Jeff Smith Ditangkap Lagi, Polisi Sebut Kemungkinan Hukuman Lebih Berat

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Endra Zulpan, menyebut kemungkinan Jeff Smith mendapatkan hukuman lebih berat karena pernah terjerat kasus serupa.

 Aktor Jeff Smith saat dihadirkan dalam rilis kasus narkoba yang menjeratnya di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (19/4/2021). (Suara.com)

SOLOPOS.COM - Aktor Jeff Smith saat dihadirkan dalam rilis kasus narkoba yang menjeratnya di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (19/4/2021). (Suara.com)

Solopos.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya menangkap aktor dan model Indonesia, Mark Jeffrey Smith, atau akrab disapa Jeff Smith terkait penggunaan narkoba jenis Lysergic Acid Diethylamide (LSD).

Polisi menangkap Jeff Smith di rumahnya, Depok, Jawa Barat pada Rabu (8/12/2021) pukul 18.30 WIB. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Endra Zulpan, menyebut Jeff Smith membeli 50 LSD, tetapi sudah dipakai 48 LSD.

Baca Juga : Mengenal Narkoba Jenis LSD Seperti Dipakai Jeff Smith

Oleh karena itu, polisi hanya menyita 2 LSD dari tangan Jeff Smith saat penangkapan. Polisi masih terus memeriksa kasus narkoba yang menjerat Jeff Smith.

“Yang bersangkutan ditangkap di rumahnya. Pada saat itu menggunakan sendiri. Artinya tidak ada teman lain yang menggunakan. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman terkait jaringan, pemasok, dan sebagainya,” ungkapnya seperti dilansir Liputan6.com, Kamis (8/12/2021).

Baca Juga : Polisi Ungkap Jenis Narkoba yang Digunakan Jeff Smith

Polisi akan menggunakan Undang-Undang (UU) No.35/2009 tentang Narkotika. Jeff Smith diancam hukuman 5 tahun penjara.

Namun, Jeff Smith bukan kali pertama terjerat kasus narkoba. Sebelumnya, Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap Jeff Smith delapan bulan lalu, tepatnya 17 April 2021.

Baca Juga : Jeff Smith Kembali Tersandung Narkoba, Kekasih Ikut Terkena Getahnya

Kala itu Jeff Smith diduga mengonsumsi ganja bersama teman-temannya di wilayah Jagakarsa Jakarta Selatan. Polisi menggeledah mobilnya dan menyita barang bukti narkoba jenis ganja.

“Terkait hukuman [kasus baru] nanti kan kaitannya dengan aturan hukum yang berlaku. Kami terapkan. Artinya kalau yang baru keluar [dari penjara terkait kasus serupa] tentunya nanti dalam putusan hakim menjadi pertimbangan. Dalam rangka memberikan putusan yang mungkin bisa memberatkan.”

Berita Terkait

Espos Plus

Rehabilitasi Pencandu Narkoba Lebih Efektif Secara Sukarela

+ PLUS Rehabilitasi Pencandu Narkoba Lebih Efektif Secara Sukarela

Kesukaleraan menjalani rehabilitasi lebih efektif mengentaskan pencandu narkoba. Pendekatan hukum acap kali membuat pengguna narkoba tiarap dan enggan melaporkan diri ke institusi penerima wajib lapor.

Berita Terkini

+ PLUS Rehabilitasi Pencandu Narkoba Lebih Efektif Secara Sukarela

Kesukaleraan menjalani rehabilitasi lebih efektif mengentaskan pencandu narkoba. Pendekatan hukum acap kali membuat pengguna narkoba tiarap dan enggan melaporkan diri ke institusi penerima wajib lapor.

Lokasi Kecelakaan Maut di Simpang Rapak Balikpapan Disebut-sebut Rawan

Kecelakaan maut di Jl. Soekarno-Hatta Kilometer 0, kawasan Turunan Rapak atau Turunan Kilo Kota Balikpapan, Kaltim, Jumat (21/1/2022) pukul 06.15 WITA disebut-sebut rawan kecelakaan.

Menteri LHK Siti Nurbaya Surati Semua Gubernur soal Perubahan Iklim, Ini Isinya

Perpres No. 98/2021 telah diundangkan sebagai implementasi pengendalian perubahan iklim serta untuk mendorong dan menata pemanfaatan Nilai Ekonomi Karbon (NEK).

+ PLUS Angka Putus Kuliah Masih Tinggi, Alasan Bantuan UKT Perlu Dilanjutkan

Penyaluran bantuan uang kuliah tunggal [UKT] perlu terus digulirkan mengingat angka putus kuliah yang tergolong tinggi.

Polisi Sebut Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Balikpapan 4 Orang

Polisi merevisi data korban meninggal akibat kecelakaan maut di Jl. Soekarno-Hatta Kilometer 0, kawasan Turunan Rapak atau Turunan Kilo Kota Balikpapan, Kaltim, Jumat (21/1/2022) pukul 06.15 WITA.

Kecelakaan Maut Balikpapan, Begini Pengakuan Sopir Truk Tronton

Sopir truk tronton yang terlibat kecelakaan maut di Jl. Soekarno-Hatta Kilometer 0, kawasan Turunan Rapak atau Turunan Kilo Kota Balikpapan, Kaltim menuturkan kejadian sebelum kecelakakan.

Innalillahi! Truk Tronton Tabrak 20 Mobil dan Motor, 5 Orang Meninggal

Kecelakaan maut terjadi di lampu merah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat (21/1/2022) pukul 06.15 WITA sehingga menyebabkan 5 orang meninggal, 1 orang kritis, dan 13 orang luka berat.

Heroik! Warga Tonga Selamat dari Tsunami Seusai Berenang 27 Jam di Laut

Seorang pria warga Tonga bernama Lisala Folau, 57, mengaku berenang sekitar 27 jam setelah tersapu ke lautan selama tsunami dahsyat pada Sabtu (15/1/2022).

Bantah Tuduhan KPK, Begini Respons Hakim PN Surabaya Pascaterjaring OTT

Hakim PN Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat, menolak tuduhan KPK pascaterjaring OTT terkait kasus suap yang menjeratnya saat ini.

Begini Kronologi OTT KPK Kasus Suap Hakim dan Panitera PN Surabaya

KPK membeberkan kronologi OTT kasus suap melibatkan hakim dan panitera pengganti di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Rabu (19/1/2022).

10 Berita Terpopuler: Pesona Kemukus Sragen dan Kunker Puan ke Soloraya

Ulasan rombongan 12 bus pariwisata dari Magelang mengunjungi Gunung Kemukus di Sragen, Rabu (19/1/2022) dan kunker Puan Maharani ke Soloraya menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Jumat (21/1/2022).

Solopos Hari Ini: Tantangan Meramaikan Pasar Legi

Ketua DPR Puan Maharani bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan bangunan baru Pasar Legi Solo.

Kabar Duka, Siswa Terjatuh ke Laut Saat PKL di Kapal

Siswa SMK itu diduga terjatuh saat melakukan aktivitas di kapal, dan pada saat bersamaan cuaca sedang hujan.

Ini Kode Praktik Suap yang Dipakai Hakim dan Panitera PN Surabaya

Komunikasi di antaranya dilakukan melalui sambungan telepon dengan menggunakan istilah “upeti” untuk menyamarkan maksud dari pemberian uang.

Terburu-Buru Mewujudkan Ibu Kota Baru Negara

Pembahasan hingga pengesahan RUU IKN menjadi undang-undang hanya butuh waktu 42 hari. Lokasi calon ibu kota baru bukan daerah tak bertuan. Di sana banyak konsesi pertambangan dan kehutanan.

+ PLUS Studi Kasus Pelakor Serta Alasan Pria Memilih Berselingkuh

Sejumlah wanita yang mendapat label pelakor blak-blakan menyangkut hubungan terlarang dengan suami orang menjadi objek penelitian.