Juliyatmono. (Solopos-M. Ferri Setiawan)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Bupati Karanganyar Juliyatmono akhirnya buka suara soal pengadaan Jeep Wrangler Rubicon seharga Rp1,989 miliar sebagai mobil dinas barunya. Juliyatmono menganggap pengadaan mobil SUV kelas premium itu tidak melanggar aturan.

Dia beralasan kendaraan buatan perusahaan otomotif Amerika Serikat itu cocok digunakan di segala medan terutama pegunungan seperti di Kabupaten Karanganyar. Sebelumnya, Rubicon dinilai kemahalan jika alasannya adalah medan seperti Karanganyar.

Juliyatmono berharap pengadaan kendaraan dinas Bupati itu tidak menjadi fokus pembahasan masyarakat. Alasannya, sesuai aturan yang berlaku, kepala daerah memiliki hak mendapatkan fasilitas kendaraan dinas.

"Saya itu punya hak membeli dan mendapatkan [kendaraan dinas], tapi tidak saya pakai [hak itu] sejak dulu. Apapun dipakai. Saya itu kendaraan apapun oke-oke saja. Toh pakai sepeda gitu ya enggak masalah. Fasilitas tidak pernah ribut minta apapun. Saya orang apa adanya. Wong ndeso juga," kata Bupati saat dihubungi Solopos.com, Rabu (4/12/2019).

"Yang penting saya bekerja dengan baik. Tidak ada [aturan] yang dilanggar. Kalau disediakan itu [Jeep Wrangler Rubicon] ya terima kasih. Enggak perlu ditulis begitu dong [kendaraan termewah]. Termewah, apanya. Kendaraan lapangan begitu kok. Sesuai dengan medan [di Kabupaten Karanganyar]," imbuh dia.

Fantastis! Mobil Dinas Baru Bupati Karanganyar Jeep Rubicon Rp1,9 M

Dia menilai pembelian kendaraan dinas berkapasitas 2.000 cc senilai Rp1,989 miliar itu sebagai bentuk penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar. Oleh karena itu, dia meminta masyarakat menilai kinerjanya dan bukan kendaraan apa yang dipakai.

"[mobil dinas Toyota] Fortuner masih dipakai. Kendaraan kan untuk kerja dan untuk tamu. Ya terima kasih memberikan penghargaan untuk saya. Pemerintah mungkin kegi karena [saya] tidak pernah minta. Jangan dibikin kontra, nyinyir enggak apa-apa. Soal dipakai atau tidak itu lihat urgensi," ujar dia.

Jeep Rubicon Jadi Mobil Dinas Bupati Karanganyar, Pengamat Anggap Kemahalan

Sebelumnya, pengamat politik dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Agus Riewanto, mengingatkan Bupati Karanganyar Juliyatmono soal kinerjanya. Dia memandang apabila tidak menunjang kinerja bupati, maka pengadaan mobil berharga fantastis tersebut merupakan sebuah pemborosan.

Menurutnya, mobil dinas baru untuk Bupati Karanganyar merupakan yang termahal di Soloraya. Selain itu, menurutnya mobil dinas Bupati sebelumnya, yakni Toyota Fortuner, sudah cukup untuk melibas kondisi geografis di Karanganyar.

Blak-Blakkan Pernah Nonton Video Porno, Ganjar Pranowo: Sebagai Orang Dewasa Saya Suka

“Kalau menurut pandangan saya tentu ini adalah sebuah pemborosan jika tidak sesuai dengan kinerja dan fungsi sesungguhnya. Apakah daya guna atau justru hanya mewah-mewahan? Karena kalau untuk kondisi geografis di Karanganyar, maka mobil semewah itu terlalu mahal. Lagipula mobil Fortuner itu sudah cukup sebenarnya untuk menunjang kinerja,” kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten