Jelang Debat I Pilkada Solo, Gibran: Ibu Mendoakan, Bapak Biasanya Telepon di Menit Akhir
Seorang warga Bonorejo, Nusukan, Banjarsari, Solo, berdiskusi dengan cawali Solo, Gibran Rakabuming Raka, 33, melalui virtual campaigne box, Sabtu (26/9/2020) sore. (Solopos.com/Kurniawan)

Solopos.com, SOLO -- Persiapan debat cawali-cawawali Solo terus dilakukan pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa. Pendalaman tiga materi utama debat pun terus dilakukan pasangan yang diusung PDI Perjuangan (PDIP) itu.

Mereka juga sudah beberapa kali melakukan simulasi debat dengan sejumlah tokoh di Kota Bengawan. “Ada beberapa tokoh seperti akademisi dan tokoh budaya. Sudah siap semua, mohon doa semua lancar,” terang Gibran saat diwawancara wartawan seusai mengikuti deklarasi Pendukung Berat Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa (Pendekar) di kediaman Habib Hasan Mulachela di Pasar Kliwon, Senin (2/11/2020) malam.

Politikus Senior Ini Sebut Gibran Lebih Cerdas dari Jokowi Saat Jadi Cawali Solo

Tiga tema utama dalam debat pada Jumat (6/11/2020) malam mendatang yaitu problematika atau permasalahan kota, kesejahteraan masyarakat, dan pelayanan publik. Debat akan disiarkan langsung stasiun televisi nasional, Metro TV, dengan durasi 120 menit. Durasi debat 120 menit terdiri materi debat 90 menit dan iklan 30 menit. KPU Solo membagi debat I itu menjadi delapan segmen dimulai sekitar pukul 19.00 WIB.

“Fokus pendalaman materi kami lakukan di tiga materi utama debat. Saya dalami lagi berbagai permasalahan di Solo mulai dari kemacetan, persampahan, dan masalah-masalah lain,” imbuh Gibran.

Jokowi Beri Semangat

Disinggung ihwal sikap sang ibunda, Iriana Joko Widodo, menurut dia selalu mendoakan dirinya. Sedangkan sang ayahanda, Joko Widodo (Jokowi), biasanya akan menelepon Gibran memberikan semangat menjelang pelaksanaan debat.

Jika Jadi Wali Kota Solo, Gibran Diminta Kembangkan Empon-Empon di Serengan

Dengan dukungan moral dari orang tua dan istrinya, Selvi Ananda, Gibran semakin siap menghadapi debat yang akan digelar di Sunan Hotel Solo. “Biasanya kalau bapak itu teleponnya di menit-menit akhir. Ya kita lihat saja nanti. Kalau ibu biasanya lebih banyak mendoakan agar lancar dan hasil terbaik,” kata Gibran.

Sementara itu, Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti, menyiapkan dua kali debat cawali-cawawali Solo. Debat I akan digelar pada 6 Desember 2020 dengan diikuti pasangan cawali-cawawali Solo. Sedangkan debat II akan digelar awal Desember 2020. Dia berharap debat cawali-cawawali Solo dapat memberikan gambaran kepada masyarakat ihwal figur dan visi-misi mereka. Dengan begitu masyarakat bisa yakin dalam memilih calon pemimpin mereka.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom