Tutup Iklan

Jelang Imlek, Imigrasi Jateng Perketat Pengawasan ke WNA Tiongkok

Menjelang perayaan Imlek 2570 atau Tahun Baru China 2019, Dinas Imigrasi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah (Jateng) memperketat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) khususnya yang berasal dari Tiongkok.

Jelang Imlek, Imigrasi Jateng Perketat Pengawasan ke WNA Tiongkok

SOLOPOS.COM - Ilustrasi tenaga kerja asing asal Tiongkok. (Antara)

Solopos.com, SEMARANG — Menjelang perayaan Tahun Baru 2570 Imlek atau Tahun Baru China 2019, Dinas Imigrasi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah (Jateng) memperketat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) khususnya yang berasal dari Tiongkok.

Hal ini dilakukan menyusul adanya potensi pelanggaran visa kunjungan yang dilakukan WNA Tiongkok ke pusat-pusat bisnis di Jateng menjelang perayaan Imlek yang jatuh pada 5 Februari nanti.

“Sebagian warga Tiongkok yang datang ke Jateng ini sifatnya temporer. Mereka datang biasanya menggunakan visa kunjungan. Tapi, ketika Imlek tiba banyak yang datang ke pusat-pusat bisnis. Nah, apakah kunjungan mereka itu sudah sesuai legalitas [visa],” ujar Kepala Divisi Imigrasi Kemenkumham Jateng, Ramli H.S., saat dijumpai wartawan di Kanwil Kemenkumham Jateng, Jl. dr. Cipto, Semarang, Senin (28/1/2019) pagi.

Ramli mengaku siap menerjunkan sejumlah petugas untuk mengawasi gerak-gerik WNA Tiongkok yang berlibur ke Jateng. Pihaknya juga akan berkolaborasi dengan tim pengawasan orang asing (timpora) untuk memperketat pengawasan.

Ia menyebut saat ini ada enam kantor imigrasi di Jateng yang tugas pokok dan fungsinya mengawasi keberadaan orang asing di wilayahnya, baik yang datang sebagai tenaga kerja maupun wisatawan.

“Akan kita maksimalkan pemantauannya saat Imlek berlangsung. Apalagi enam kantor kita punya wilayah dunia usaha yang berbeda-beda, baik di perusahaan yang mempekerjakan orang asing dari Tiongkok maupun di rumah-rumah penduduk,” tuturnya.

Ia juga meningkatkan pemahaman bagi para istri yang menjadi sponsor bagi suaminya yang berkewarganegaraan asing supaya mentaati aturan. Sebab, petugas tidak segan menindak tegas apabila mereka melanggar aturan izin tinggal di Indonesia.

“Selama 2018 kemarin, upaya kita membuahkan hasil sangat positif. Dari 200 lebih warga asing yang melanggar, jumlahnya bisa ditekan jadi 140 orang,” ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Dua Juru Parkir Liar di Kota Madiun Diringkus Polisi

Dua juru parkir liar ditangkap Polres Madiun Kota dalam pemberantasan aksi premanisme dan pungli.

Duh! Petani Tembakau di Klaten Terancam Gagal Panen Gara-Gara Cuaca Tak Menentu

Sejumlah petani tembakau di Klaten dilanda kegalauan. Cuaca yang tak menentu mengakibatkan tanaman tembakau tak tumbuh secara optimal.

Isolasi Lokal di Gedawung Baturetno Wonogiri Selesai, Warga Siraman Pakai Air Kendi

Isolasi lokal yang diterapkan di Dusun Gedawung, Desa Saradan, Kecamatan Baturetno, Wonogiri telah selesai, Selasa (22/6/2021).

Lezatnya Suboli Pizza, Pizza Susu Khas Boyolali

Di Boyolali, terdapat kuliner khas yakni pizza susu dan dikenal dengan nama Suboli Pizza. Makanan ini biasanya dijual di Jl Pandan Arang, Boyolali.

Warga Kerja Bakti Bersihkan Makam di Mojo, Kapolresta: Budaya Wong Solo!

Jajaran Polresta Solo, TNI, dan Ormas membersihkan dan memperbaiki makam di TPU Cemoro Kembar, Mojo, Pasar Kliwon, Solo, Rabu (23/6/2021).

Soal Perizinan Sekolah, Ini Kata Kepsek Bocah Perusak Makam di Mojo Solo

Pihak Kuttab atau lembaga pendidikan dasar tempat 10 anak yang merusak makam di Mojo, Solo, mengatakan sudah mengajukan perizinan sekolah kepada Kemenang.

Pasien Covid-19 Membeludak, RSUD Tugurejo Semarang Akhirnya Dirikan Tenda Darurat

RSUD Tugurejo mulai kehabisan ruang isolasi pasien Covid-19 sejalan membeludaknya pasien. Mereka kini mendirikan tenda darurat untuk menampung pasien.

10 Bocah Merusak Makam di Mojo Solo, Ini Penjelasan Sekolah

Pihak sekolah tempat 10 bocah pelaku perusakan makam di Solo membantah mengajarkan intoleransi.

Pegawainya Terpapar Covid-19, Kantor Imigrasi Madiun Dilockdown

Kantor Imigrasi Madiun ditutup sementara karena seorang pegawainya positif Covid-19. Kantor akan buka kembali pada Senin (28/6/2021).

Solusi Atasi Sampah, PLN Beli Listrik dari PLTSa Terbesar Se-Jateng di Solo

PT PLN membeli energi hijau yang dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Solo yang terakumulasi di TPA Putri Cempo,

Tips Pilih Perabotan Agar Apartemen Minimalis Bisa Terlihat Luas

Memilih furnitur yang tepat untuk apartemen minimalis menjadi salah satu opsi agar tempat tinggal terasa luas.

Alhamdulillah, Hasil PCR 2 Kali Negatif, Wali Kota Salatiga Sembuh dari Covid-19

Wali Kota Salatiga dinyatakan sembuh dari Covid-19, namun istri dan anaknya masih positif.