Jelang Pemungutan Suara Pilkada, Boyolali Sudah Lipat Surat Suara
Sejumlah warga terlibat dalam kegiatan pelipatan surat suara di gudang logistik KPU Boyolali, Rabu (25/11/2020). (Solopos.com-Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI — Sejumlah logistik Pilkada 2020 telah tiba di Komisi Pemilihan Umum Boyolali. Seiring persiapan pemungutan suara Pilkada 2020 itu, KPU Boyolali mulai Rabu (25/11/2020) melakukan pelipatan surat suara.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, di gudang logistik KPU Boyolali terdapat beberapa warga yang melakukan pelipatan surat suara. Sementara itu, tak jauh dari lokasi pelipatan surat suara tersebut, sejumlah kotak suara pilkada Boyolali juga terlihat tertumpuk rapi.

Menurut Ketua KPU Boyolali, Ali Fahrudin, kegiatan pelipatan surat suara sudah dilakukan sejak Selasa (24/11). Kegiatan tersebut sekaligus untuk melakukan sortir untuk surat suara yang tidak sesuai.

Prabowo Subianto & Fadli Zon Posting Pangeran Diponegoro, Apa Maunya?

"Sebelum dilipat disortir dulu untuk memastikan kondisi surat suara. Kami sudah menekankan kepada pekerja, sebelum melakukan pekerjaan di hari pertama kemarin, kami sampaikan SOP atau catatan untuk surat suara yang tidka bisa digunakan. Misalnya ada bercak warna yang tidak pada tempatnya. Baik yang ada di kolom maupun di luar kolom. Kemudian adanya pemotongan yang tidak sesuai," kata dia.

Sejauh ini sudah ada beberapa temuan. Namun secara pasti nantinya akan dihitung jumlah surat suara yang tersortir.

Pergantian Surat Suara

Selanjutnya KPU Boyolali akan meminta penggantian surat suara kepada pihak penyedia.

Pelipatan surat suara ditargetkan selesai dalam lima hari. Namun secara pasti KPU Boyolali akan melakukan evaluasi dari pelaksanaan di hari pertama dan kedua ini untuk memperhitungkan target.

Fengsui Kamar Mandi: Bukan Hanya Material, Perhatikan Juga Hal Ini…

"Sambil menunggu logistik yang lain yakni formulir, template dan buku panduan," lanjut dia. Ali menyebutkan jumlah surat suara yang ada sekitar 817.888 surat suara ditambah 2.000 surat suara untuk persiapan pemilu ulang.

Dijadwalkan distribusi logistik secara keseluruhan dilakukan pada 1-7 Desember. Namun begitu pihaknya akan memastikan dulu semua logistik tiba sesuai rencana.

Salah satu peserta pelipat kertas suara, Budi Santoso, mengaku belum punya pengalaman untuk melipat kertas suara. Namun baginya tugas melipat kertas suara tidaklah susah. "Hanya harus teliti, kalau ada kertas sobek, gambar rusak, tulisan tidak jelas dan sebaganya, harus disortir," kata dia.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom