Jateng Ingin Pasok Bawang Putih dari Pusat Datang Pekan Ini...
Pekerja menata tumpukan bawang putih saat operasi pasar bawang putih di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (2/6/2018). (Antara-R. Rekotomo)

Semarangpos.com, SEMARANG — Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah berharap sudah mendapat pasokan bawang putih kating dari pemerintah pusat pada pekan ini demi memenuhi permintaan konsumen. Bawang putih yang dimaksud diyakini sebagai barang impor.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah Muhammad Arif Sambodo menuturkan harga komoditas bawang putih kating di beberapa kabupaten/kota di Jateng relatif masih tinggi pada saat ini. Kondisi tersebut lantaran terdapat kelangkaan karena ada keterlambatan pasokan pengiriman dari luar negeri ke dalam negeri.

“Harapannya minggu ini sudah ada suplai sebagaimana permintaan kami ke pusat,” kata Arif kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Senin (6/5/2019).

Dia menjelaskan Jawa Tengah meminta suplai bawang putih kating sebanyak sekitar 80 ton kepada pusat untuk Ramadan ini. Sekitar 80 ton bawang putih kating tersebut, lanjutnya, akan didistribusikan ke enam kota yang merupakan pantauan inflasi seperti di Tegal, Semarang, Solo, Cilacap, Kudus, dan Purwokerto.

Berdasarkan Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi Jawa Tengah, harga bawang putih kating di Pati, Jawa Tengah Rp65.000/kg. Kemudian, Purbalingga dan Kudus bisa mencapai Rp64.000/kg.

Sebelumnya, Arif menuturkan pihaknya telah melakukan operasi pasar beberapa waktu lalu di sejumlah tempat seperti Semarang, Cilacap, dan Kudus. Tidak hanya itu, operasi pasar juga menyusul di Purwekerto, Kebumen, dan Solo terkait dengan kelangkaan bawang putih kating.

Dia berharap harga bawang putih kating bisa turun dengan ada operasi pasar sampai dengan stok impor datang kembali. Menurutnya, permintaan masyarakat terhadap bawang putih impor, yakni kating dengan kualitas baik di Jawa Tengah cukup tinggi, sehingga harganya akan mahal ketika pasokannya lebih rendah dari permintaan.

Bukan hanya itu, harga bawang putih lokal pun akan terkerek naik ketika pasokan bawang putih impor yang memiliki kualitas lebih baik lebih rendah dari permintaan mengingat ada peralihan permintaan terhadap bawang putih lokal.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom