Jawab Tantangan Pandemi, Diskominfo Sragen Luncurkan Robot Menjawab

Tujuh ASN Diskominfo Sragen menciptakan inovasi pelayanan publik berbasis Whatsapp Chatbot bernama Seroja alias Sragen Robot Menjawab.

SOLOPOS.COM - Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno menekan tombol aplikasi Seroja saat meluncurkan aplikasi robot menjawab dalam pelayanan publik di Aula Sukowati Setda Sragen, Kamis (19/11/2020). (Solopos.com-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Pembatasan sosial demi mencegah penularan virus corona jenis baru penyebab Covid-19 memaksa manusia berinovasi. Tujuh aparatur sipil negara Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Sragen menciptakan inovasi pelayanan publik berbasis Whatsapp Chatbot dengan nama Seroja alias Sragen Robot Menjawab.

Peluncuran chatbot Robot Menjawab itu dilakukan ketujuh ASN Diskominfo Sragen tersebut di ruang Sukowati Setda Sragen, Jawa Tengah, Kamis (19/11/2020). Seroja ini menjadi jembatan antara masyarakat dengan sistem pelayanan publik di semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) secara daring.

Ide itu muncul dari tim yang dibentuk Kasi Pemberdayaan Teknolofi Informasi Diskominfo Sragen Imas Wulandari. Inovasi tersebut di-launching Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sragen Dedy Endriyatno dan disaksikan sejumlah pejabat.

Film Kimutse No Yaiba Bangkitkan Bisnis Bioskop Jepang

Imas yang juga project leader Tim Efektif Aksi Perubahan Seroja Diskominfo Sragen saat ditemui Solopos.com, Kamis pagi, menyampaikan timnya melihat kecerdasan buatan di bidang pemerintahan, khususnya pada pelayanan publik masih jarang. Atas dasar itulah, Imas bersama timnya berinovasi membuat Seroja. Imas berharap Seroja menjadi langkah awal dalam pemanfaatan dan pengembangan teknologi kecerdasan buatan untuk pelayanan publik.

“Seroja ini memang belum sempurna. Kami berkomitmen tetap mengembangkan kapasitasnya, kebutuhan, dan capaian kinerja yang sudah direncanakan. Cara kerja Seroja cukup mudah karena berbasis Whastapp yang sudah familiar dan media sosial yang paling aktif digunakanmasyarakat. Masyarakat cukup mengetik kata kunci apa pun dalam pelayanan publik langsung mendapatkan respon cepat dalam hitungan detik dalam Seroja,” ujarnya.

Terkoneksi ke Website

Dia menjelaskan mau akses informasi apa pun tentang Sragen bisa lewat Robot Menjawab Diskominfo Sragen bernama Seroja itu. Dia mengatakan sistem di Seroja akan langsung menghubungkan ke website atau aplikasi daring berbasis Android yang dimiliki masing-masing SKPD.

Astronom Klaim Temukan Kembaran Bulan di Balik Mars

“Seroja itu seperti customer service dari berbagai informasi. Seroja hanya memfasilitasi pelayanan informasi bukan memproses data yang dibutuhkan masyarakat. Misalnya perizinan maka yang memproses dinas terkait dan Seroja memberi semacam panduan menuju layanan perizinan itu,” katanya.

Imas menyebut Sragen memiliki aplikasi Sragen Pintar berupa aplikasi. Dia menjelaskan Seroja itu seperti Sragen Pintar itu tetapi ada interaksi dengan masyarakat sedangkan Sragen Pintar tidak ada.

“Silakan mengetik apa saja bisa langsung direspons, mulai perizinan, politik, Covid-19, pertanian, ekonomi, dan seterusnya. Ini robot pertama di Sragen berbasis Whatsapp,” ujarnya.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terbaru

PMI Sragen Terapkan Protokol Kesehatan Ketat Sampai Dijaga Aparat

Solopos.com, SRAGEN — Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen sangat ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Masyarakat yang ini mendonorkan darah...

Kisah Penyintas Covid-19 Sragen Kini Jadi Agent of Change di Desanya

Solopos.com, SRAGEN -- Salah seorang perangkat desa (perdes) di Desa Slendro, Kecamatan Gesi, Sragen, Yatno, 33, menceritakan pengalamannya sebagai...

Edukasi Warga Soal Vaksin, Satgas Covid-19 Sukoharjo Bentuk Pokja Vaksinasi

Solopos.com, SUKOHARJO -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sukoharjo membentuk kelompok kerja atau pokja vaksinasi. Pokja ini bertugas mengedukasi...

Galang Donor Plasma, PMI Sragen Himpun Data Penyintas Covid-19 

Solopos.com, SRAGEN -- Palang Merah Indonesia atau PMI Sragen menghimpun data para penyintas Covid-19 untuk menjadi donor plasma. PMI...

PPKM Boyolali, Penyitaan Alat Usaha Sebagai Bentuk Edukasi

Solopos.com, BOYOLALI -- Selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM, Satpol PP Kabupaten Boyolali harus menyita peralatan dagang...

Akan Jadi Orang Pertama di Klaten yang Divaksin Covid-19, Begini Kata Bupati Sri Mulyani

Solopos.com, KLATEN - Bupati Klaten, Sri Mulyani, menyatakan selalu siap divaksin Covid-19, dalam waktu dekat. Sesuai rencana, Sri Mulyani...

Anggota DPRD Klaten Ini Blusukan Sembari Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Solopos.com, KLATEN -- Upaya meningkatkan kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 terus dilakukan berbagai pihak, tak terkecuali para anggota...

Anggap PPKM Efektif Tekan Covid-19, Sragen Dukung Perpanjangan

Solopos.com, SRAGEN — Pemerintah Kabupaten Sragen mendukung perpanjangan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat. Pasalnya, Pemkab Sragen menganggap PPKM efektif menekan...

Tempat Hiburan Sukoharjo Tutup Total Sampai 31 Januari 2021

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pemkab Sukoharjo mewajibkan seluruh tempat hiburan umum tutup hingga 31 Januari 2021. Tempat hiburan ini meliputi...

Jangan Lengah! Vaksinasi Covid-19 Tak Lantas Bikin Orang Jadi Kebal

Solopos.com, KLATEN -- Pemberian vaksin atau vaksinasi Covid-19 di tengah pandemi dinilai sangat penting dilakukan. Namun meski ditujukan menekan...