Jateng Siapkan Co-Working Space Industri Kreatif UMKM
Situasi ruang kerja bersama (co-working space) Hetero Space yang merupakan kerja sama Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah dan Impala Space untuk mengembangkan industri kreatif serta UMKM. (Antara-Humas Pemprov Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan co-working space atau ruang kerja bersama sebagai salah satu upaya mengembangkan industri kreatif serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kami bersama Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah menyiapkan co-working space dengan nama Hetero Space yang akan di-launching pada 31 Januari-1 Februari 2020 di UMKM Center, Banyumanik, Semarang," kata Business Development Impala Space Andrie di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/1/2020).

Ia menjelaskan bahwa Hetero Space digambarkan sebagai ruang untuk berbagai pelaku industri kreatif dan UMKM dalam mengembangkan dan meningkatkan usahanya dengan membawa semangat kebersamaan dalam keanekaragaman. Menurut dia, Hetero Space dilakukan berdasarkan tiga hal yaitu srawung, mbangun, dan melesat.

Srawung mengimplementasikan kebersamaan atau ruang diskusi bersama antarindustri kreatif dan UMKM. Mbangun merupakan bentuk dalam proses edukasi dengan memberikan pengetahuan dan ilmu untuk pengembangan bisnis, sedangkan melesat perwujudan dari industri kreatif yang siap untuk didorong peningkatan kualitasnya dan memperluas jangkauan.

"Untuk kegiatan yang dilakukan akan ada seminar atau kelas yang mempertemukan pelaku industri dengan mereka yang sudah sukses. Untuk program khusus dengan Dinas Koperasi dan UMKM ada 192 program sepanjang tahun dengan empat kelas dalam sepekan," ujarnya.

Kemudian, ada juga dengan instansi lain yang juga berkolaborasi untuk fokus ke industri kreatif seperti film dan musik. Ia berharap Hetero Space bisa menjadi ruang bersama untuk mengembangkan dan meningkatkan daya saing industri kreatif dan UMKM Jawa Tengah.

Ia menyebutkan pogram yang dirancang juga akan menyasar pelajar SMK untuk mengembangkan dan menambah pengetahuan pelajar melalui program magang. "Tujuannya untuk memberikan modal dasar untuk bekerja di bidang 'start up' atau industri kreatif," katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut baik adanya Hetero Space tersebut dan meminta agar promosinya digencarkan serta memetakan industri kreatif dan UKM di Jateng. "Ini bagus karena bisa menyediakan ruang fisik dan ruang edukatif. Harapannya ini bisa menjadi tempat belajar dan pemasaran serta pengembangan industri start up kita. Co-working space ini kalau bisa juga ada tempat untuk jualan juga," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

SOLOPOS TV



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho