Tutup Iklan

Jateng Paling Integritas Versi KPK, Ini Tanggapan Aktivis Antikorupsi…

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) baru saja dinobatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai pemerintah daerah paling bersih se-Indonesia.

Jateng Paling Integritas Versi KPK, Ini Tanggapan Aktivis Antikorupsi…

SOLOPOS.COM - Para aktivisi antikorupsi di Semarang saat menggalang dukungan terhadap KPK, beberapa waktu lalu. (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Solopos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) baru saja dinobatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai pemerintah daerah paling bersih se-Indonesia.

Predikat ini diberikan KPK setelah melakukan Survei Penilaian Integritas (SPI) di 26 lembaga negara, kementerian, dan pemerintah daerah di Indonesia dalam kurun waktu Juli 2017-Juli 2018.

Dalam hasil survei itu, Pemprov Jateng menduduki ranking pertama dengan nilai 78,26, diikuti Jawa Timur (Jatim) dengan nilai 74,96, dan Sumatra Barat (Sumbar) dengan skor 74,63.

Direktur Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) Semarang, Widi Nugroho, memberikan apresiasi terhadap penilaian KPK itu. Meski demikian, ia menilai Pemprov Jateng belum sepenuhnya terbebas dari praktik korupsi.

“Kalau indikatornya dilihat dari sisi pengawasan masyarakat tentunya memang Jateng korelasinya positif. Masyarakat bisa melapor tentang pungutan liar, pelayanan publik yang tidak maksimal, dan lain-lain melalui aplikasi LaporGub!. Cuma itu kan dari sisi eksternal, yang harus dicermati dari sisi internalnya,” ujar Widi saat dihubungi Solopos.com, Selasa (1/10/2019).

Widi menilai praktik korupsi di lingkungan Pemprov Jateng masih rawan terjadi. Terutama dalam hal-hal tender proyek yang berhubungan dengan pejabat pemerintahan.

Widi mengaku lembaganya sering mendapat aduan dari beberapa pihak terkait adanya cashback atau imbalan yang harus diberikan kepada pejabat pemerintah saat melakukan transaksi proyek. Jika cashback yang diminta pejabat itu tak disetujui, proyek pun bisa batal.

“Kita sering mendapat aduan tentang adanya cashback proyek pemerintah. Kalau masih ada cashback, itu menunjukkan sistem belum bekerja dengan baik,” terang Widi.

Kendati demikian, Widi mengaku secara eksternal, Pemprov Jateng sangat gencar dalam mempromosikan kampanye antikorupsi kepada masyarakat. Promosi itu dilakukan pemerintahan Gubernur Ganjar Pranowo dalam berbagai kegiatan seperti saat melantik agen antikorupsi di Salatiga, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Sugih Wijayanti dari Komunitas Masyarakat Anti-Korupsi (Kompak) Jateng, memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemprov Jateng dalam melakukan pencegahan tindak korupsi.

“Ini sesuai dengan slogan Pak Gubernur yang Mobten Korupsi, Mboten Ngapusi. Kami selaku komunitas penyuluh antikorupsi merasa bangga. Pencapaian ini sekaligus menjadi tantangan dan tanggung jawab semua pihak untuk mempertahankannya,” ujar Sugih.

Sugih berharap apa yang dilakukan Ganjar dalam melakukan penyuluhan antikorupsi bisa diikuti kepala daerah lain di Jateng. “Para bupati dan wali kota di Jateng harus mengikuti sertifikasi sebagai penyuluh antikorupsi. Itu akan sangat keren, jadi mereka tidak akan berani melakukan korupsi,” imbuhnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Waduh, BOR Pasien Covid-19 di RSUD Wongsonegoro Semarang Penuh

Tingginya BOR RSUD Wongsonegoro karena lonjakan kasus Covid-19 baik di dalam kota maupun luar Kota Semarang.

Sopir Truk Terlibat Laka Karambol Di Parangjoro Sukoharjo Sempat Mau Kabur, Begini Kronologinya

Sopir yang terlibat laka karambol di Parangjoro, Sukoharjo, sempat hendak kabur namun berhasil ditangkap warga dan diserahkan ke polisi.

116 Lulusan Pertama SMA Pradita Dirgantara Lolos SBMPTN 2021

Mengacu pengumuman SBMPTN Senin (14/6/2021), 116 alumni SMA Pradita Dirgantara diterima di berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia.

Duh! Duit & Perhiasan Milik Wisatawan Lenyap Gegara Ini

Lupa mengunci mobil, wisatawan di Kulon Progo harus kehilangan sejumlah perhiasan dan uang senilai puluhan juta rupiah.

Waduh! Lonjakan Kasus Covid-19 Bikin Rumah Sakit di Solo Hampir Penuh

Tingkat keterisian bed rumah sakit Kota Solo hampir penuh menyusul melonjaknya jumlah kasus positif Covid-19 dalam dua pekan terakhir.

Pengasuh Ponpes Dilaporkan ke Polisi karena Sodomi Belasan Santri

Tersangka MS merayu para santri dengan menggunakan tablet namun dengan syarat bersedia menjadi pelampiasan nafsu bejatnya.

Piala Wali Kota Solo Siap-Siap Kehilangan Bhayangkara FC

Arema FC dan Dewa United memastikan tetap ikut serta di Piala Wali Kota meski pelaksanaan diundur

Tambah 2 Lokasi, Klaster Covid-19 Kudus Di Klaten Meluas Jadi 5 Kecamatan

Jumlah klaster Covid-19 di Klaten yang bermula dari perjalanan ke Kudus tambah dua lokasi lagi sehingga menjadi lima lokasi di lima kecamatan

Ketika Erick Thohir, Mahfud, JK Ajak Jihad Ekonomi Di Tengah Pandemi

Erick Thohir menyampaikan bahwa organisasi Islam perlu terus mengembangkan jihad di sektor ekonomi untuk kemajuan Bangsa Indonesia.

Markis Kido Tak Dimakamkan di TMP Kalibata, Ini Penjelasan Menpora

Siapa saja yang bisa dimakamkan di TMP Kalibata antara lain mereka yang mendapatkan penghargaan dari pemerintah (Presiden RI) berupa Bintang Republik Indonesia, Bintang Maha Putra, Bintang Sakti, Bintang Gerilya, dan anggota TNI/Polri yang gugur dalam pertempuran.

Sulit Tangkap Sinyal TV Secara Normal, Segini Biaya Warga Wonogiri Pasang Parabola

Mayoritas warga Wonogiri kesulitan menangkap sinyal tv secara normal. Mereka pun memilih untuk memasang parabola untuk bisa menikmati saluran tv.

Kisah ABG 16 Tahun Menuntaskan Dendam Terhadap Preman

Kisah ABG 16 tahun dan preman sadis di Semarang ini bisa jadi pengingat bagaimana warga yang trauma kelakuan preman bisa berbalik menyerang si preman hingga tewas.