Tutup Iklan

Jauh dari Hutan, 6 Desa di Soloraya Ini Mendadak Disatroni Kera Liar

Enam desa yang tersebar di Soloraya ini relatif jauh dari hutan, namun desa ini pernah disatroni kera liar.

 Kera liar yang biasanya keluar dari hutan dan masuk perkampungan penduduk untuk mencari makan saat musim kemarau berkepanjangan. (JIBI/SOLOPOS/Farida Trisnaningtyas)

SOLOPOS.COM - Kera liar yang biasanya keluar dari hutan dan masuk perkampungan penduduk untuk mencari makan saat musim kemarau berkepanjangan. (JIBI/SOLOPOS/Farida Trisnaningtyas)

Solopos.com, SOLO – Serbuan kawanan kera liar tidak hanya terjadi di Dukuh Manggal, Desa Banjarharjo, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar. Kawanan kera liar juga membuat resah warga Dusun Jatiteken, Desa Laban, Kecamatan Mojolaban.

Baik Desa Banjarharjo maupun Desa Laban merupakan kawasan yang relatif jauh dari hutan yang jadi habitat kera liar. Berikut Solopos.com sajikan enam desa yang jauh dari hutan tetapi jadi sasaran serbuan kera liar.

1. Desa Banjarharjo Karangayar

Dukuh Manggal, Desa Banjarharjo, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar, relatif jauh dari hutan. Namun, warga sekitar dibuat resah dengan serbuan satwa berupa kera liar dalam beberapa hari terakhir.

Kera liar ini bahkan masuk ke rumah warga dan mencuri aneka makanan dan buah-buahan. Belum diketahui secara pasti sumber munculnya kera liar tersebut. Serangan kera liar baru kali pertama terjadi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Lagi, Kawanan Kera Liar Serbu Kampung, Kali Ini di Mojolaban Sukoharjo

Warga menduga kera liar berasal dari kebun tak jauh di lingkungan tersebut. Gerombolan kera liar ini berjumlah sekitar tujuh ekor.

2. Desa Jatiteken Sukoharjo

Kawanan kera liar membuat resah warga Dusun Jatiteken, Desa Laban, Kecamatan Mojolaban. Kawanan kera liar itu menyerbu permukiman penduduk untuk mencari makan sejak sepekan lalu.

Biasanya, gerombolan monyet itu muncul pada pagi hari dan sore hari untuk mencari makan. Monyet-monyet itu berkeliaran di atap rumah warga sehingga membuat khawatir warga setempat.

Baca Juga: Kawanan Kera Liar Masuk Permukiman, Warga Kebakkramat Khawatir Diserang

Tak sedikit kalangan ibu-ibu yang ketakutan saat kawanan monyet berkeliaran di atap rumah. Warga setempat telah berupaya mengusir kawanan kera itu namun tak membuahkan hasil.

Warga menyebut kawanan kera itu berasal dari sebuah kebun restoran di pinggir Sungai Bengawan Solo. Warga lain mengatakan berasal dari daerah bagian barat sungai.

3. Desa Jatisobo Sukoharjo

Pada Agustus 2019 lalu, seorang bayi perempuan berusia 40 hari bernama Aqila Dzakira, warga Dukuh Jengglong RT 002/RW 005 Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, terluka akibat digigit kera liar.

Kasus itu mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo. Sebab, gigitan kera liar dinilai rawan menyebarkan virus rabies. Aqila Dzakira digigit kera saat ditinggal ibunya, Wartini mencuci popok di kamar mandi pada Selasa (20/8/2019) sore. Saat itu Aqila ditidurkan ibunya di kasur bagian depan rumahnya.

Baca Juga: Cegah Serbuan Kera Liar, Bibit Buah Ditanam di Batu Seribu Sukoharjo

Namun selang beberapa menit, sang ibu mendengar bayinya menangis histeris. Wartini yang panik segera menengok bayinya itu, dan mendapati anaknya sudah tidak berada di kasur.

Akibat dari kejadian itu, bayi tersebut mengalami luka dalam yang cukup serius di bagian paha kiri dan luka ringan di bagian punggung. Kejadian ini mengejutkan warga sekitar, mengingat daerah tersebut jauh dari hutan, dan jauh dari habitat kera.

4. Desa Sendang Boyolali

Ketenangan warga Desa Sendang, Karanggede, Boyolali, terusik oleh kemunculan kera liar di lingkungan mereka pada Maret 2017 lalu. Aparat dari Polsek dan Koramil bahkan sampai turun tangan memburu kera liar itu.

Kepala Desa Sendang, Sukimin, menjelaskan kemunculan kera liar tersebut cukup meresahkan warga, khususnya kaum ibu dan anak-anak. Kera itu kerap muncul secara tiba-tiba lalu menghilang tanpa bekas ketika dikejar.

Baca Juga: Enggan Kembali ke Habitat Asal, Puluhan Kera Liar Menetap di Sungai Jlengut Klaten Sejak 2006

Menurut catatan Sukimin, kemunculan kera liar itu terlihat sejak enam bulan sebelumnya. Selama menampakkan diri di Desa Sendang, sedikitnya sudah ada tiga warga yang dilukai, baik dicakar maupun digigit. Terakhir, kera liar itu melukai Bagas, 9, yang tengah bermain di teras rumahnya di RT 001/ RW 006 Dukuh Klimas, Desa Sendang.

5. Kedungwaduk Sragen

Kawanan kera liar masuk perkampungan di lingkungan RT 025-RT 029/RW 007 Dukuh Ngijo, Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang, Sragen, pada April 2020. Kawanan kera liar itu berjumlah 3-6 ekor dan tidak diketahui asal kera tersebut.

Kawanan kera liar itu masuk perkampungan untuk mencari makan berupa buah-buahan, seperti jambu, rambutan, pepaya, pisang, hingga ketela rambat. Banyak warga di lingkungan lima RT itu yang menyaksikan adanya kawanan moyet dewasa dan kecil itu. Namun, kera-kera tersebut tidak menganggu warga secara langsung.

6. Hadiluwih Sragen

Seekor kera membuat heboh warga Dukuh Kedungdowo, Desa Hadiluwih, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, pada September 2019. Kera itu berkeliaran di jalan kampung.

Suparti, 45, warga setempat mengaku sempat melihat sendiri kera ekor panjang tersebut. Menurutnya, kera itu berkeliaran di jalanan dan atap rumah warga. Belum diketahui asal datangnya kera tersebut.

Baca Juga: Berkeliaran di Kampung, Seekor Kera Hebohkan Warga Sumberlawang Sragen

Namun, kehadiran kera itu sempat membuat warga waswas. Warga khawatir kera itu akan merusak tanaman atau barang yang dijumpainya.


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

Sragen Waspadai Varian Omicron, Ini Antisipasinya

Sragen masuk wilayah algomerasi Soloraya sehingga semua daerah di Soloraya harus bareng-bareng dalam menentukan status PPKM dan yang menjadi dasar daerah terendah.

Yamaha Gear 125, Si Jago Tanjakan yang Irit BBM

Yamaha Gear 125 menaklukkan tanjakan dan kelokan di Selo, Boyolali, hingga Ketep Pass, Magelang, dalam city tour bersama vlogger, blogger, dan para jurnalis yang digelar Yamaha Putra Utama Motor Boyolali.

Waduh! Banyak Anjing di Soloraya Ditelantarkan dan Dibuang, ke Mana Ya?

Sahabat Anjing Surakarta (SAS) menemukan banyak anjing peliharaan di wilayah Soloraya yang dibuang dan ditelantarkan karena berbagai sebab.

Anak Gugat Ibu di Boyolali, Sertifikat Tanah Sengketa Dipastikan Sah

BPN Boyolali memastikan sertifikat tanah yang menjadi objek sengketa dalam kasus anak menggugat orang ibu kandung di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, sah.

Bangunan Pasar Legi Selesai 100%, Pedagang Siap Boyongan?

Pembangunan Pasar Legi Solo sudah selesai 100%. Bangunan pasar rencananya diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pada akhir November 2021.

Lomba Menembak Internasional Meriahkan HUT ke-76 Brimob di Boyolali

Lomba menembak bertaraf internasional memperingati HUT ke-76 Brimob di Mako Brimob Boyolali di Gunung Kendil, Kecamatan Mojosongo, tak bisa dihadiri atlet luar negeri.

Rendengan, Atraksi Wisata Inisiatif Pokdarwis Pilangsari Sragen

Para pemuda yang tergabung dalam Pokdarwis Siwur Emas Desa Pilangsari, Gesi, Sragen, membuat event wisata dengan nama Rendengan di hutan jati seluas hampir 1 hektare.

1.200 Santri Ikuti Ujian Munaqosah Wisuda Akbar Klaten Menghafal #5

Ketua Panitia Ujian Munaqosah Klaten Menghafal, Dhohir Subagyo, menjelaskan kegiatan itu dimaksudkan untuk membumikan Al-Qur’an.

Minyak Goreng Curah Disetop pada 2022, Pemkab Sukoharjo Tunggu Regulasi

emerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo sudah mendapatkan informasi penyetopan peredaran minyak goreng curah pada 2022 dari pemerintah pusat.

Wuihhh, Warga Sragen Barter Mobil dengan 1 Pot Monstera Marmorata

Seorang pencinta tanaman hias asal Wonotolo, Gondang, Sragen, Eko Duta Flora, berani melakukan barter mobil Daihatsu Grand Max.

Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Karanganyar, Ini Sebaran Titiknya!

Bencana tanah longsor kembali terjadi di Bumi Intanpari. Kali ini longsor terjadi di beberapa titik di wilayah Kecamatan Karangpandan dan Kecamatan Matesih, Sabtu (27/11/201) malam.

Ahli Waris Lahan Terdampak Tol Solo-Jogja Bikin Surat Kesepakatan

Pemerintah Desa Demakijo, Karangnongko, Klaten, berinisiatif membuat  dokumen surat kesepakatan bersama (SKB) ahli waris terdampak tol solo-jogja.

Antisipasi Bencana, Polisi di Sukoharjo Pangkas Pohon di Tepi Jalan

Polres Sukoharjo mengantisipasi terjadinya bencana hidrometeorologi dengan membantu memangkas dahan pohon dan membersihkan lingkungan sekitar Waduk Mulur.

Kali Mubeng Meluap Lagi, Rumah Warga Tasikmadu Karanganyar Tergenang

Beberapa rumah tergenang luapan Kali Mubeng di kawasan timur Pabrik Gula Tasikmadu, Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Sabtu (27/11/2021) sore.

Pembangunan Fly Over Palang Krapyak Klaten Baru Tahap Awal Perencanaan

Tim dari pemerintah pusat sudah mendatangi kawasan Palang Krapyak terkait rencana pembangunan fly over.