, saat berbincang dengan Solopos.com di Kroyo, Karangmalang, Sragen, Sabtu siang, mengungkapkan istilah brandall itu bukan brandal dalam arti sebenarnya. Dia menerangkan istilah brandall itu berasal dari perspektif kolonial, bahwa kelompok yang membuat keonaran dan resah pemerintah kolonial Belanda kala itu disebut brandal.

Brandall dalam arti yang sebenarnya berdasarkan perspektif Sukowati itu kelompok pejuang yang menentang kolonial Belanda. Di wilayah Sukowati, kelompok brandall itu membantu Pangeran Mangkubumi untuk melawan kolonial Belanda. Dalam konteks ini sebenarnya Pangeran Sambernyawa yang juga bernama Raden Mas Said itu juga bagian dari Brandall Sukowati yang membantu Pangeran Mangkubumi melawan VOC,” ujar Arie.

Baca Juga: 35 Pelaku UMKM Ramaikan Sragen Expo 2022 di Gunung Kemukus

Dalam diskusi bersama pemerhati sejarah Sukowati, Arie menyebut brandall Sukowati itu selalu muncul di era-era tertentu sejak zaman kerajaan sampai menjelang kemerdekaan 1945. Dalam konteks Perang Mangkubumen, kata Arie, ada prajurit Sukowaten yang juga bagian dari brandall Sukowati. Bahkan pada abad XVI pun pernah muncul istilah brandall Sukowati.

Arie menerangkan dalam kisah Brandall Sukowati ini tokoh utama brandall itu tidak lain Pangeran Sambernyawa yang diperankan Ahmad Dipoyono. Ahmad merupakan seniman ketoprak Sragen yang juga pengajar di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo.

Aire menyebut Ahmad sebenarnya anak dari tokoh ketoprak lesung di Kampung Karangdowo yang terkenal, yakni almarhumah Ibu Sri Bali.

Baca Juga: Ada Lomba Lari 4 Km Gratis di Sangirun Night Trail 2022, Kuy Ikut

“Pentas ketoprak itu nanti dimulai pukul 20.00 WIB. Durasinya berlangsung tiga jam. Bintang tamunya dari Bakar Production, Bagong dan Momon. Kepruk ketoprak berasal dari Paguyuban Ketoprak Balekambang. Pemainnya cukup banyak dan diikuti seniman senior seperti Harjuno Toto, Heru Agus Santosa, dan seniman lainnya,” jelasnya.

Dia menyampaikan akan ditampilkan karya besutan para pejuang Sukowati yang bernama Mars Sukowati. Syair dalam Mars Sukowati itu mengandung nilai semangat perjuangan yang relevan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan RI.

“Pesan yang ingin saya sampaikan berupa semangat perjuangan. Kami ingin menyampaikan perjuangan itu tidak hanya satu lawan satu tetapi bagaimana membantu mewujudkan cita-cita kemerdekaan itu bagian dari perjuangan,” jelasnya.

Sinopsis Brandall Sukowati

Arie sekilas menyampaikan sinopsis Brandall Sukowati yang dimulai dari adegan Patih Pringgoloyo mengejar Pangeran Mangkubumi. Kemudia Patih Pringgoloyo diadang pasukan Brandall Sukowati sehingga membuat pasukannya kocar-kacir.

Dia mengatakan di tempuran demi pertemuan, pasukan Pringgoloyo selalu kalah sehingga Pringgoloyo membuat siasat untuk menaklukan pasukan Mangkubumi yang dikenal dengan Brandall Sukowati itu.

Baca Juga: Ada 2 Event yang Akan Meriahkan Sragen Akhir Pekan Ini, Cekidot!

“Pringgoloyo memerintahkan prajurit telik sandi atau intelijen perempuan untuk mencari cara mengetahui kelemahan prajurit Brandall Sukowati. Siasat itu pun ditemukan dengan cara membuat rokok yang dibumbui candu dan diberikan kepada prajurit Mangkubumi sehingga menjadi lemah dan tidak berdaya,” jelasnya.

Siasat Pringgoloyo itu akhirnya diketahui pimpinan Brandall Sukowati sehingga melakukan perampokan rokok yang dibawa pasukan Pringgoloyo. Dia mengatakan rokok hasil rampokan itu dimusnahkan.

Brandall Sukowati memberitahukan Pangeran Mangkubumi bila prajuritnya kalah karena rokok yang dibuat Pringgoloyo dan dibantu oleh pasukan VOC.

“Akhirnya Pangeran Mangkubumi pindah lokasi di wilayah Desa Jekawal, Tangen. Demikian sekelumit sinopsis kisah Brandall Sukowati,” katanya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Ujung Tanduk Nasib Piala Dunia U-20 setelah Tragedi Kanjuruhan

      Ujung Tanduk Nasib Piala Dunia U-20 setelah Tragedi Kanjuruhan

      Nasib sepak bola Indonesia berada di ujung tanduk. Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 153 orang berpotensi mengganjal Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2023. Indonesia pun terancam mendapat sanksi berat lainnya dari FIFA.

      Berita Terkini

      Puan Maharani Minta Investigasi Total Tragedi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

      Ketua DPR, Puan Maharani, meminta pihak terkait melakukan investigasi secara tuntas atas tragedi kerusuhan yang menelan 127 korban jiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022).

      380 Juru Parkir di Sragen Ditarget Setoran Rp1,2 Miliar

      Sebanyak 380 orang juru parkir yang menyebar di sembilan kecamatan di Bumi Sukowati ditarget bisa setor ke pendapatan asli daerah (PAD) sebanyak Rp1,2 miliar pada 2022 ini.

      Agenda Berkebaya Bersama Ibu Negara Siang Ini, Cek Lokasi Parkirnya

      Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo menutup Jl. Slamet Riyadi selama kegiatan Berkebaya Bersama Ibu Negara, Minggu (2/10/2022). Ada 10 fasilitas parkir yang tersedia.

      Heroik, Tim Damkar Klaten Selamatkan Kucing yang Sepekan Terjebak di Sumur

      Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Klaten melakukan penyelamatan seekor kucing yang tercebur sumur sedalam belasan meter di Desa Kanoman, Kecamatan Karangnongko.

      Polres Wonogiri Serahkan Dua Ton Beras kepada Warga Miskin

      Polres Wonogiri menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa beras sebanyak dua ton kepada 200 warga miskin di Wonogiri, Jumat (30/9/2022).

      Stok Darah PMI Sragen Hari Ini Oktober 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Sragen hari ini, Minggu (2/10/2022), bisa disimak di sini.

      Konser Solo Batik Music Festival, Kemeriahan Musik dalam Nuansa Batik

      Konser musik dalam ajang Solo Batik Music Festival 2022 di Pamedan Pura Mangkunegaran, Sabtu (1/10/2022) malam berlangsung meriah dengan penampilan sejumlah musisi dan grup band papan atas Tanah Air.

      Jangan Lupa Bawa Payung, Prakiraan Cuaca Klaten Hari Ini bakal Hujan Lebat

      Prakiraan cuaca Klaten hari ini, Minggu 2 Oktober 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Minggu Ini: Hujan Lebat sejak Sore

      Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini, Minggu 2 Oktober 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Hati-Hati di Jalan! Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini Hujan Lebat sejak Sore

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini, Minggu (2/10/2022) yakni berawan pada pagi hari, kemudian hujan lebat mulai sore hingga malam hari.

      Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini: bakal Hujan Lebat Pukul 16.00 WIB

      Prakiraan cuaca Sukoharjo hari ini pada Minggu (2/10/2022) menurut prakiraan BMKG bakal hujan lebat pada sore hari.

      Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini 2 Oktober 2022, Masih Diwarnai Hujan Lebat

      Info lengkap prakiraan cuaca Karanganyar hari ini, Minggu (2/10/2022), bisa Anda simak di sini.

      Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 2 Oktober 2022, Masih Tak Bersahabat

      Informasi mengenai prakiraan cuaca Sragen hari ini, Minggu (2/10/2022), bisa Anda baca pada artikel ini.

      Prakiraan Cuaca Solo Minggu 2 Oktober, BMKG Prediksi Berawan dan Hujan

      Prakiraan cuaca dari BMKG pada Minggu (2/10/2022) memprediksi Solo bakal berawan kemudian hujan sejak siang hingga malam.

      Jenazah KH Dian Nafi' akan Dimakamkan di Kompleks Ponpes Al-Muayyad Windan

      Jenazah tokoh perdamaian Kota Solo sekaligus pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Muayyad Windan, Sukoharjo, KH Muhammad Dian Nafi', akan dimakamkan di kompleks Ponpes pada Minggu (2/10/2022).