Jelang Imlek, Permintaan Buah Impor di Solo Melejit
Foto Ilustrasi Penjual Buah Impor JIBI/Bisnis Indonesia

Solopos.com, SOLO — Pesanan buah-buahan impor di Solo meningkat jelang Hari Raya Imlek yang jatuh pada 25 Januari 2020 mendatang. Buah-buahan impor seperti apel, pir, dan jeruk, ini kerap digunakan orang Tionghoa untuk sovenir, jamuan maupun keperluan sembahyang saat Imlek.

Pemilik kios buah Sari Buah di Pasar Gede, Jumadi, mengatakan permintaan akan buah-buahan impor untuk keperluan Imlek meningkat mulai pekan lalu. Adapun buah yang paling banyak diburu konsumen adalah apel tato, jeruk polkam, dan jeruk santang madu. Rata-rata buah tersebut diimpor dari China.

Proyek Tol Solo-Jogja Segera Dimulai, Warga Terdampak Cemas Soal Ini

“Kami sudah menambah stok buah hari baik untuk konsumsi maupun sembahyang saat Imlek. Buah impor ini permintaannya melonjak saat Imlek, jadi kami pesan kepada importirnya sejak beberapa bulan lalu. Kami juga minta diskonan kepada pemasok karena kebanyakan untuk sembahyang,” ujarnya, saat ditemui wartawan, Senin (13/1/2020).

Jumadi menambahkan permintaan buah impor baru kebanyakan untuk sovenir atau buah tangan. Sedangkan untuk sembahyang biasanya datang sekitar sepekan jelang Imlek. Di sisi lain, melejitnya jumlah permintaan akan buah impor ini berbanding lurus dengan kenaikan harganya.

Ia menjelaskan untuk apel tato 1 box berisi 12 biji dibanderol dengan harga Rp275.000. Sedangkan jeruk polkam 1 box isi 20 biji seharga Rp300.000. Kedua jenis buah ini paling banyak dipesan untuk Imlek.

Buah lainnya yang mengalami kenaikan harga, antara lain pir dari Rp140.000/karton/dus menjadi Rp190.000/karton, apel Rp570.000/karton menjadi Rp750.000/karton, anggur Rp560.000/12 kg menjadi Rp670.000, pir century dari Rp24.000/kg menjadi Rp40.000/kg.

“Kenaikan ya sekitar 10%-20%. Sepertinya untuk tahun ini permintaannya lebih banyak dari tahun lalu. Tahu lalu saya bisa menjual 2.500 karton, sekarang saya berharap bisa sampai 3.000 karton,” imbuhnya.

DBD Telan 5 Nyawa di Klaten pada 2019

Di samping itu, ia juga kerap menerima pesanan parsel buah, mulai dari harga Rp100.000 – Rp500.000/parsel. Isiannya, yakni anggur, pir xianglie, jeruk kino, apel fuji, melon golden, red dragon, kiwi, dan alpukat.

Pemilik kios Dien Buah, Sofiyatun, menambahkan permintaan buah impor untuk Imlek yang mulai naik adalah jeruk santang dalam sepekan terakhir. Menurutnya, buah ini dibeli oleh konsumen untuk konsumsi. Sementara untuk keperluan sembahyang Imlek biasanya 4-5 hari jelang hari H.

“Buah yang paling banyak dicari kalau Imlek yang apel, jeruk, dan pir. Ada kenaikan harga, tapi sedikit. Stok enggak masalah karena sudah antisipasi jauh-jauh hari. Buah-buah ini diimpor dari China,” jelasnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho