Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Hotel di Semarang Sepi
Ilustrasi hotel-hotel di Kota Semarang. (accorhotels.com)

Hotel di Semarang masih belum full booked jelang libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

Solopos.com, SEMARANG – Menjelang libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, hotel-hotel di Semarang masih sepi pemesanan. Beberapa hotel bahkan tingkat okupansinya baru mencapai sekitar 20%.

Wakil Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Tengah (Jateng), Benk Mintosih, menyebutkan tingkat pemesanan kamar pada hotel-hotel di Semarang untuk liburan akhir tahun memang masih sepi. Kondisi itu berbeda dengan yang dialami hotel-hotel di kota-kota yang menjadi destinasi wisata, seperti DI Yogyakarta.

“Kalau di Jogja mungkin hotel-hotelnya banyak yang sudah full booked saat ini. Berbeda dengan di Semarang, yang rata-rata baru mencapai 5%. Kalau di Semarang karakternya [pemesanan kamar] terjadi pada last minute, H-1 atau H-2,” ujar pria yang juga menjabat sebagai General Manager Star Hotel itu saat dijumpai Semarangpos.com di hotelnya, Selasa (12/12/2017).

Kendati demikian, Benk tetap optimistis liburan akhir tahun nanti banyak hotel di Semarang yang akan mengalami tingkat okupansi mencapai 100%. Hal itu tak lain karena libur akhir tahun kali ini yang cukup panjang.

“Libur Tahun Baru kali ini kan bertepatan dengan hari Senin. Jadi bisa dikatakan long weekend. Semoga saja okupansinya bisa 100%,” tutur Benk.

Benk menambahkan selain tingkat okupansi yang tinggi, pihaknya juga optimistis tingkat lenght of  stay (LOS) hotel-hotel di Semarang juga bakal terdongkrak. Jika biasanya hotel di Semarang hanya memiliki LOS sekitar 1,7 hari, saat libur akhir tahun nanti kemungkinan bisa mencapai 2 hari.

“Harapan kami pihak pemerintah membuat acara yang lama untuk mendongkrak pariwisata. Kalau acaranya lama kan tentu yang menginap juga lama,”  imbuh Benk.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho