Jelang Natal, Harga Sembako di Klaten Naik
(Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN – Harga sejumlah komoditas pasar tradisional merangkak naik memasuki libur sekolah serta menjelang perayaan Natal. Pemkab menilai kenaikan harga sembako masih wajar.

Salah satu pedagang Pasar Minggiran Karangdowo, Sayem, 50, mengatakan harga telur naik sepekan terakhir. Harga telur saat ini berkisar Rp24.000/kg. “Sebelumnya itu Rp22.000-Rp22.500/kg. Karena juga permintaan naik memasuki liburan sekolah dan Natal,” katanya saat ditemui, Selasa (18/12/2018).

Pedagang ayam potong di Pasar Minggiran, Sri Sukemi, 48, mengatakan harga daging ayam tiga hari terakhir Rp35.000/kg. Sebelumnya, harga daging ayam sekitar Rp32.000/kg. Kenaikan harga terjadi lantaran harga ayam di tingkat peternak sudah naik.

Ia memperkirakan harga daging ayam terus naik menyusul meningkatnya permintaan menjelang Natal dan memasuki musim liburan sekolah. “Kemungkinan tidak sampai seperti Lebaran. Tapi nanti melihat kondisi di pasar seperti apa,” jelas dia.

Sementara itu, salah satu pedagang Pasar Masaran Cawas, Wito, 48, mengatakan harga cabai rawit sejak Minggu (16/12/2018) mengalami kenaikan. Jika sebelumnya harga cabai rawit Rp24.000/kg, pada Selasa harganya menjadi Rp30.000/ kg. Kenaikan juga terjadi pada harga cabai keriting dari sebelumnya Rp20.000/kg menjadi Rp24.000/kg. Kenaikan harga salah satunya terjadi lantaran pasokan cabai ke pasar menurun.

Sebelumnya, Wito mendapat pasokan cabai rawit dan keriting dari produsen masing-masing 5 kg. Namun, dua hari terakhir pasokan itu menurun menjadi 3 kg. “Kemungkinan harga cabai terus naik hingga Natal dan Tahun Baru,” jelas dia.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan dari pantauan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Pasar Minggiran Karangdowo dan Pasar Masaran Cawas rata-rata harga sejumlah komoditas pasar tradisional mengalami kenaikan. TPID menilai kenaikan harga masih wajar. “Memang ada kenaikan namun tidak terlalu signifikan. Harapan saya ke pedagang agar harga sembako bisa terus stabil dan tidak memberatkan warga terutama mereka yang akan merayakan Natal,” ungkap dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom