Tutup Iklan
Pasangan lansia Suparman dan Titik Suparti menunjukkan tokonya yang dibobol maling, Jumat (16/8/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN -- Toko kelontong di depan Rumas Sakit Griya Husada, Jl. D.I. Panjaitan, Kota Madiun, dibobol https://madiun.solopos.com/read/20190530/516/995725/polisi-hutan-tangkap-3-pencuri-kayu-1-di-antaranya-diduga-kades-di-ngawi" title="Polisi Hutan Tangkap 3 Pencuri Kayu, 1 di Antaranya Diduga Kades di Ngawi">maling, Jumat (16/8/2019). Barang dagangan senilai belasan juta rupiah ludes digondol maling.

Toko kelontong itu milik pasangan suami-istri (pasutri) yang sudah lanjut usia (lansia) yakni Suparman, 77, dan Titik Suparti, 68. Kedua lansia yang merupakan warga Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, itu mengaku lemas setelah melihat barang dagangannya dicuri.

https://madiun.solopos.com/read/20190413/516/985049/kapolres-madiun-ingatkan-warga-jangan-perlihatkan-pin-atm-pada-siapapun" title="Kapolres Madiun Ingatkan Warga Jangan Perlihatkan PIN ATM pada Siapapun">Maling menjebol tembok bagian samping belakang toko. Etalase rokok kosong melompong setelah digasak maling.

Titik Suparti hanya bisa pasrah melihat kondisi itu. Ia menceritakan kejadian ini diketahui saat suamianya, Suparman, membuka toko sekitar pukul 07.30 WIB.

Saat itu, Suparman hendak melayani pembeli rokok. Tak disangka, rokok di etalase tokonya habis. Kemudian ia baru mengetahui tembok tokonya dijebol.

"Saat itu tetangga toko ada mengabari toko saya dibobol. Kemudian saya ke lokasi dan melihat seluruh rokok di etalase ludes. Padahal saya baru kulakan banyak," ujarnya.

Selain rokok, barang yang diambil pencuri yakni sejumlah pakaian, minyak kayu putih, hingga minyak wangi. Selain itu, para https://madiun.solopos.com/read/20190411/516/984575/pasutri-asal-bandung-berkomplot-bobol-uang-nasabah-via-atm-di-madiun" title="Pasutri Asal Bandung Berkomplot Bobol Uang Nasabah Via ATM di Madiun">pencuri itu juga mencuri uang tunai senilai Rp400.000 dan dua kotak amal yang dititipkan di toko itu.

Dia mengaku tidak mengetahui secara pasti kejadian tersebut. Dia bersama suaminya baru mengetahui tokonya dibobol maling pada Jumat pagi. Saat malam, toko tersebut memang dibiarkan kosong dan tidak dijaga.

"Kami tidurnya di rumah, bukan di toko. Jadi kalau malam ya sini kosong. Biasanya buka toko pukul 08.00 WIB dan tutup pukul 22.00 WIB," ujarnya.

Sebelum kejadian ini, ia menuturkan tokonya juga pernah menjadi korban percobaan pencurian. Kala itu, pintu toko sudah dibuka maling. Tetapi keburu diketahui warga sehingga maling tersebut lari.

"Deretan toko di sini memang sering kemalingan. Toko sebelah juga pernah kemalingan. Warung makan juga pernah kemalingan," katanya.

Ia mengaku takut tokonya dibobol maling lagi. Tembok yang dibobol maling masih menganga. "Ini rencana mau ditambal lagi. Ya takut kalau kemalingan lagi. Ini saya kehilangannya juga banyak," ujarnya.

Dia berharap maling yang telah membobol tokonya bisa ditangkap dan mempertanggung jawabkan perbuatannya. Saat ini Polres Madiun Kota masih menyelidiki kasus pencurian ini.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten