Tim Nasional Indonesia U-22 (Antara-Wahyu Putro)

Solopos.com, PHNOM PENH - Timnas Indonesia U-22 bakal menjalani laga pamungkas melawan Kamboja di Grup B Piala AFF U-22. Indonesia sendiri memilih untuk memperbaiki pertahanan jelang laga tersebut.

Di dua laga sebelumnya, Indonesia cuma meraih hasil imbang. Melawan Myanmar di pertandingan pertama, Indonesia bermain imbang dengan skor 1-1. Kemudian pada laga kedua melawan Malaysia, Rabu (20/1/2019), Indonesia bermain imbang dengan skor 2-2.

Hasil tersebut membuat Indonesia kini duduk di peringkat kedua klasemen sementara. Sementara Kamboja sudah dipastikan lolos sebagai juara grup berkat dua kemenangan yang diraih. Indonesia sendiri akan bersaing dengan Malaysia dan Myanmar untuk lolos ke semifinal Piala AFF U-22.

Tak ayal duel melawan Kamboja, Jumat (22/2/2019), pun sangat krusial. Indonesia wajib menang jika ingin lolos. Sementara jika imbang atau kalah, mereka terancam tidak lolos mengingat Malaysia dan Myanmar yang akan saling bentrok cuma terpaut satu poin dari Indonesia.

"Kesalahan dan kekurangan tim itu tidak bisa diperbaiki dalam satu hari, harus cukup waktu. Tapi pasti kami benahi secara individu, bicara sama mereka kenapa, perbaikannya bagaimana, pasti akan kami kasih solusi kepada mereka," ujar Indra Sjafri seperti dikutip dari Antara, Kamis (21/2/2019).

Lini belakang Indonesia memang tampil baik di dua pertandingan Piala AFF U-22. Namun, kinerja mereka tetap mendapat sorotan karena sudah tiga gol yang bersarang ke gawang Indonesia. Salah satu kelemahan Indonesia adalah mengantisipasi bola-bola mati.

"Sebab walaupun Kamboja tidak punya pemain tinggi, mereka memiliki pemain yang cukup baik," kata asisten pelatih Timnas U-22, Nova Arianto, menanggapi antisipasi bola mati.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten