Jekek-Edy Tak Berlanjut ke Pilkada 2020, Golkar Wonogiri: Kami Bukan Parpol Yang Haus Kekuasaan
Logo Partai Golkar (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI -- Ketua DPD Partai Golkar Wonogiri, Bondan Sejiwan Boma Aji, mengaku tak terkejut DPP PDIP memasangkan Joko Sutopo (Jekek) dengan tokoh internal PDIP, Sriyono, di Pilkada Wonogiri 2020 ini.

Bondan menegaskan partainya legawa menerima keputusan tersebut meski harapan mereka agar tokoh Golkar, Edy Santoso, kembali mendampingi Jekek untuk lima tahun lagi kandas.

Dia menilai keputusan tersebut rasional karena PDIP Wonogiri dapat mengusung pasangan calon secara mandiri.

Lelaki yang juga anggota DPRD Jawa Tengah itu menyatakan partainya legawa dan tak kecewa meski Edy tak dijadikan pendamping Jekek seperti Pilkada 2015 lalu.

Dihalangi Ratusan Orang, Eksekusi Lahan dan Bangunan di Penumping Solo Ditunda

Bondan meyakini Edy juga legawa karena hal ini bagian dari dinamika politik. Kendati harapan tak terwujud Bondan menyatakan partainya tetap akan mendukung Jekek-Sriyono.

Partai Golkar bakal turut bekerja memenangkan mereka di Pilkada, September nanti. Keputusan itu diambil berdasar rapat semua perangkat pengurus DPD Golkar Wonogiri.

Menurut Bondan, partainya menilai Jekek dapat membawa Wonogiri menjadi lebih baik selama memimpin pemerintahan sejak 17 Februari 2015 lalu. Masyarakat dapat merasakan hasil kerjanya.

Karena itu, Golkar tak ragu mendukung Joko untuk menuntaskan pembangunan hingga 2024.

Megawati Sindir Politik Dinasti, Ini Jejak Anak-Istri Politikus PDIP di Pilkada 2020

“Jangan sampai ninggal kokoh [meninggalkan sisa pembangunan]. Meski Pak Edy tak jadi cawabup mendampingi petahana, Golkar Wonogiri tetap akan mendukung. Golkar bukan partai yang haus kekuasaan. Golkar mengutamakan kepentingan masyarakat dan demi Wonogiri yang lebih baik," kata Bondan.

"Pembangunan sekarang ini berjalan baik sehingga ekonomi pun meningkat, tinggal diteruskan saja,” kata Bondan.

Dia mengakui sikap tersebut merupakan sikap DPD Golkar Wonogiri, belum menjadi sikap DPP Golkar. Namun, Bondan meyakini DPP akan bersikap sama.

Hal itu melihat kebiasaan DPP yang mengambil keputusan berdasar pertimbangan DPD. Apabila ke depan DPP bersikap lain, DPD Golkar Wonogiri akan melaksanakannya.

Livina Mogok Picu Kemacetan di Flyover Manahan Solo

Sebagaimana diinformasikan, DPP PDIP memberikan rekomendasi kepada Jekek, Bupati Wonogiri sekaligus Ketua DPC PDIP Wonogiri, sebagai calon bupati pada Pilkada 2020.

DPP PDIP juga merekomendasikan kader PDIP, Sriyono, sebagai calon wakil bupati cawabup) mendampingi Jekek.

Kepada Solopos.com, Kamis (20/2/2020), Jekek meyakini DPP PDIP memiliki pertimbangan matang dalam memberi mandat kepada dirinya dan Sriyono. Sebagai petugas partai, dia dan seluruh elemen PDIP Wonogiri akan berusaha keras memenangkan kontestasi, 23 September mendatang.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho