Asisten Deputi Perlindungan Anak Dalam Situasi Darurat dan Pornografi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Darmawan menghadiri Kampanye Kilau Generasi Bebas HIV dan AIDS di TBRS Kota Semarang, Jateng, Kamis (22/11/2018). (Antara-I.C.Senjaya)

Solopos.com, SEMARANG — Jawa Tengah menduduki peringkat keempat nasional dalam kasus HIV/AIDS. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) pun mengajak generasi muda Kota Semarang mengampanyekan bahaya serta upaya mencegah penyebaran HIV.

Kampanye Kilau Generasi Bebas HIV dan AIDS itu digelar di kompleks Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Kota Semarang, Jateng, Kamis (22/11/2018). Asisten Deputi Perlindungan Anak Dalam Situasi Darurat dan Pornografi Kementerian (P3A), Darmawan, hadir mewakili menteri P3A. "Dari data Kementerian Kesehatan, pengidap HIV di Jawa Tengah mencapai 19.270 orang," ungkapnya.

Secara nasional, paparnya, jumlah pengidap HIV mencapai 280.623 orang. Atas kenyataan itu, upaya penanggulangan HIV/AIDS pun dilaksanakan dengan melibatkan generasi muda. "Kami ingin menjadikan anak muda sebagai agen perubahan, menginformasikan kepada teman-temannya tentang penanggulangan HIV," ujar Darmawan.

Penanganan terhadap pengidap HIV, lanjut dia, harus dilakukan bersama tanpa diskriminasi. Karena itulah mengedukasi generasi muda tentang penularan HIV juga penting "Penularannya tidak semudah yang dibayangkan masyarakat. Oleh karena iti kami ingin mengedukasi mengenai HIV tersebut," kata Darmaswan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten