Jelang Pensiun Jadi Wali Kota Solo, Rudy: Lara Nek Aku Ora Berpolitik
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dengan masker kumisnya. (Solopos-Mariyana Ricky P.D.)

Solopos.com, SOLO – Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo atau yang akrab disapa Rudy tinggal menghitung hari memimpin Kota Bengawan. Masa jabatan dia sebagai Wali Kota akan berakhir pada 17 Februari 2021.

Saat diwawancara wartawan seusai rapat paripurna DPRD Solo dengan agenda pengumuman penetapan cawali-cawawali Solo terpilih, Senin (25/1/2021), Rudy menganggap dirinya tidak mempunyai keberhasilan apa pun selama memimpin Solo.

Dia pun berharap penerusnya, Gibran Rakabuming Raka, dapat melanjutkan pembangunan Solo agar lebih maju lagi ke depan.

“Semua belum [belum berhasil]. Saya anggap saya belum berhasil, biar nanti dilanjutkan Wali Kota dan Wawali baru,” tutur dia.

Baca juga: Tanpa Kehadiran Rudy, Gibran Resmi Ditetapkan Cawali Solo Terpilih

Sedangkan disinggung rencananya setelah purna tugas sebagai Wali Kota Solo, Rudy mengaku akan tetap aktif menjadi pelayan masyarakat. Dia akan aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan. Dia juga akan tetap aktif dalam dunia perpolitikan di Kota Solo.

“Walah kegiatan saya banyak kok. Saya akan berkecimpung di bidang sosial, boleh saja kan. Dan saya masih punya gawean sebagai Ketua DPC PDIP Solo hingga tahun 2024. Saya akan tetap berpolitik. Mengko lara nek aku ora berpolitik,” terang dia.

Rudy juga mengaku masih mempunyai tanggung jawab untuk mengawal jalannya pemerintahan di Solo yang akan dipimpin Gibran-Teguh. Apalagi dua orang itu merupakan petugas PDIP yang ditempatkan di pemerintahan atau eksekutif.

Baca juga: Covid-19 Gaspol! Solo, Wonogiri, Karanganyar & Sragen Masih Zona Merah

Gibran

Sedangkan Gibran Rakabuming Raka menyatakan tidak ada persiapan khusus menunggu agenda pelantikan dirinya sebagai Wali Kota Solo. Terkait pakaian yang akan digunakan saat pelantikan menurut dia sudah diurus oleh Bagian Umum Pemkot Solo.

“Tidak ada persiapan khusus. Untuk pakaian kan diurus oleh Bagian Umum. Sudah pengukuran, sudah siap semua,” kata dia. Sementara Ketua DPRD Solo, Budi Prasetyo mengatakan pelantikan walikota wawali baru kemungkinan digelar virtual.

Alasannya kondisi saat ini yang masih pandemi Covid-19 di mana pemerintah melarang adanya kerumunan orang. Tujuannya untuk memutus mata rantai persebaran Covid-19 yang beberapa hari terakhir angka kasusnya masih terbilang tinggi.

Baca juga: Geger! Tukang Cukur Madura di Grogol Sukoharjo Ditemukan Meninggal



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom