Solopos.com, JAKARTA - -Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan kembali menyebut keterlibatan jenderal bintang tiga Polri.

Terkait hal ini Kapolri akan mengumumkan hasil investigasi TGPF pekan depan. Amnesty Internasional Indonesia mempertanyakan hasil investigasi itu tidak langsung diumumkan.

Manager Riset Amnesty Internasional Papang Hidayat membandingkan hal tersebut dengan kasus Munir yang hasil investigasinya diserahkan terlebih dahulu ke Presiden. Hingga saat ini, menurutnya, kasus itu tidak dibuka secara terang-terangan.

"Nah ini yang masalah karena kita juga punya pengalaman semacam ini di kasus Munir. Jadi TPF Munir menyerahkan hasilnya ke presiden, tapi presiden nggak buka itu ke publik, itu sampai hari ini sengketa soal laporan TPF Munir harus dibuka, kalau tidak, nggak akan tuntas," ujar Papang di gedung Ombudsman, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2019).


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten